Wawancara Khusus Kepala BMKG di Program Prime Talk Metro TV

  • Rozar Putratama
  • 25 Jan 2019
Wawancara Khusus Kepala BMKG di Program Prime Talk Metro TV

Jakarta - Kamis (24/1) Kepala BMKG Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D. menjadi narasumber dalam talkshow live yang diselenggarakan stasiun televisi Metro TV dalam program Prime Talk pukul 19.00-20.00. yang membawa tema "Warga Waspada Bencana", dengan pokok pembahasan banjir yang menimpa Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam penjelasannya kepada masyarakat Dwikorita menjelaskan bahwa hujan deras yang melanda hingga menyebabkan banjir bandang di Prov.Sulsel terjadi karena aliran angin dari arah samudra pasifik, ke arah barat daya melintas di ekuator dan akibat rotasi bumi dari barat ke timur, maka angin itu belok menikung dari arah timur menuju ke arah tenggara, dan tikungan itu tepatnya berada di wilayah pantai Sulawesi Selatan, sehingga jatuh lah kondensasi dari awan menjadi hujan yang cukup deras di wilayah tersebut, selain itu di sebelah selatan papua antara Papua dan teluk Carpentaria, terdapat bibit siklon yang membawa uap air dan kecepatannya tinggi, bibit siklon ini berpengaruh terhadap tikungan angin yang melintasi provinsi Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut Dwikorita menyampaikan "Sistem peringatan dini cuaca (MEWS) milik BMKG sudah mendeteksi akan terjadinya hujan yang cukup lebat untuk beberapa di wilayah Indonesia periode 21 - 26 Januari 2019, diantaranya Aceh, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat dan Papua".

Di akhir paparannya Dwikorita juga menjelaskan terkait dengan proses evakuasi yang telah dilakukan bekerjasama dengan pihak BPBD Provinsi dan kantor UPT BMKG juga turun ke lapangan memberikan update informasi terkini.

Dalam kegiatan talkshow tersebut, Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto juga turut ikut memberikan opininya melalui wawancara live via aplikasi Skype. Menyikapi bencana banjir yang melanda di Provinsi Sulawesi selatan, beliau memberikan instruksi kepada para Perangkat daerah, yakni :

  1. Membuka posko siaga
  2. Segera koordinasi dengan semua pihak terkait
  3. Segera turun ke lokasi dan memberikan bantuan
  4. Memberlakukan jam siaga mulai dari pukul 18.00 WITA,

Ramdhan Pomanto berpesan dengan adanya kejadian banjir ini sebagai bahan refleksi bagi kita Pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat agar lebih konsistensi terhadap tata ruang, tata air dan kawasan hutan lindung yang merupakan daerah serapan, dan terkait dengan mitigasi kami instruksikan untuk segera membuat RT/RW siaga bencana, tutur Ramdhan mengakhiri penjelasannya.

Gempabumi Terkini

  • 19 Sep 2020, 20:25 WIB
  • 2.9
  • 6 km
  • 6.71 LS - 107.35 BT
  • Pusat gempa berada di Darat 19 Km BaratDaya Kab. Purwakarta
  • Dirasakan (Skala MMI): II Plered
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di Darat 19 Km BaratDaya Kab. Purwakarta
  • Dirasakan (Skala MMI): II Plered
  • Selengkapnya →

Siaran Pers