The 38th Meeting of the Asean Sub Commitee on Meteorology and Geophysics

  • Petugas Web
  • 31 Agu 2016
The 38th Meeting of the Asean Sub Commitee on Meteorology and Geophysics

ASEAN Sub - Committee on Meteorology And Geophysics (ASEAN-SCMG) merupakan Sub-Komite yang berada di bawah naungan ASEAN dan fokus pada bidang pelayanan jasa meteorologi dan geofisika menyelenggarakan kegiatan pertemuan ke 38, Senin-Rabu (29-31/8) di Yangon, Myanmar.

Pertemuan yang berlangsung selama 3 hari ini merupakan pertemuan koordinasi di bidang peningkatan penyediaan jasa meteorologi dan geofisika di ASEAN melalui promosi kajian dan koordinasi pertukaran pengetahuan, keterampilan, materi dan publikasi untuk bidang-bidang seperti: modifikasi cuaca, siklon tropis, sistem peringatan dini, mitigasi bencana, regional perubahan iklim, ENSO dan dampaknya, serta pemantauan resiko kebakaran hutan di kawasan Asia Tenggara dengan harapan dapat membantu meningkatkan dan membangun kehidupan masyarakat di wilayah ASEAN di sektor penerbangan, pertanian, kelautan dan pariwisata yang lebih baik.

Pertemuan ini dibuka dan dipimpin oleh Direktur Jenderal Departemen Meteorologi dan Hidrologi Myanmar, Dr. Hrin Nei Thiam dan dihadiri oleh perwakilan dari Sekretariat ASEAN, serta delegasi dari 8 Negara anggota ASEAN, yaitu: Indonesia, Malaysia, Kamboja, Myanmar, Filipina, Thailand, Singapura, dan Vietnam, serta perwakilan dari WMO (World Meteorological Organization), KMA (Korea Meteorological Administration), CMA (China Meteorological Administration), dan JMA (Japan Meteorological Agency).

Keanggotaan Indonesia dalam ASEAN SCMG 2016 ini diwakili oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dimana pada pertemuan ini dipimpin oleh Deputi Bidang Meteorologi, Dr. Yunus S. Swarinoto dengan didampingi oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Drs. Mochammad Riyadi, M.Si.

Salah satu yang menjadi agenda penting dalam pertemuan ini adalah diskusi untuk finalisasi SCMG Work Plan 2016-2025 yang merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan SCMG sebelumnya di Kuala Lumpur, Malaysia dan rencana menghidupkan kembali project ASEAN-India Project on the Indian Dipole Mode, El Nino Southern Oscillation (ESO) and Moonson Interaction and their Socio-Economic Impacts on India and ASEAN Countries yang merupakan project kerjasama antara Indonesia dan India.

Gempabumi Terkini

  • 18 Sep 2020, 01:54 WIB
  • 2.9
  • 10 km
  • 3.44 LS - 128.35 BT
  • Pusat gempa berada di Laut 34 km Timur Laut Ambon
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kairatu
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di Laut 34 km Timur Laut Ambon
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kairatu
  • Selengkapnya →

Siaran Pers