Pelaksanaan Vaksinasi Tahap Pertama di Lingkungan BMKG Pusat

  • Ayu Isrianti Putri
  • 22 Mar 2021
Pelaksanaan Vaksinasi Tahap Pertama di Lingkungan BMKG Pusat

Jakarta, 22 Maret 2020 - Dalam rangka mendukung upaya pelaksanaan Program Pemerintah untuk melindungi masyarakat Indonesia dari penyebaran virus Covid-19, hari ini BMKG melaksanakan vaksinasi tahap pertama kepada 1.215 pegawai di kantor pusat BMKG. Dengan mengusung tema "Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit" Pelaksanaan vaksinasi COVID kali ini terlaksana berkat Kerjasama antar instansi dan unit utama di lingkungan Kementerian Kesehatan.

Sekretaris Utama BMKG, Ir. Dwi Budi Sutrisno, M.Sc didampingi pejabat eselon I dan II dilingkungan BMKG berkesempatan hadir untuk mengikuti serangkaian tahap vaksinasi sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan vaksinasi di BMKG. sedangkan dari Pihak Kementerian Kesehatan diwakili oleh Kepala Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI, dr. Slamet, MHP dan Sekretaris Badan Litbangkes, Dr. Nana Mulyana beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Dwi Budi menyambut baik dengan terselenggaranya kegiatan vaksinasi tahap I di BMKG Pusat, beliau menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi ini merupakan salah satu upaya dari pemerintah dalam memutus penyebaran COVID 19 yang harus dilaksanakan secara serentak untuk terbentuk Herd Immunit bagi masyarakat.

Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa BMKG telah berupaya untuk mendukung dan mensukseskan program pemerintah untuk memutus penyebaran COVID19 dengan mengikuti program vaksinasi. Beliau berharap serangkaian proses vaksinasi dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar sampai dengan tahap observasi dinyatakan selesai. Sehingga vaksin yang diberikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masing-masing pegawai.

Para peserta vaksinasi mengikuti standar pelaksanaan Kementerian Kesehatan, terdiri dari 5 meja. Meja 0 dan 1 peserta harus melakukan verifikasi data dengan memberikan KTP kepada petugas, di meja kedua petugas Kesehatan melakukan screening Kesehatan kepada peserta, jika lolos maka peserta akan menerima vaksin di meja ketiga. Di meja ke empat tahapan observasi selama 30 menit jika peserta tidak merasakan keluhan apapun maka diperbolehkan check out di meja kelima. Panitia juga menyediakan ICU mini dan ambulans gawat darurat yang siap merujuk ke Rumah sakit terdekat apabila ada peserta yang mempunyai keluhan pasca melakukan vaksinasi.

kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 22 dan 23 Maret 2021 di Auditorium BMKG ini tiap harinya dibagi dalam 4 Sesi, masing-masing sesi terdiri dari sekitar 150 peserta. Diharapkan dengan terselenggaranya program vaksinisasi ini menjadi percepatan program pemerintah dalam pengendalian COVID-19 di Indonesia.

Vaksinasi di BMKG Melibatkan Berbagai Macam Pihak

Pelaksanaan Vaksinasi Covid19 dilaksanakan dalam 4 (empat) tahap. Tahap pertama untuk tenaga sumber daya manusia bidang Kesehatan, tahap kedua untuk pelayanan publik dan tahap ketiga untuk masyarakat rentan, dan tahap keempat untuk pelaku ekonomi esensial dan masyarakat umum. Pelaksanaan vaksinasi di BMKG merupakan masuk dalam tahap kedua, karena BMKG merupakan lembaga yang bertugas memberikan pelayanan informasi MKG kepada publik.

Kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari ini melibatkan banyak pihak yang terlibat diantaranya Ditjen P2P, Ditjen Yankes, Pisdatin Kemenkes, BPJS Kesehatan, Dinas Jakarta Pusat, RSUD Kota Depok, RS Premier Bintaro, Puskesmas Kemayoran serta seluruh pendamping dari Sekretariat Badan Litbangkes. Dengan didukung oleh tim panitia dari BMKG yang bertugas mengatur system antrian, registrasi, screening, pencetakan kartu vaksinasi sampai dengan check out.

Kepala Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI, Bapak dr. Slamet, MHP pada kesempatan ini juga turut memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan vaksinasi, mengapresiasi kepada beberapa Kementerian dan Lembaga khususnya BMKG karena telah memfasilitasi penyelenggaraan vaksinasi kepada para pegawai. Menurut beliau Pemerintah memberikan perlindungan COVID kepada warga salah satunya dengan memberikan vaksinasi.

Beliau menjelaskan bahwa Program vaksinasi tidak bertujuan untuk membuat seseorang menjadi kebal dan terbebas dari COVID19. Vaksinasi juga tidak serta merta menggantikan implementasi protocol Kesehatan, maka itulah pelaksanaan vaksinasi harus tetap diiringi disiplin menerapkan 5M dan melanjutkan budaya 3T.

Diakhir sambutannya beliau menghimbau kepada seluruh pegawai dilingkungan BMKG yang akan di vaksin untuk selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi dan interaksi langsung, selain itu mendukung tenaga Kesehatan dalam 3T yaitu Tracing, Testing dan Treatment merupakan faktor penting untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 sebagai salah satu upaya pemulihan pasien positif COVID 19.

Gempabumi Terkini

  • 10 Agustus 2022, 16:11:13 WIB
  • 4.1
  • 10 km
  • 3.23 LS - 128.17 BT
  • Pusat gempa berada di laut 19 km selatan Piru
  • Dirasakan (Skala MMI): III Kairatu
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di laut 19 km selatan Piru
  • Dirasakan (Skala MMI): III Kairatu
  • Selengkapnya →

Siaran Pers