Koordinasi Pemeliharaan Mandiri AWOS Kategori 1, AWS, AAWS, dan ARG

  • Hatif Thirafi
  • 18 Des 2019
Koordinasi Pemeliharaan Mandiri AWOS Kategori 1, AWS, AAWS, dan ARG

Undang-Undang No. 31 tahun 2009 tentang Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengamanatkan bahwa setiap peralatan pengamatan yang dioperasikan di stasiun pengamatan wajib laik operasi. Kualitas pengamatan dan layanan informasi MKG sangat bergantung pada kualitas peralatan yang dimiliki oleh BMKG. Oleh karena itu, kalibrasi dan pemeliharaan peralatan operasional menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam kegiatan Koordinasi Pemeliharaan Mandiri AWOS Kategori 1, AWS, AAWS, dan ARG yang diselenggarakan oleh Kedeputian Inskalrekjarkom di Hotel Grand Horison Serpong, Selasa (18/12). Menurut Dwikorita, lompatan-lompatan inovasi yang dilakukan oleh Kedeputian Inskalrekjarkom BMKG sudah mendapat perhatian dari pemerintah.

"Presiden telah menginstruksikan agar alat buatan BMKG dipasang di runway baru Bandara Soekarno-Hatta. Ini wajib kita syukuri sebagai tanda bahwa karya dan kinerja tim BMKG sudah dipandang handal dan terpercaya," ungkap Dwikorita.

Menanggapi arah tersebut, Dwikorita meminta agar para teknisi BMKG berpikiran maju dan inovatif, berani menerobos tradisi, serta melakukan lompatan untuk kemajuan. Hal tersebut juga harus didukung oleh peralatan operasional BMKG yang terkalibrasi dan terpelihara dengan baik. Sumber daya teknisi yang handal juga merupakan hal yang sangat penting untuk mencapai hal tersebut. Nantinya, teknisi BMKG harus mampu melakukan pemeliharan mandiri terhadap peralatan operasional yang ada di BMKG. Tentu saja harus dibuat skema kerjasama antara BMKG pusat dan UPT dalam pemeliharaan AWOS, AWS, AAWS, dan ARG.

"Perlu dibuat kesepakatan skema kerjasama serta melakukan review atas kesepakatan levelling pemeliharaan peralatan yang dilaksanakan selama ini," lanjut Dwikorita.

Sebagai penutup arahan, Dwikorita mengajak para teknisi untuk meningkatkan kompetensi dalam menjaga akurasi peralatan untuk mewujudkan peralatan pengamatan yang handal untuk meningkatkan layanan informasi MKG yang handal dan terpercaya.

"Upaya dalam mewujudkan "tiada hari tanpa data" tentunya dapat menjadi prinsip dan semangat kita dalam meningkatkan kualitas layanan informasi dan mewujudkan BMKG sebagai badan yang socio-entrepreneur," tutup Dwikorita.

Gempabumi Terkini

  • 18 Sep 2020, 01:54 WIB
  • 2.9
  • 10 km
  • 3.44 LS - 128.35 BT
  • Pusat gempa berada di Laut 34 km Timur Laut Ambon
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kairatu
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di Laut 34 km Timur Laut Ambon
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kairatu
  • Selengkapnya →

Siaran Pers