ICAO Asia Pacific Office Berikan Respon Positif Untuk BMKG

  • Murni Kemala Dewi
  • 27 Sep 2018
ICAO Asia Pacific Office Berikan Respon Positif Untuk BMKG

Jakarta - Kamis (27/9) / ICAO Asia Pacific Office dan stakeholder Internasional diantaranya perwakilan dari Australia, Singapore, Malaysia, Hong Kong, Jepang, dan Filipina, memberikan apresiasi positif terhadap pelaksanaan Asia Pacific Volcanic Ash Exercise (APAC VOLCEX 18/02) yang diadakan di Media Center BMKG pada tanggal 20 September 2018 lalu (berita: http://www.bmkg.go.id/berita/?p=asia-pacific-volcanic-ash-exercise-apac-volcex-18-02&lang=ID). Mereka menilai, pelaksanaan APAC VOLCEX 18/02 tersebut berjalan sangat baik yang dinilai dari segi persiapan, pelaksanaan yang lancar, koordinasi antar stakeholder, pelaksanaan simulasi alur informasi abu vulkanik yang sesuai dengan ketentuan ICAO, serta penggunaan I-WISH website platform, yang dikembangkan oleh Direktorat Navigasi Penerbangan, yang dinilai informatif. Mereka juga berharap bahwa pelaksanaan APAC VOLCEX 18/02 bisa menjadi batu loncatan penanganan abu vukanik yang responsif, cepat, tepat, dan akurat untuk mendukung keselamatan dan keamanan penerbangan sehubungan dengan kejadian erupsi gunung api.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pada tanggal 20 September telah dilaksanakan ICAO Asia Pacific Volcanic Ash Exercise (APAC VOLCEX 18/02). Kegiatan ini merupakan agenda Volcanic Ash Exercise Steering Group (VOLCEX SG), salah satu steering group di bawah Asia Pacific Air Navigation Planning and Implementation Regional Group (APANPIRG). Volcanic Ash Exercise bertujuan mewujudkan koordinasi dan komunikasi yang erat serta respon cepat dari dan antar instansi terkait untuk mencegah kecelakaan pesawat udara atau bahaya lain dalam aktivitas penerbangan yang diakibatkan oleh abu vulkanik, serta menguji prosedur global maupun regional terkait penanganan abu vulkanik.

Tahun ini Indonesia ditunjuk menjadi penyelenggara Volcanic Ash Exercise bernama APAC VOLCEX 18/02. Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mempercayai BMKG untuk menjadi Exercise Leader dalam kegiatan ini.

APAC VOLCEX 18/02 melibatkan partisipasi dari stakeholder nasional dan internasional, antara lain Direktorat Navigasi Penerbangan, Direktorat Bandar Udara, BMKG, PVMBG, AirNav Indonesia, PT Angkasa Pura II, Airlines (Garuda Indonesia, Air Asia, NAM Air, Lion Air, Malindo Air), Bureau of Meteorology (BoM) Australia, Meteorological Service Singapore, Malaysia Meteorological Department, Civil Aviation Authority of Singapore, Civil Aviation Authority of Malaysia, Hong Kong Observatory, dan Japan Meteorological Agency. Kegiatan diawasi langsung oleh ICAO Asia Pacific Office.

Skenario penanganan abu vulkanik dalam APAC VOLCEX 18/02 mensimulasikan erupsi Gunung Tandikat-Singgalang (Provinsi Sumatera Barat) yang berada di Flight Information Region (FIR) Jakarta dengan ketinggian abu vulkanik mencapai ketinggian terbang (flight level) 40.000 feet. Adanya pergerakan abu ke arah timur laut mempengaruhi FIR Singapore dan FIR Kuala Lumpur. Abu vulkanik disimulasikan berdampak pada rute ATS domestik dan internasional serta penutupan Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Penanganan abu vulkanik sesuai dengan Dokumen ICAO Nomor 9766 Handbook on the International Airways Volcano Watch (IAWV) dan mendemonstrasikan alur proses collaborative decision making (CDM) sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 108 Tahun 2016.

Gempabumi Terkini

  • 21 Okt 2020, 10:44 WIB
  • 4.1
  • 95 km
  • 8.80 LS - 116.06 BT
  • Pusat gempa berada di darat 15 km BaratDaya Lombok Barat
  • Dirasakan (Skala MMI): III Lombok Barat, III Lombok Tengah
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di darat 15 km BaratDaya Lombok Barat
  • Dirasakan (Skala MMI): III Lombok Barat, III Lombok Tengah
  • Selengkapnya →

Siaran Pers