BMKG-UGM Inisiasi Kerja Sama, Dukung Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

  • Ibrahim
  • 16 Jun 2021
BMKG-UGM Inisiasi Kerja Sama, Dukung Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

Yogyakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bersama Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada, menyepakati nota kesepahaman mahasiswa magang di fasilitas BMKG yang nantinya menjadi kemitraan strategis melahirkan ilmuwan-ilmuwan terapan generasi selanjutnya.

Dalam MoU yang ditandatangani di Yogyakarta pada Selasa (15/6), Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan lembaganya ingin berkontribusi dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Sumbangsih tersebut salah satunya mencetak ilmuwan-ilmuwan terapan dalam bidang cuaca, iklim dan kebumian produk dalam negeri.

Dwikorita menjelaskan, dengan program tersebut diharapkan seluruh pemangku kepentingan semakin merdeka dalam pemikiran sehingga menghasilkan inovasi yang berasal dari anak bangsa. "BMKG membutuhkan perguruan tinggi, para peneliti, para dosen dan mahasiswa, bersama-sama dengan pegawai BMKG untuk bisa berinovasi menciptakan peralatan buatan dalam negeri," katanya.

"Kita juga harus merdeka dalam membuat processing system, karena dalam mengumumkan informasi gempa dan tsunami kita masih memakai produk asing. Semoga dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini bisa menciptakan processing system buatan dalam negeri," kata dia.

Yang nantinya, sambung Dwikorita, inovasi-inovasi buatan anak negeri dapat menghasilkan data-data pengamatan yang akurat dan tepat, guna mewujudkan keselamatan masyarakat Indonesia dari ancaman potensi bencana alam.

Sementara itu, Ketua Program Studi S1 Geofisika FMIPA UGM, Sudarmaji, mengatakan kemitraan kampusnya dengan BMKG juga termasuk dalam penyusunan kurikulum dan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

"Peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pembekalan materi dan pengayaan di bidang geofisika, mitigasi gempa bumi dan tsunami baik berupa sharing knowledge, pengalaman, pengolahan dan interpretasi data, pemberian materi tambahan maupun pelatihan sesuai dengan kesepakatan bersama, pendampingan tugas akhir/skripsi/karya ilmiah/laporan mahasiswa Fakultas MIPA UGM," katanya.

Salah satu implementasi dari program tersebut, dilaksanakan dalam bentuk kegiatan magang di BMKG. BMKG pun akan mendampingi mahasiswa dalam penyelesaian tugas akhir FMIPA UGM di Kantor Stasiun Geofisika Kelas I Sleman Yogyakarta.

Di tempat yang sama, Dekan FMIPA UGM Triyono berharap kemitraan dengan BMKG dapat semakin luas dan kian berkembang lebih baik.

"Kami berharap ke depannya kerja sama FMIPA UGM tidak hanya dengan Stasiun Geofisika Sleman, namun bisa dengan Stasiun Meteorologi dan Klimatologi BMKG," kata dia.

Sementara itu, untuk menjajaki kesiapan dan potensi SDM serta fasilitas di masing-masing lembaga, pada Selasa (15/6), para pimpinan BMKG dan FMIPA saling meninjau kelengkapan infrastruktur yang ada di lingkungan kampus dan Stasiun Geofisika. Peninjauan tersebut merupakan bagian dari penjajakan kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas pendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Merdeka Belajar-Kampus Merdeka merupakan program yang memberi kebebasan dan otonomi kepada lembaga pendidikan dan merdeka dari birokratisasi. Civitas akademika seperti dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit, sementara mahasiswa diberikan kebebasan memilih bidang yang mereka senangi.

Konsep belajar merdeka bertujuan memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus. Konsep tersebut dikembangkan Kemendikbud-Ristek sebagai upaya untuk mendapatkan calon pemimpin masa depan yang berkualitas. Dalam konteks kemitraan BMKG-UGM tersebut, menjadi perwujudan realisasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Gempabumi Terkini

  • 14 Agustus 2022, 09:47:47 WIB
  • 5.9
  • 10 km
  • 1.86 LU - 126.44 BT
  • Pusat gempa berada di laut 139 km barat laut Halmahera Barat
  • Dirasakan (Skala MMI): II Minahasa, II - III Bitung, II - III Kab. Minahasa Tenggara, II - III Tomohon, II - III Manado, III Batang Dua
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di laut 139 km barat laut Halmahera Barat
  • Dirasakan (Skala MMI): II Minahasa, II - III Bitung, II - III Kab. Minahasa Tenggara, II - III Tomohon, II - III Manado, III Batang Dua
  • Selengkapnya →

Siaran Pers