
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Denpasar – Sabtu (01/06) Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila tahun 2019 di kantor Balai Besar MKG Wilayah III dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 01 Juni 2019. Upacara dipimpin oleh Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, selaku Inspektur upacara dan turut diikuti KUPT Prov Bali,Pejabat Struktural Balai III,DJP KPP Makasar Utara,DJP KPP Toli Toli,Kanwil DJBC Maluku, STMKG serta pegawai UPT BMKG se Provinsi Bali.
Dalam sambutannya, Kepala BBMKG Wil-III membacakan sambutan Plt Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia dengan menyampaikan melalui peringatan hari kelahiran Pancasila1 juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sumber inspirasi ‘Politik Harapan” dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai Dasar Negara, Ideologi Negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan Kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia.
Setelah Upacara Bendera berakhir dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas secara Simbolis oleh Kepala Balai III, Kepala Stasiun Ngurah Rai, Kepala Stasiun Geofisika Sanglah dan Kepala Stasiun Meteorologi Bima dan dilanjutkan foto bersama dengan para peserta upacara.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.