
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Balikpapan – (2/5), Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan melaksanakan telah melaksanakan kegiatan Sekolah Lapang Iklim-Sosialisasi Agroklimat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019.
Bertempat di Hotel Harris Samarinda, kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari yaitu tanggal 28-30 April 2019. SLI-Sos Agro kali ini diikuti oleh 24 peserta yang terdiri dari 3 orang POPT, 10 orang PPL Pertanian, 5 orang BPBD, 1 orang Kelompok Tani, 1 orang PPL Perkebunan, 4 orang Pengamat Pos Hujan Kerjasama.
Kegiatan ini dibuka oleh Deputi Iklim yaitu Bapak Drs.Herizal, M.Si dengan dihadiri oleh beberapa tamu undangan dari berbagai lini, seperti BPBD, internal UPT BMKG, Dinas terkait, dan beberapa media. Adapun narasumber berasal dari UPT BMKG, UPTD BPTPH dan BPTP Provinsi Kalimantan Timur.
Dengan mengusung tema “Pahami Cuaca Dan Iklim Untuk Petani Sejahtera”, diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini dapat meningatkan pemahaman mengenai informasi cuaca demi termujudnya keamanan dan kesejahteraan di bidang pertanian Kalimantan Timur.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.