
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Jembrana, Senin (28/11/2016), Bertempat di Hotel Jimbarwana Bali, Stasiun Klimatologi Negara Bali untuk pertama kalinya melaksanakan Sekolah Lapang Iklim Tahap 2 Untuk Nelayan Provinsi Bali Tahun 2016. Kegiatan Sekolah Lapang Iklim Nelayan Tahap 2 ini diikuti oleh 25 orang peserta dari PPL Perikanan dari 5 Kabupaten di Provinsi Bali serta perwakilan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI). Selanjutnya Kepala Stasiun Klimatologi Negara Bali Bapak Rakhmat Prasetia, SP, M.Si, dalam sambutannya berharap melalui SLI Nelayan Tahap 2 ini para PPL Perikanan dapat lebih memahami iklim sehingga dapat mendukung kegiatan pemerintah dalam hal ketahanan pangan serta nawacita pembangunan di bidang maritim / kelautan. Acara kemudian dilanjutkan paparan oleh Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Jembrana yang memberi gambaran tentang potensi kelautan yang dimiliki oleh Kabupaten Jembrana yang belum optimal dikelola oleh masyarakat khususnya masyarakat nelayan. Beliau berharap dengan diadakannya SLI Nelayan ini dapat membantu meningkatkan produktifitas di bidang perikanan dan Kelautan.
SLI Nelayan Tahap 2 Bali 2016 dibuka langsung oleh Kepala Pusat Meteorologi Penerbangan Bapak I Wayan Suardana, SE, MM. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta SLI Nelayan Tahap 2 ini, karena nantinya merekalah yang akan menjadi perpanjangan tangan dari BMKG agar seluruh informasi yang diberikan dapat dipahami dan dimengerti oleh para Nelayan. Pada pembukaan tersebut juga hadir Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III, serta seluruh kepala UPT BMKG se-Provinsi Bali. Acara ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Jembrana, Kepala Balai Penelitian dan Observasi Laut serta Syahbandar Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan.
Kegiatan SLI Nelayan Tahap 2 tahun 2016 ini akan diisi materi-materi seputar cuaca dan iklim, dengan narasumber dari BMKG, narasumber dari Dinas Kelautan Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Jembrana, BPOL dan PPN Pengambengan tentang pemanfaatan informasi cuaca dan iklim dalam kegiatan kelautan dan perikanan. Acara ini dilaksanakan dari tanggal 27 November hingga tanggal 30 November 2016.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.