
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Mojokerto – Rabu (30/09/2020), Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo I Wayan Mustika, S.Si., M.Si. dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mojokerto Drs. Moh. Zaini, S.T., M.Si., M.T. melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama. Bertempat di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mojokerto. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama berlangsung lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran virus covid-19.
Dalam Perjanjian Kerja Sama tersebut diatur kesepakatan tentang pemberian pelayanan dan desiminasi/ penyebaran informasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (MKG) di Wilayah Kabupaten Mojokerto, dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Tujuan Perjanjian Kerja Sama ini untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama dalam pemberian informasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (MKG), sebagai data dukung dalam pengambilan keputusan penyelenggara penanggulangan bencana di Kabupaten Mojokerto.
Setelah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilanjutkan dengan rapat koordinasi, membahas pelaksanaan kerja sama yang telah disepakati dan ditandatangani bersama. Kemudian kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilanjutkan dengan ramah tamah dan ditutup dengan foto bersama.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.