
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Bandung, (28-29/03/2016) Stasiun Geofisika BMKG Bandung menyelenggarakan kegiatan gladi ruang mitigasi gempabumi dan tsunami di hotel Tirtagangga Garut. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari kelompok masyarakat, SKPD, aparat dan instansi terkait, termasuk dari BPBD Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Garut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang produk BMKG dan edukasi mengenai bencana gempabumi dan rantai peringatan dini tsunami di wilayah Garut dan sekitarnya. Acara dihadiri dan dibuka oleh Kepala Biro Perencanaan BMKG, Drs. Subardjo, Dipl Seis dan dihadiri oleh Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Garut.Selain memberikan edukasi juga dilakukan kegiatan TTX (Table Top Exercise) sehingga ketika bencana gempabumi benar-benar terjadi diharapkan institusi terkait dapat meneruskan informasi dari BMKG kepada masyarakat secara cepat dan tepat.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.