Kembali ke Siaran Pers

Fase-Fase Bulan dan Jarak Bumi-Bulan pada Tahun 2018

27 December 2017

Iswanudin

Siaran Pers

Fase-Fase Bulan dan Jarak Bumi-Bulan pada Tahun 2018

Bulan adalah benda langit yang mengorbit Bumi. Karena sumber cahaya Bulan yang terlihat dari Bumi adalah pantulan sinar Matahari, bentuk Bulan yang terlihat dari Bumi akan berubah-ubah. Perubahan bentuk Bulan yang tampak dari Bumi ini disebut dengan fase-fase Bulan. Dari sejumlah fase Bulan, terdapat empat fase utama, yaitu fase bulan baru, fase setengah purnama awal (perempat pertama), fase purnama, dan fase setengah purnama akhir (perempat akhir). Periode revolusi Bulan pada bidang orbitnya dihitung dari posisi fase bulan baru ke fase setengah purnama awal ke fase purnama ke fase setengah purnama akhir dan kembali ke fase bulan baru disebut sebagai periode sinodis, yang secara rata-rata ditempuh dalam waktu 29,53059 hari (29 hari 12 jam 44 menit 03 detik).

Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Siaran Pers Lainnya

BMKG: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncak Terjadi Agustus Mendatang

BMKG: Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncak Terjadi Agustus Mendatang

BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia

BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia

Catat Waktunya! Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Dimulai Pukul 18.03 WIB

Catat Waktunya! Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Dimulai Pukul 18.03 WIB