
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Medan(7/5) Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Medan menyelenggarakan Sekolah Lapang Cuaca Maritim untuk Nelayan yang mengangkat tema “Perhatikan Cuaca Sebelum Melaut” kegiatan ini berlangsung dari tanggal 7 – 10 Mei 2018 di Hotel Grand LJ Medan.
Dalam laporannya Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Hanafi Hamzah, SP menyampaikan kegiatan ini diikuti oleh 35 peserta yang terdiri dari penyuluh perikanan, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Kelompok Usaha Bersama (KUB) serta nelayan dari Kabupaten / kota yang ada di Sumatera Utara antara lain Kota Medan, Deli Serdang, Langkat, Serdang Bedagai, Batubara, Tanjung Balai, Tapanuli Tengah, Bagan Belawan, dan Serdang Bedagai. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi pemahaman informasi cuaca dan iklim maritim untuk menunjang kegiatan sektor Perikanan dan Kelautan.
Kegiatan ini dibuka Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah I oleh Edison Kurniawan S.Si, M.Si. Dalam sambutan beliau menegaskan bahwa pentingnya kegiatan ini untuk membantu nelayan untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang informasi cuaca dan iklim maritim dan memanfaatkan informasi tersebut dalam praktek perikanan mereka. serta tujuan jangka panjangnya untuk merangsang pengembangan ekonomi maritim yang berkelanjutan bagi nelayan dan pembudidaya dimana informasi cuaca dan iklim maritim adalah jantung dari strategi dan proses pengambilan keputusan. Kegiatan ini merangkul penyuluh – penyuluh Perikanan sebagai user interface diseminasi informasi cuaca dan iklim maritim BMKG kepada nelayan dalam memahami dan memanfaatkan informasi cuaca maritim.
Dalam kegiatan ini para peserta diberikan pengetahuan terkait informasi cuaca dan iklim maritim melalui modul modul pembelajaran dan dinamika kelompok, serta dilakukan praktek simulasi dengan bantuan alat peraga, di akhir kegiatan peserta akan melakukan kunjungan ke Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Kelompok Nelayan Berkah Bahari di Bagan Belawan dengan tujuan untuk mengenalkan informasi BMKG melalui para peserta sekolah Lapang Cuaca Maritim.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.