
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Jayapura – Untuk mengidentifikasi Indeks Kepuasan Masyarkat (IKM) terhadap layanan data dan informasi meteorologi, klimatologi dan geofisika di wilayah koordinasi Papua, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisik Wilayah V Jayapura melaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang berlangsung dari tanggal 1-21 Oktober 2019.
Kegiatan ini menyasar responden dari pengguna data dan informasi MKKuG di wilayah koordinasi Balai MKG Wilayah V. Dalam survei tersebut pengambilan data responden dibagi menjadi dua, yaitu: Pertama melalui Online dan langsung kepada user. Kemudian yang kedua memilih responden dari stakeholder terpilih. Pada responden stakeholder terpilih metode survei dilakukan melalui daftar pertanyaan yang telah disempurnakan oleh Pusat Meteorologi Publik BMKG.
Dengan adanya kegiatan survei SKM ini diharapkan bisa mengetahui nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang sebenarnya dari para responden. Nilai IKM ini juga menjadi bahan evaluasi bagi insan BMKG khususnya di wilayah Papua untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.