
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Medan, Selasa (28/03/2017) Yayat Suryat selaku Kepala Stasiun Meteorlogi Klas II Minangkabau Padang Pariaman yang telah memasuki masa purna tugasnya menyerahkan jabatan dan tanggung jawabnya kepada Achadi Subarkah Raharjo, S.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Stasiun Meteorologi Klas III Andi Jema Masamba dalam upacara serah terima jabatan yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Mahacipta Medan Angkasa. Kegiatan sertijab dipimpin Kepala Balai Besar MKG Wilayah I Medan Edison Kurniawan S.Si. M.Si dan diikuti oleh seluruh Kepala UPT Wilayah I Medan. Dalam sambutannya Edison Kurniawan menyampaikan ucapan terimakasih kepada Yayat Suryat atas andil dan perannya dalam membangun Stamet Minangkabau selama ini, dan bagi Kasmet yang baru Achadi, selamat datang di lingkungan Balai Besar Wil I Medan,segera beradaptasi dengan lingkungan barunya untuk melanjutkan tugas-tugas dari Kepala UPT sebelumnya.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.