Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Juni 2021

  • Edi Warsudi
  • 13 Jun 2021

  • Analisis dan Prediksi ENSO dan IOD

    Dasarian I Juni 2021, indeks ENSO menunjukkan kondisi netral, sebagian besar institusi memprediksi kondisi netral setidaknya akan berlangsung hingga akhir tahun 2021. Indeks Dipole Mode menunjukkan prasyarat kondisi IOD negatif, dan diprediksi kembali pada kategori netral setidaknya hingga November 2021.

  • Analisis dan Prediksi Angin 850mb

    Aliran massa udara di wilayah Indonesia bagian selatan equator didominasi angin timuran. Terdapat pola siklonal di Samudera Hindia barat daya Sumatera dan Samudera Pasifik utara Papua. Kecepatan angin relatif sama dengan normalnya. Dasarian II Juni 2021, di Indonesia selatan equator diprediksi masih didominasi angin timuran. Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah Sumatera dan Kalimantan bagian utara. Zona Konvergensi diprediksi terjadi di wilayah Kalimantan dan Sulawesi bagian utara.

  • Analisis OLR

    Daerah pembentukan awan (OLR = 220 W/m2) terjadi di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi bag barat, Maluku bag utara, Papua Barat dan Papua bag utara. Tutupan awan di Indonesia umumnya sama dengan normalnya, kecuali wilayah Aceh, Pesisir Pulau Kalimantan, Sulawesi bag utara, Maluku bag utara dan Papua Barat yang lebih banyak daripada normalnya.

  • Analisis dan Prediksi MJO

    Analisis tanggal 9 Juni 2021 menunjukkan MJO tidak aktif dan diprediksi aktif di fase 2 hingga akhir dasarian II Juni, tetapi tidak aktif kembali pada dasarian III Juni. Berdasarkan peta prediksi spasial anomali OLR, wilayah konvektif (basah) memasuki Indonesia bag barat pada pertengahan dasarian II Juni 2021 dan mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia hingga akhir dasarian II Juni 2021.

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)

    Dasarian I Juni 2021, kelembapan udara relatif pada lapisan permukaan umumnya di atas 85%. Kelembapan udara relatif pada lapisan permukaan umumnya diprediksi diatas 80% hingga Dasarian I Juli 2021.

  • Analisis dan Prediksi Suhu

    Dasarian I Juni 2021, suhu rata-rata permukaan berkisar 23-28?C dan diprediksi dasarian II Juni s.d. I Juli 2021 berkisar 22-30?C. Suhu minimum diprediksi berkisar 21-26?C dan suhu maksimum diprediksi umumnya berkisar 24-32?C.

  • Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis

    Beberapa kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada klasifikasi siaga sampai dengan awas hingga dua dasarian kedepan.

  • Analisis Curah Hujan Dasarian I Juni 2021 : Umumnya curah hujan pada Dasarian I Juni 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 - 150 mm/dasarian).

  • Curah hujan tinggi dan sangat tinggi (> 150 mm/dasarian) terjadi di Aceh bagian barat, Sumatera Utara bagian selatan, Sumater Barat bagian barat, Bengkulu bagian tengah, Jawa Barat bagian barat, sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah bagian tengah, Kalimantan Timur bagian timur, Sebagian Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah bagian timur, sebagan Maluku Utara, Sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.

  • Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian I Juni 2021: Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 62% wilayah Indonesia sudah masuk musim kemarau. Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Jambi, Lampung bagian selatan, sebagian Banten, Sebagian DKI Jakarta, Sebagian besar Jawa Barat, Sebagian besar Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Selatan bagian timur dan barat, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah bagian utara dan Papua Barat bagian timur.

  • Prakiraan Curah Hujan Dasarian I Juni - III Juni 2021: Pada Juni I - Juni III 2021 umumnya diprakirakan curah hujan berada di kriteria rendah hingga menengah (0 - 150 mm/dasarian). Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi (> 150 mm/dasarian) pada Juni I - Juni III 2021 meliputi Papua bagian tengah.

  • Prakiraan Curah Hujan Atas 300 mm/bulan untuk Bulan Juni - November 2021 : Pada Juni - Juli berpeluang terjadi di Kalimantan Utara bagian utara, Sebagian Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Maluku Utara, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian tengah. Pada Agustus - Oktober berpeluang terjadi Sumatera bagian utara dan barat, Kalimantan bagian utara, Sulawesi Barat bagian tengah, Sulawesi Tengah bagian barat, sebagian Maluku Utara, Papua Barat bagian utara, dan Sebagian Papua. Pada November berpeluang terjadi di Sumatera bagian utara dan barat, Kalimantan bagian utara dan barat, Sulawesi Barat bagian tengah, Sulawesi Tengah bagian barat, Papua Barat bagian utara, dan Sebagian besar Papua

  • Prakiraan Awal Musim Kemarau pada bulan Juni 2021 terjadi di sebagian Sumaterra, sebagian Jawa, sebagian Kalimantan, sebagian Sulawesi dan sebagian Papua.

- Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.