Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II November 2021

  • Kukuh Prasetyaningtyas
  • 23 Nov 2021

Analisis dan Prediksi ENSO dan IOD:Indeks ENSO II November 2021 menunjukkan ENSO dalam kondisi prasyarat La Nina. BMKG memprakirakan kondisi ENSO La Niņa Lemah akan berlangsung hingga April-Mei-Juni 2022. Sedangkan Indeks Dipole Mode menunjukkan kondisi IOD Netral dan diprakirakan akan netral setidaknya hingga Mei 2022.

Analisis dan Prediksi Angin 850b:Dasarian II November 2021, aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya masih didominasi angin timuran kecuali wilayah Sumatera hingga Kalimantan bagian barat. Pola angin lebih lemah dari normalnya. Dasarian III November 2021, Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi angin baratan mulai memasuki wilayah Indonesia terutama di wilayah sekitar ekuator.

Analisis OLR:Daerah pembentukan awan terjadi di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, sebagian Maluku dan Papua. Tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya cenderung lebih banyak dibandingkan dengan kondisi normalnya.

Analisis dan Prediksi MJO:Analisis pada tanggal 20 November 2021 menunjukkan MJO tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga akhir dasarian III November 2021. Prediksi anomali OLR secara spasial menunjukkan bahwa potensi pertumbuhan awan cenderung mirip dengan normalnya dan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia hingga akhir November 2021.?

Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH):Dasarian II November 2021, Kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya di atas 90 %. Kelembapan udara relatif permukaan diprediksi umumnya di atas 85% dan terjadi hingga Dasarian II Desember 2021.

Analisis dan Prediksi Suhu:Dasarian II November 2021, suhu rata-rata permukaan berkisar 24-29 ?C dan diprediksi dasarian III November hingga II Desember berkisar 22-29 ?C. Pada dasarian III November hingga II Desember 2021, suhu minimum diprediksi berkisar 22-27 ?C dan suhu maksimum diprediksi umumnya berkisar 24-32 ?C.

Peringatan Dini:Tidak ada peringatan dini kekeringan meteorologis.
Beberapa kabupaten di Provinsi Bengkulu, Banten, Kalimantan Barat, Papua dan Papua Barat berpotensi mengalami curah hujan tinggi pada klasifikasi waspada hingga siaga untuk satu dasarian ke depan.

Analisis Curah Hujan Dasarian II November 2021:Curah Hujan umumnya pada kriteria Menengah hingga Tinggi (50 - 300 mm/dasarian).
Sifat hujan pada Dasarian II November 2021 umumnya Normal hingga Atas Normal

Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian II November 2021:Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 65.5% wilayah Indonesia sudah masuk musim hujan.
Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi sebagian besar Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung bagian barat, P. Bangka bagian utara, Banten, DKI Jakarta, sebagian besar Jawa Barat, sebagian besar Jawa Tengah, sebagian DIY, sebagian besar Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTB, sebagian NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, sebagian besar Kalimantan Selatan, sebagian Sulawesi Utara, Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan - barat, Maluku Utara, dan sebagian besar Maluku.

Prakiraan Curah Hujan Dasarian November III - Desember II 2021:Curah hujan di Indonesia umumnya diprakirakan berada pada kriteria rendah hingga menengah (0 - 150 mm/dasarian) pada November III hingga Desember II
Sifat hujan di Indonesia pada November III hingga Desember II umumnya diprakirakan berada pada kategori Normal hingga Atas Normal.

Prakiraan Curah Hujan Atas 300 mm/bulan untuk Bulan Desember 2021 - Mei 2022 :Desember - Februari 2022: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi Aceh, pesisir barat Pulau Sumatera, sebagian P. Jawa, Sebagian Kalimantan Utara, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Barat, Pulau Sulawesi bagian tengah, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan Sebagian Papua.Maret 2022 - April 2022: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi sebagian Aceh, sebagian P. Jawa, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan Sebagian Papua.Mei 2022 : curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang terjadi di Kalimantan Timur bagian barat dan utara, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua.

- Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.