Seminar Hasil Penelitian : Kajian Awal Sistem Peringatan Dini Longsor Berbasis Penguatan Sistem Prediksi Curah Hujan Dan Skala Intensitas Gempabumi

  • Rachmat Hidayat
  • 25 Jan 2018
Seminar Hasil Penelitian : Kajian Awal Sistem Peringatan Dini Longsor Berbasis Penguatan Sistem Prediksi Curah Hujan Dan Skala Intensitas Gempabumi

Tangerang - Rabu (24/1/2018), Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyelenggarakan Seminar Hasil Penelitian Kajian Awal Sistem Peringatan Dini Longsor Berbasis Penguatan Sistem Prediksi Curah Hujan Dan Skala Intensitas Gempabumi di auditorium STMKG Tangerang.

Penelitian yang dilakukan oleh STMKG berawal dari tuntutan untuk memenuhi amanah STMKG sebagai perguruan tinggi dalam melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi yang meliputi Pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat dan menjadi Center of Excellent.

Untuk memenuhi Standar para dosen diwajibkan melaksanakan penelitian, Kegiatan ini juga menjadi awal aktifnya kegiatan UP2KM (Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat), dan pembelajaran bagi para dosen yang umumnya dari praktisi yang berdinas di lingkungan operasional BMKG di Pusat dan Daerah. Dengan harapan terbentuk iklim untuk meneliti bagi para dosen sehingga ilmu selalu up to date dan dapat meningkatkan kapasitas keilmuan para dosen sesuai bidang masing-masing.

Penelitian ini mengambil tema Kajian Awal Sistem Peringatan Dini Longsor Berbasis Penguatan Sistem Prediksi Curah Hujan Dan Skala Intensitas Gempabumi (Studi Kasus Banjarnegara dan Garut) yang melibatkan berbagai bidang keilmuan yang meliputi meteorologi, klimatologi, geofisika, geografi, geologi maupun instrumentasi.

Kegiatan Seminar Hasil Penelitian dibuka oleh Kepala BMKG Prof. Ir. Dwikorita Karnawati , Phd yang sekaligus memberikan arahan dengan presentasinya yang berjudul "Sistem Peringatan Dini Longsor" dihadapan para dosen. Praktisi dan taruna-I STMKG. Dan mengundang narasumber dari Kepala BPBD Banjarnegara Drs. Arif Rachman, ST. MSi.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Utama BMKG Dr. Widada Sulistya, DEA juga mempresentasikan yang bertema "Paradigma Baru Layanan MKG" yang sekaligus menutup kegiatan Seminar Hasil Penelitian

Gempabumi Terkini

  • 18 Sep 2020, 01:54 WIB
  • 2.9
  • 10 km
  • 3.44 LS - 128.35 BT
  • Pusat gempa berada di Laut 34 km Timur Laut Ambon
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kairatu
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di Laut 34 km Timur Laut Ambon
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kairatu
  • Selengkapnya →

Siaran Pers