Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018 (1439 H), Berakhir

  • Rachmat Hidayat
  • 25 Jun 2018
Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018 (1439 H), Berakhir

Jakarta - Senin (25/6), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Resmi menutup Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018 (1439 H) di Ruang Nenggala Lantai 7 Gedung Kementerian Perhubungan.

Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018 berlangsung dari tanggal 7-24 Juni 2018, melibatkan segenap unsur terkait yakni BMKG, KORLANTAS RI, BASARNAS, BPTJ, KNKT, Kementerian Kominfo, Crew Pesawat, PERTAMINA, Dishub dan Transportasi DKI Jakarta, Perum DAMRI, ASDP, PT. Pelni, PT. Pelindo, PT. Angkasa Pura I dan II, PT. KAI, PT. Jasa Marga, PT. Jasa Raharja, RAPI, dan ORARI.

Dalam Amanatnya, Budi Karya Sumadi mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh sektor yg sudah melakukan dan mendukung kegiatan posko sehingga jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

"Kita memang melihat koordinasi dari pada kegiatan mudik ini jauh lebih kompak, kental sekali, cair sehingga kita mampu mendukung kegiatan-kegiatan operasional dilapangan berjalan dengan baik. Namun demikian kami harus maknai ada suatu kejadian luar biasa, ada musibah di Danau Toba dan itu menimbulkan suatu akibat yang fatal," kata Budi Karya

"Oleh karenanya ada satu message yang penting dari kejadian itu, kita mengutamakan aspek keselamatan, safety level-level keamanan di tingkat provinsi, di Toba itu mengindahkan atau abai dari aturan yang ditetapkan," imbuhnya.

Budi mengatakan posko Lebaran penting untuk membantu mengkoordinasikan di semua sektor. Budi tetap menyinggung terkait kejadian di Danau Toba dan menegaskan para instansi terkait termasuk Kemenhub agar tidak mengabaikan aspek keselamatan.

"Apa yang kita lakukan sudah baik tapi saya harapkan lebih baik, dan apa yang kita lakukan pasti memberikan makna bagi bangsa. Bapak presiden mengapresiasi keberhasilan kita tapi kita tidak boleh puas dengan itu," kata Budi.

Posko itu sendiri berguna untuk memantau perjalanan mudik masyarakat diseluruh Indonesia, baik perjalanan darat hingga cuaca dapat terlihat di posko itu. "Posko ini sangat penting mengkoordinasikan di semua sektor oleh karenanya saya apresiasi," Jelas Budi.

Gempabumi Terkini

  • 18 Sep 2020, 01:54 WIB
  • 2.9
  • 10 km
  • 3.44 LS - 128.35 BT
  • Pusat gempa berada di Laut 34 km Timur Laut Ambon
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kairatu
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di Laut 34 km Timur Laut Ambon
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kairatu
  • Selengkapnya →

Siaran Pers