Pertemuan Bilateral Ke-5 Antara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dan Korea Meteorological Administration (KMA)

  • Hatif Thirafi
  • 27 Feb 2020
Pertemuan Bilateral Ke-5 Antara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dan Korea Meteorological Administration (KMA)

Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaksanakan Pertemuan Bilateral Ke-5 dengan Korea Meteorological Administration (KMA), Rabu (26/2). Pertemuan dilaksanakan di Ruang Rapat A2 Gedung A Kantor Pusat BMKG.

Pertemuan Bilateral yang dilaksanakan rutin setiap 2 (dua) tahun sekali ini mengacu pada Nota Kesepahaman antara BMKG dan KMA tentang Kerjasama Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang ditandatangani di Jakarta pada tahun 2012. Tujuan diselenggarkannya pertemuan ini adalah untuk melakukan kerja sama di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika, berdasarkan kesetaraan, saling menguntungkan, dan timbal balik untuk pembangunan nasional kedua negara.

Sekretaris Utama BMKG Dwi Budi Sutrisno selaku pimpinan delegasi serta tim dari BMKG menyambut dengan hangat delegasi dari KMA yang dipimpin oleh Vice Administrator KMA Dr. CHOI Heungjin. Tim KMA diwakili oleh Deputy Director of International Cooperation Division Mr. SONG Byunghyun, Deputy Director of Marine Meteorology Division Ms. LEE Soyoung, Deputy Director of Climate Change Monitoring Division Ms. ROH Kyoungsook, Senior Researcher of Numerical Data Application Division Dr. AHN Kwangdeuk, Senior Researcher of Satellite Operation Division, National Meteorological Satellite Center Mr. OH Hyunjong, dan Assistant Director of International Division Ms. KIM Eunsuk.

Dalam sambutannya, Dwi Budi Sutrisno menyampaikan terima kasih atas kehadiran delegasi dari KMA dalam Pertemuan Bilateral ke-5 yang tahun ini diselenggarakan di Indonesia. Dwi berharap kerjasama antara BMKG dan KMA dapat memperkuat dan meningkatkan pengembangan kapasitas baik untuk kedua institusi maupun untuk kedua negara.

Dwi menambahkan, bahwa hubungan antara Indonesia dan Korea telah didirikan sejak tahun 1971 dengan penandatanganan perjanjian antara kedua pemerintah di bidang ekonomi serta kerjasama teknis dan promosi perdagangan. Salah satu implementasi tersebut adalah BMKG dan KMA sepakat untuk membangun kerjasama di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang dituangkan dalam bentuk Nota Kesepahaman. Dengan kerja sama ini, kedua pihak akan melaksanakan banyak kegiatan penting, seperti promosi proyek penelitian bersama, pertukaran pakar antar lembaga, promosi program pengembangan kapasitas antara kedua lembaga, dan kegiatan kolaboratif lain yang disepakati kedua belah pihak.

Dr. CHOI Heungjin, Vice Administrator KMA yang bertindak sebagai pimpinan delegasi menyampaikan terima kasih atas sambutan tim BMKG selaku tuan rumah pertemuan bilateral tahun ini. Dr. CHOI menyampaikan apresiasi atas keramahan dan pengaturan agenda pertemuan yang sangat baik. Dia mencatat bahwa kerjasama antara BMKG dan KMA telah ditingkatkan berdasarkan prinsip-prinsip yang terdaat dalam Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani pada tahun 2012.

Acara dilanjutkan dengan pembahasan poin-poin kegiatan kerjasama yang akan dilaksanakan, yaitu :

  • Cooperation on Capacity Development and RTC operation
  • Cooperation on Climate and Air Quality
  • Cooperation on Numerical Weather Prediction Research and Development
  • Cooperation on Intercomparison and Calibration of Equipment
  • Cooperation on Public Weather Services
  • Cooperation on Radar and Satellite Weather Services
  • Cooperation on Aeronautical Meteorology
  • Cooperation on Climate Change
  • Cooperation on Marine Weather Service

Di akhir pertemuan, dilaksanakan penandatanganan Summary Report hasil pembahasan poin-poin kerjasama di atas. Penandatanganan dilaksanakan oleh Sekretaris Utama BMKG dan Vice Administrator KMA sebagai pimpinan masing-masing delegasi.

Pada kesempatan ini, delegasi KMA diajak untuk mengunjungi ruang operasional di BMKG untuk meninjau proses pengolahan data, pembuatan produk, penyebarluasan informasi meteorologi klimatologi dan geofisika, serta mekanisme pembuatan early warnings (peringatan dini) dan pendistribusian informasi tersebut. Kunjungan dilaksanakan di ruang Meteorology Early Warning System (MEWS), Tsunami Early Warning System (TEWS), dan Climate Early Warning System (CEWS).

Gempabumi Terkini

  • 18 Sep 2020, 01:54 WIB
  • 2.9
  • 10 km
  • 3.44 LS - 128.35 BT
  • Pusat gempa berada di Laut 34 km Timur Laut Ambon
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kairatu
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di Laut 34 km Timur Laut Ambon
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kairatu
  • Selengkapnya →

Siaran Pers