Pengamatan Gerhana Matahari Sebagai Moment Pendekatan Edukatif BMKG dalam Meningkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Fenomena Alam Langka

  • Rozar Putratama
  • 22 Apr 2023
Pengamatan Gerhana Matahari Sebagai Moment Pendekatan Edukatif BMKG dalam Meningkatkan Pemahaman Masyarakat tentang Fenomena Alam Langka

Jakarta (20/04), Fenomena gerhana matahari merupakan peristiwa alam yang sangat isitimewa karena jarang terjadi di Indonesia.Maka dari itu untuk mengabadikan moment langka tersebut, BMKG menurunkan sebanyak 34 tim yang tersebar di Provinsi Indonesia.

Tim dari Pusat Seismologi Teknik Geofosika Potensial Dan Tanda Waktu menurunkan 3 timnya untuk melakukan pengamatan langsung. adapun 3 titik lokasi terbut di wilayah Fak-fak, Biak dan juga Pantai Dermaga Ancol.

Plt. Deputi Geofisika Suko Prayitno Adi, mewakili Kepala BMKG turut membuka kegiatan pengamatan di Ancol. Dalam sambutannya Beliau menyambut baik acara ini karena akan membuka wawasan masyarakat mengenai gerhana matahari dan pentingnya mempelajari fenomena alam.

"Fenomena ini sangat unik karena saat gerhana matahari hibrid berlangsung dapat disaksikan gerhana matahari cincin, gerhana matahari total, dan gerhana matahari sebagian, hal ini tergantung pada lokasi pengamatannya, karena lengkungan bumi," jelas Suko.

Turut hadir dalam acara ini Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamaruddin Amin, Direktur Utama PT. Pembangunan Jaya Ancol, Winarno, Kepala Balai Besar MKG Wilayah II, Hartanto, Kakanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, Cecep Khairul Anwar, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Tangerang; dan Ketua STMKG I Nyoman Sukanta.

Di lain tempat wilayah timur Indoneisa, yakni Biak dan Fak - fak tim dari pusat bertugas untuk mengamati proses gerhana matahari total. Plt. Kepala Pusat Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu, Dr. Muzli, M.Sc turut menghadiri kegiatan pengamatan yang dilaksanakan di pantai NIrmala, Kota Biak.

Kegiatan yang termasuk dalam agenda sail Teluk Cendrawasih ini dirayakan dengan meriah dan turut dihadiri Bupati Biak Herry Ario Naap, S.Si., M.Pd. Dalam sambutannya Muzli menyampaikan "hari ini kita benar - benar membuktikan bahwa sainitu luar biasa ujarnya"

Lebih lanjut Muzli menyampaikan benar adanya bahwa kontak pertama proses gerhana matahari terjadi di wilayah timur Indonesia pada pukul 12.20 benar terjadi dan kita bisa saksiskan sendiri, dan saat piringan bulan menutupi matahari secara total pada pukul 13.57 itu benar terjadi, walaupun kondisi cuaca tiba - tiba mendung dan gerimis.

Gerhana matahari 20 April 2023 bertepatan dengan fase bulan baru, yaitu bulan Syawal. Sehingga setelah bersama sama menyaksikan fenomena astronomi gerhana matahari hibrid, sore nanti dilanjutkan dengan pengamatan hilal awal bulan syawal 1444 H.

 

Gempabumi Terkini

  • 28 Februari 2024, 19:50:12 WIB
  • 1.8
  • 7 km
  • 6.90 LS - 106.94 BT
  • Pusat gempa berada di darat 2 km TimurLaut Kota Sukabumi
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kab. Sukabumi
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di darat 2 km TimurLaut Kota Sukabumi
  • Dirasakan (Skala MMI): II Kab. Sukabumi
  • Selengkapnya →

Siaran Pers