Dorong Standarisasi Pengamatan, BMKG Terbitkan Buku "One Observation Policy"

  • Valdez Dwi Hapsah Oktavianey
  • 01 Des 2023
Dorong Standarisasi Pengamatan, BMKG Terbitkan Buku "One Observation Policy"

Jakarta, 30 November 2023 - Pusat Database Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), meluncurkan buku "One Observation Policy (OOP)". Peluncuran buku tersebut bertujuan meningkatkan tata kelola data Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) di tingkat nasional.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Utama BMKG Dwi Budi Sutrisno, Kepala Pusat Database Bambang Setiyo Prayitno, para pejabat tinggi pratama dilingkungan BMKG, serta peserta Pra-Forum SDI Kementerian, Lembaga dan Badan Hukum yang turut memberikan dukungan kepada BMKG.

Sekretaris Utama BMKG Dwi Budi Sutrisno mengungkapkan, standarisasi pengamatan MKG sangat penting untuk mendorong BMKG sebagai pemegang data MKG. Selain itu juga bertujuan meningkatkan peran Satu Data Indonesia (SDI). "Hal ini bertujuan membuka integrasi data MKG antar Kementerian dan Lembaga guna mencapai Satu Data MKG nasional" tambahnya.

Sesuai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009, BMKG berusaha memenuhi standar data dan informasi serta mengkoordinasikan upaya partisipasi dari berbagai pihak. Kebijakan ini bertujuan memberikan panduan bagi kegiatan pengamatan dan pengelolaan data MKG, dengan fokus pada tata kelola data MKG nasional yang valid dan akurat.

Pada acara peluncuran buku ini juga dilakukan penandatanganan deklarasi dukungan oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pertanian (Kementan), dan lembaga lainnya yang memberikan dukungan kepada BMKG. Penandatanganan ini melambangkan komitmen bersama untuk mendukung BMKG sebagai entitas utama yang bertanggung jawab atas tata kelola data MKG secara nasional.

Melalui kebijakan ini, BMKG berupaya memfasilitasi pertukaran data MKG antar Kementerian, Lembaga dan Badan Hukum penyelenggara MKG, serta mendorong keterbukaan dan transparansi data. Sehingga diharapkan dapat memudahkan implementasi perencanaan pembangunan nasional dan formulasi kebijakan berbasis data MKG.