Buka Seleksi Penerimaan Taruna STMKG, Kepala BMKG Jamin Seluruh Tahapan Berlangsung Fair dan Transparan

  • Hatif Thirafi
  • 02 Sep 2021
Buka Seleksi Penerimaan Taruna STMKG, Kepala BMKG Jamin Seluruh Tahapan Berlangsung Fair dan Transparan

SIARAN PERS

YOGYAKARTA (2 September 2021) - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan peserta seleksi Penerimaan Taruna Baru (PTB) STMKG tahun 2021 untuk tidak mudah percaya dengan oknum oknum yang menjanjikan untuk meloloskan peserta dan diterima di STMKG dengan iming-iming sejumlah uang.

"Kami pastikan itu adalah Hoax dan modus penipuan. Seleksi SKB ini dijamin dilaksanakan secara transparan, terbuka, jujur dan kompetitif, dengan standar nasional yang sudah ditetapkan oleh MenPan RB dan BKN," ungkap Dwikorita saat Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Penerimaan Taruna Baru (PTB) Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) di Yogyakarta, baru-baru ini.

Dwikorita memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung fair dan terbuka. BMKG sendiri ingin mendapatkan SDM yang berkelas dan memiliki kerangka kerja dan integritas yang baik.

Dwikorita menerangkan, seleksi SKB ini merupakan tahap seleksi lanjutan dalam pelaksanaan seleksi PTB STMKG tahun 2021. Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang telah diumumkan oleh BKN, meloloskan peserta sebanyak 845 orang, untuk bisa ikut seleksi SKB.

Jumlah ini termasuk juga untuk afirmasi Papua, Papua Barat dan Daerah 3T ( Terdepan; Terluar dan Tertinggal). Yogyakarta merupakan salah satu lokasi tes dengan peserta paling banyak lolos untuk ikut tes SKB. Ada sebanyak 232 orang, dengan nilai hasil tes SKD yang lalu, nilainya tinggi tinggi.

Secara nasional, nilai tertinggi hasil tes SKD diperoleh oleh peserta dari Yogyakarta dengan nilai Total 486 sedangkan nilai terendah yang lolos untuk peserta Yogya adalah 414. Dengan melihat hasil SKD yang lalu, maka dapat dipastikan persaingan untuk SKB ini, akan sangat ketat.

Semua peserta, kata Dwikorita, harus bersaing dengan menunjukan kemampuan terbaiknya, sehingga seleksi SKB ini dapat dilalui dengan sukses dan lancar. Pada kesempatan ini kami informasikan bahwa jumlah peserta secara nasional yang dinyatakan lolos SKB sebanyak 2 x kuota, yaitu 2 x 265 = 530 orang. Jumlah kuota ini telah ditetapkan dan dituangkan di dalam Keputusan MenPan RB dan BKN.

Proses seleksi menggunakan metode Computer Base Test (CBT) yang hasilnya dapat langsung diketahui oleh peserta, setelah selesai menjawab soal soal yang diujikan. Sementara itu, mata pelajaran yang diujikan pada SKB ini meliputi Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris. Adapun sistem penilaian tidak menggunakan nilai ambang batas seperti tes SKD sebelumnya, namun menggunakan % (prosentase) bobot untuk setiap mata pelajaran yang diujikan.

"Rinciannya, Fisika bobotnya 45 %, Matematika bobotnya 35 %, danBahasa Inggris bobotnya 20 %. Kami ingin insan-insan BMKG memiliki pondasi keilmuan dan logika yang kuat untuk menjaga Indonesia," tuturnya.

Setelah melalui seleksi ini, kata Dwikorita, masih ada beberapa tahapan seleksi lagi yang harus dilalui peserta, yaitu Tes Kesehatan; Tes Kebugaran; dan Wawancara.

"Mudah-mudahan semua bisa mengerjakan soal dengan baik dan membawa rezekinya masing-masing, dan tidak lupa untuk selalu memohon kepada Allah SWT agar diberi kemudahan dan kelancaran. Saya berharap pandemi Covid-19, tidak menghalangi semangat dan kerja keras anda semua untuk berkompetisi agar menjadi yang terbaik," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dwikorita menyebut saat ini BMKG terus berupaya melakukan inovasi teknologi dan juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) agar risiko kejadian multi bencana geo-hidrometeorologi bisa semakin ditekan.

Realitas yang terjadi di Indonesia saat ini, ungkap Dwikorita, tidak lepas dari fenomena cuaca, iklim, dan tektonik di Indonesia yang semakin dinamis, kompleks, tidak pasti dan ekstrem. Indonesia sendiri berada dalam kepungan lempeng-lempeng tektonik aktif dan dikelilingi oleh cincin api.

"Kami harus terus melakukan lompatan-lompatan agar tidak tertinggal. Ini bagian dari cara BMKG mewujudkan zero victim. Karenanya kami (BMKG-red) ingin mereka yang masuk ke BMKG adalah SDM-SDM unggul dengan kreativitas dan integritas yang tinggi," pungkasnya. (*)

Biro Hukum dan Organisasi
Bagian Hubungan Masyarakat

Instagram : @infoBMKG
Twitter : @infoBMKG @infoHumasBMKG
Facebook : InfoBMKG
Youtube : InfoBMKG

Gempabumi Terkini

  • 30 November 2022, 22:24:34 WIB
  • 2.5
  • 10 km
  • 6.84 LS - 107.09 BT
  • Pusat gempa berada di darat 5 km baratdaya Kabupaten Cianjur
  • Dirasakan (Skala MMI): II-III Pacet , II Karangtengah, II Babakankaret, II Sukaresmi, II Cilaku, II Cipanas, II Cianjur, II Bojongherang
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di darat 5 km baratdaya Kabupaten Cianjur
  • Dirasakan (Skala MMI): II-III Pacet , II Karangtengah, II Babakankaret, II Sukaresmi, II Cilaku, II Cipanas, II Cianjur, II Bojongherang
  • Selengkapnya →

Siaran Pers