Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian III Juli 2019

  • Mohammad Ridwan
  • 02 Agu 2019
Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian III Juli 2019

ANALISIS DAN PREDIKSI DINAMIKA ATMOSFER :

Aliran massa udara di wilayah Indonesia didominasi angin timuran yaitu massa udara berasal dari Benua Australia. Belokan angin terdapat di Sumatera bagian utara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Monsun Asia tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga dasarian III Agustus 2019, sementara Monsun Australia aktif dan diprediksi menguat hingga dasarian III Agustus 2019. Analisis tanggal 31 Juli 2019 menunjukkan MJO tidak aktif namun diprediksi akan aktif di fase 4 (Maritime Continent) pada dasarian I Agustus 2019. Berdasarkan peta prediksi spasial anomali OLR pada dasarian I Agustus 2019 terdapat wilayah konvergensi/basah (tidak kuat) di wilayah Indonesia bagian utara dan diprediksi akan semakin meluas terutama di wilayah Indonesia bagian utara hingga Pertengahan dasarian II Agustus 2019.

Prakiraan Dasarian Agt I- Agt III 2019 :

Pada Agt I - Agt III 2019, umumnya curah hujan berada di kriteria rendah (<50 mm/dasarian). Pada Agt I - Agt III, curah hujan tinggi (>150 mm/dasarian) terjadi di Papua bag tengah.

Peluang Curah Hujan Kurang dari 50 mm Dasarian Agt I - Agt III 2019

Pada Agt I 2019 terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali pantai barat dan timur Sumatera bagian utara, bag utara Kalimantan, bag barat Sulawesi tengah, bagian utara Papua Barat, dan sebagian besar Papua; pada Agt II-Agt III 2019 terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali bagian utara dan tengah Sumatera bagian utara, bag utara Kalimantan, bag barat Sulawesi tengah, bagian utara Papua Barat, dan sebagian besar Papua.

Analisis Perkembangan Musim Kemarau Juli III - 2019 :

Berdasarkan jumlah zom, 92% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, 8% wilayah masih mengalami musim hujan.

- Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Gempabumi Terkini

  • 14 Mei 2021, 16:16 WIB
  • 5.3
  • 10 km
  • 0.01 LU - 96.43 BT
  • 156 km BaratDaya NIASBARAT-SUMUT
  • tidak berpotensi TSUNAMI
  • Selengkapnya →

Siaran Pers