Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Juni 2019

  • Mohammad Ridwan
  • 14 Jun 2019
Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian I Juni 2019

PREDIKSI DINAMIKA ATMOSFER DASARIAN II JUNI 2019

Aliran massa udara di wilayah Indonesia didominasi angin timuran yaitu massa udara berasal dari Benua Australia. Wilayah belokan angin terjadi di wilayah Sumatera bagian tengah dan Kalimantan bagian utara. Monsun Asia pada dasarian II Juni diperkirakan normal (mendekati klimatologisnya), sementara Monsun Australia diperkirakan lebih kuat dibanding normalnya sehingga berpotensi mengurangi peluang pembentukan awan dan hujan di wilayah Indonesia khususnya bagian selatan. Analisis tanggal 9 Juni 2019 menunjukkan MJO aktif di fase 3 (Samudera Hindia) dan terus aktif bergerak menuju fase 4 dan 5 (Maritime Continent) hingga dasarian III Juni 2019. Kondisi ini memicu pembentukan awan konvektif di bagian barat dan utara wilayah Indonesia.

Prakiraan Dasarian Jun II - Jul I 2019

Pada Jun II 2019, umumnya curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (< 100 mm/dasarian). Curah hujan tinggi-sangat tinggi (>150 mm/dasarian) terjadi di Barat Sulawesi Barat, Timur Sulawesi Tengah, sebagian Maluku, Papua Barat dan Papua bagian tengah. Pada Jun III 2019, umumnya curah hujan berada di kriteria rendah (< 50 mm/dasarian). Curah hujan menengah - tinggi (>50 mm/dasarian) terjadi di Aceh, Selatan Sumatra Barat, Kalimantan bagian utara, bagian tengah P. Sulawesi, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua. Pada Jul I 2019, umumnya curah hujan berada di kriteria rendah (<50 mm/dasarian). Curah hujan menengah - tinggi (>50 mm/dasarian) terjadi di Utara Kalimantan Utara, Timur Sulawesi Tengah, Papua Barat dan Papua.

Analisis Perkembangan Musim Kemarau Juni I - 2019: Berdasarkan jumlah zom, 75% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, 25% wilayah masih mengalami musim hujan. Sedangkan berdasarkan luasan wilayah, 28% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, 72% wilayah masih mengalami musim hujan.

- Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Gempabumi Terkini

  • 22 September 2021, 19:03:29 WIB
  • 5.2
  • 10 km
  • 1.85 LU - 126.60 BT
  • Pusat gempa berada di laut 123 km Barat Laut Halmahera Barat
  • Dirasakan (Skala MMI): II Manado, II Ternate
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di laut 123 km Barat Laut Halmahera Barat
  • Dirasakan (Skala MMI): II Manado, II Ternate
  • Selengkapnya →

Siaran Pers