Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian II Agustus 2019

  • Mohammad Ridwan
  • 23 Agu 2019

ANALISIS DAN PREDIKSI DINAMIKA ATMOSFER :

Aliran massa udara di wilayah Indonesia masih didominasi angin timuran yaitu massa udara berasal dari Benua Australia. Monsun Asia tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga dasarian II September 2019,sementara Monsun Australia aktif dan diprediksi menguat hingga dasarian II September 2019. Analisis tanggal 18 Agustus 2019 menunjukkan MJO tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif pada dasarian III Agustus 2019. Berdasarkan peta prediksi spasial anomali OLR pada dasarian II Agustus 2019 wilayah Indonesia umumnya normal, pada dasarian III Agustus 2019 terdapat wilayah basah di sebagian kecil Sumatera dan Kalimantan.

Prakiraan Dasarian Agt III - Sep II 2019 :

Pada Agt III - Sep II, umumnya curah hujan berada di kriteria rendah (<50 mm/dasarian). Pada Agt II - Sep I, curah hujan tinggi (>150 mm/dasarian) terjadi di Papua bag tengah.

Peluang Curah Hujan Kurang dari 50 mm Dasarian Agt III - Sep II 2019

Pada Agt III 2019 terjadi di P.Sumatera bagian selatan, P. Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalbar bag selatan, Kalteng bag selatan, Kalsel, P.Sulawesi bagian selatan, Maluku, Papua Barat bag selatan dan Papua bag selatan; pada Sep I terjadi di Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, Lampung, P. Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalbar bag selatan, Kalteng bag selatan, Kalsel, Kaltim, Sulsel bag selatan, Sultra, Sulteng bag timur, Maluku, Papua Barat bag selatan dan Papua bag selatan; pada Sep II terjadi di Riau bag selatan, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Lampung, P.Jawa, Bali, NTB, NTT, P.Kalimantan bag selatan, Sulsel, Sultra, Sulteng bag timur dan utara, Sulut, Gorontalo, Maluku, Papua Barat bag selatan dan Papua bag selatan.

Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian II Agustus 2019 : Berdasarkan jumlah zom, 97% wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, 3% wilayah masih mengalami musim hujan.

- Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.