Analisis Dinamika Atmosfer dan Laut Dasarian I Januari 2017

  • Mohammad Ridwan
  • 13 Jan 2017

  • Angin baratan dengan kecepatan relatif kuat mendominasi seluruh wilayah Indonesia, meskipun membawa uap air namun mengurangi pembentukan awan yang berpotensi hujan. Wilayah Indonesia didominasi wilayah subsiden yang berdampak berkurangnya curah hujan khususnya selama Dasarian II Januari 2017.
  • Peluang pembentukan awan yang berpotensi hujan disekitar Sumatera, Jawa, Kalimantan bag.barat, Bali Nusta diakhir Das II Januari (Monsun Asia Kuat dan Monsun Australia lemah). Suplai uap air relatif signifikan dibagian selatan Sumatera, selatan Jatim dan bagian barat Perairan Indonesia (SST Hangat). Penomena Global yang mempengeruhi curah hujan di Indonesia (ENSO, IOD) dalam kondisi Netral, penambahan uap air ke wilayah Indonesia tidak signifikan.
  • Prediksi Curah Hujan Das II Januari 2017 sebagian besar wilayah Indonesia pada kisaran rendah - menengah (10-150mm/Das), curah hujan (<75mm) terdapat bagian tengah Sumatera, bagian timur Kalbar, Bagian Utara Kalteng, Bag.barat Kaltara, bag.tengah Sulawesi, Bag.timur Kalsel, Curah hujan tinggi (>150mm) terdapat disekitar bag.selatan Banten, Jateng dan Jatim, Sulsel bag.barat, sekitar kepala burung dan Papua bag tengah. Sifat Hujan didominasi Atas Normal (AN), kecuali Sumatera bag tengah sampai bag selatan Sumsel, Jabodetabek, Kalimantan bag.utara, sebagian besar Sulsel, Sulbar dan sekitar P.Timor NTT Bawah Normal (BN).
  • Prediksi Curah Hujan Bulan Februari 2017. Sebagian besar Curah hujan menengah (100-300mm) kecuali di Kalimanatan Tengfah bagian selatan (50-100mm). Curah hujan tinggi (>=300mm) berpeluang terjadi di Banten bag.selatan, sekitar Jogyakarta, P.Timor NTT, Sulsel bag.barat, Sebagian besar Maluku dan Pulau Papua. Sifat Hujan didominasi Bawah Normal (BN) untuk Sumatera, Jawa, Kalimanatan Barat dan Tengah, Bali sampai Nusa Tenggara sedangkan Sulawesi, Kep. Maluku dan Papua disominasi Atas Normal (AN).