Monitoring Suspended Particulated Matter (SPM) (Juni 2019)

Pemantauan Suspended Particulated Matter (SPM) di Indonesia dilakukan di 31 stasiun.

Pemantauan SPM dilakukan dengan metode sampling menggunakan, High Volume Sampler (HVS), sedangkan untuk analisis laboratorium menggunakan Neraca Analitik (Analytical Balance).

Hasil analisa laboratorium pada bulan Juni 2019 di kota : PONDOK BETUNG, MONAS, GLODOK, ANCOL, menunjukkan bahwa kadar partikulat di stasiun tersebut berada di atas nilai baku mutu (230 ug/m3) seperti terlihat pada grafik di bawah ini: