Monitoring Suspended Particulated Matter (SPM) (Oktober 2017)

Pemantauan Suspended Particulated Matter (SPM) di Indonesia dilakukan di 34 stasiun.

Pemantauan SPM dilakukan dengan metode sampling menggunakan, High Volume Sampler (HVS), sedangkan untuk analisis laboratorium menggunakan Neraca Analitik (Analytical Balance).

Hasil analisa laboratorium pada bulan Oktober 2017 di kota : SERANG, LASIANA, GLODOK, ANCOL, menunjukkan bahwa kadar partikulat di stasiun tersebut berada di atas nilai baku mutu (230 ug/m3) seperti terlihat pada grafik di bawah ini: