Prakiraan Musim Kemarau Tahun 2018 di Indonesia

  • Mohammad Ridwan
  • 15 Mar 2018

Wilayah Indonesia berada pada posisi strategis, terletak di daerah tropis, diantara Benua Asia dan Australia, diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, serta dilalui garis katulistiwa, terdiri dari pulau dan kepulauan yang membujur dari barat ke timur, terdapat banyak selat dan teluk, menyebabkan wilayah Indonesia rentan terhadap perubahan iklim/cuaca. Fenomena yang mempengaruhi iklim di Indonesia :

  1. El Nino dan La Nina
  2. Dipole Mode
  3. Sirkulasi Monsun Asia - Australia
  4. Daerah Pertemuan Angin Antar Tropis (Inter Tropical Convergence Zone/ITCZ)
  5. Suhu Permukaan Laut di Wilayah Indonesia
Prakiraan Musim Kemarau 2018 secara umum dapat disimpulkan sebagai berikut:
  1. Awal Musim Kemarau 2018 di 342 Zona Musim (ZOM) diprakirakan umumnya mulai bulan Mei 2018 sebanyak 121 ZOM (35.4%) dan Juni 2018 sebanyak 99 ZOM (28.9%). Sedangkan beberapa daerah lainnya awal Musim Kemarau terjadi pada Januari 2018 sebanyak 5 ZOM (1.4%), Februari 2018 sebanyak 4 ZOM (1.2%), Maret 2018 sebanyak 10 ZOM (2.9%), April 2018 sebanyak 59 ZOM (17.3%), Juli 2018 sebanyak 29 ZOM (8.5%), Agustus 2018 sebanyak 12 ZOM (3.5%), September 2018 sebanyak 1 ZOM (0.3%) dan Oktober 2018 sebanyak 2 ZOM (0.6%).
  2. Jika dibandingkan terhadap rata-ratanya selama 30 tahun (1981- 2010), Awal Musim Kemarau 2018, sebagian besar daerah yaitu 180 ZOM (52.6%) mundur jika dibandingkan dengan rata-ratanya dan 121 ZOM (35.4%) sama terhadap rata-ratanya. Sedangkan yang maju terhadap rata-rata 41 ZOM (12.0%).
  3. Sifat Hujan selama Musim Kemarau 2018 di sebagian besar daerah yaitu 194 ZOM (56.7%) diprakirakan Normal dan 125 ZOM (36.6%) Atas Normal. Sedangkan Bawah Normal yaitu sebanyak 23 ZOM (6.7%).
- Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.