Pasca Gempabumi Disertai Tsunami di Kota Palu, BMKG Tetap Optimal Berikan Pelayanan Masyarakat

  • Rozar Putratama
  • 19 Okt 2018
Pasca Gempabumi Disertai Tsunami di Kota Palu, BMKG Tetap Optimal Berikan Pelayanan Masyarakat

Palu - Kamis (18/10), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika sebagai salah Lembaga Pemerintah Non Departemen yang khusus memberikan pelayanan informasi cuaca, Iklim, gempabumi dan kualitas udara terus memberikan eksistensinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penyebaran informasi melalui web resmi bmkg.go.id, sosial media (facebook, twitter, instagram) terus digalakkan dalam rangka memberikan update informasi baik itu cuaca, gempabumi (dirasakan atau tidak dirasakan) dan juga iklim. Dan bukan hanya sekedar informasi MKG saja, tetapi BMKG juga memberikan infografis evakuasi dan mitigasi apabila terjadi bencana, semua itu dilakukan untuk meningkatkan perilaku sadar bencana dalam kehidupan masyarakat.

Seperti kita ketahui, 2 minggu yang lalu gempabumi yang meluluhlantakkan kota Palu cukup menyita perhatian masyarakat Indonesia, terutama pihak media untuk terus berdatangan ke kantor BMKG pusat ataupun UPT BMKG di kota palu untuk mendapatkan informasi terkait gempa tersebut.

Dalam rangka mendapatkan informasi terbaru mengenai lokasi terdampak gempabumi dan Tsunami, Kepala BMKG Prof.Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc, P.hD menyempatkan waktu di sela kesibukannya untuk mengunjungi kantor UPT BMKG yang mengalami kerusakan, mengecek operasional peralatan milik BMKG dan juga melihat kondisi wilayah terdampak gempabumi yang sudah dipetakan oleh tim dari kantor pusat.

Pada lawatannya kali ini Prof. Dwikorita bersua dengan Sekretaris Daerah Kota Palu. Pertemuan singkat dan non formal ini membahas mengenai bencana gempabumi dan tsunami yang melanda kota palu. Dalam diskusi tersebut Dwikorita menjelaskan bahwa "sebenarnya kota palu sudah menjadi pembahasan bersama antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah perihal tata ruang yang berbasiskan bencana, tetapi bencana datangnya lebih cepat dan tidak bisa kita duga, tetapi dengan adanya bencana ini diharapkan kota palu tetap memiliki semangat untuk bangkit dan melakukan relokasi, terutama untuk wilayah - wilayah yang termasuk dalam jalur patahan''.

Usai melakukan pertemuan dengan Sekretaris Daerah, Kepala BMKG melajutkan lawatannya ke Stasiun Meteorologi Palu, beliau melihat kondisi kantor yang mengalami sedikit kerusakan, dan butuh perbaikan cepat, karena kantor ini beroperasi 1x24 jam 7 hari seminggu, bahkan pasca terjadinya gempabumi peralatan AWS yang dimiliki Stamet tersebut tetap optimal memberikan layanan informasi cuaca penerbangan

Lawatan dilanjutkan dengan mengunjungi lokasi terdampak gempabumi berdasarkan peta seismik yang sudah dipetakan oleh tim dari Pusat, dan kunjungan berakhir di stasun geofisika kota palu.

Selama melakukan kunjungan kerja, Prof Dwikorita melihat kegigihan dan ketekunan para pegawai BMKG dalam melayani masyarakat, walaupun kehidupan operasional dari beberapa staf saat ini ada beberapa yang terganggu akibat gempabumi kegiatan operasional tetap berjalan, pelayanan informasi tetap optimal, bahkan UPT yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah juga dijadikan sebagai tempat posko bantuan para korban gempabumi.

  • 14 Feb 2019, 06:41:52 WIB
  • 5.2
  • 21 Km
  • 7.07 LS - 105.75 BT
  • 14 Feb 2019, 10:42:42 WIB
  • 4.9
  • 10 Km
  • 2.2 LU 128.71 BT
  • Pusat gempa berada di laut 38 km tenggara Pulau Morotai
  • Dirasakan (Skala MMI) : II-III Galela, III Morotai Selatan, III Morotai Jaya, II-III Tobelo, III Morotai Utara,
  • Selengkapnya →

Siaran Pers