Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian III Juni 2021

  • Kukuh Prasetyaningtyas
  • 03 Jul 2021
Analisis Dinamika Atmosfer Dasarian III Juni 2021

Analisis dan Prediksi ENSO dan IOD :Dasarian III Juni 2021, indeks ENSO menunjukkan kondisi netral, sebagian besar institusi memprediksi kondisi netral setidaknya akan berlangsung hingga akhir tahun 2021. Indeks Dipole Mode menunjukkan prasyarat kondisi IOD negatif, dan diprediksi kembali pada kategori netral setidaknya hingga Desember 2021.

Analisis dan Prediksi Angin 850mb :Aliran massa udara di wilayah Indonesia bagian selatan equator umumnya didominasi angin timuran. Terdapat pola siklonal di Samudera Hindia barat Sumatera dan Kalimantan bagian barat, serta daerah pertemuan massa udara di timur Filipina. Kecepatan angin umumnya relatif lebih lambat dibandingkan dengan normalnya. Dasarian I Juli 2021, di Indonesia selatan equator diprediksi masih didominasi angin timuran. Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah barat Sumatera dan Kalimantan bagian barat.

Analisis OLR :Daerah pembentukan awan (OLR = 220 W/m2) terjadi di wilayah Sumatera bagian utara dan Sumatera bagian selatan hingga Jawa Tengah, Maluku dan Papua Barat. Tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya lebih banyak dibandingkan dengan klimatologisnya, kecuali Kalimantan bagian timur, sebagian besar Sulawesi dan Papua bagian timur.

Analisis dan Prediksi MJO :Analisis tanggal 29 Juni 2021 menunjukkan MJO aktif pada Fase 1, diprediksi masih aktif bergerak ke Fase 2, Fase 3, dan Fase 4 hingga pertengahan dasarian II Juli 2021. Berdasarkan peta prediksi spasial anomali OLR, wilayah konvektif (basah) memasuki Indonesia bagian barat di awal dasarian I Juli 2021 dan bergerak ke timur hingga pertengahan dasarian II Juli 2021.

Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH) :Dasarian III Juni 2021, kelembapan udara relatif pada lapisan permukaan umumnya di atas 85%. Kelembapan udara relatif pada lapisan permukaan umumnya diprediksi diatas 80% hingga Dasarian II Juli 2021.

Analisis dan Prediksi Suhu : Dasarian III Juni 2021, suhu rata-rata permukaan berkisar 23-28?C dan diprediksi dasarian I Juli s.d. III Juli 2021 berkisar 22-29?C. Suhu minimum diprediksi berkisar 21-27?C dan suhu maksimum diprediksi umumnya berkisar 24-32?C.

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis :Beberapa kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada klasifikasi awas hingga dua dasarian kedepan.

Analisis Curah Hujan Dasarian III Juni 2021 :Umumnya curah hujan pada Juni 2021 berada kriteria Menengah (100 - 300 mm/bulan). Curah hujan rendah (0 -100 mm/bulan) terjadi di Sumatera Utara bagian tengah, P. Bangka, Sumatera Selatan bagian timur, Lampung, Jawa Barat bagian timur, Jawa Tengah bagian barat, Jawa Timur bagian utara, Bali, sebagian NTB, NTT, Sulawesi Tengah bagian timur, Gorontalo bagian selatan, sebagian Maluku, Papua Barat bagian selatan, dan sebagian Papua. Curah hujan tinggi-sangat tinggi (>300 mm/bulan) terjadi di Aceh bagian utara, Sumatera Utara bagian barat, Sumatera Barat bagian tengah, Riau bagian utara, P. Belitung, Jambi bagian barat, Kalimantan Barat bagian tengah, Sulawesi Tenggara bagian timur, Papua Barat bagian barat, dan sebagian Papua

Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian III Juni 2021 :Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 63.45% wilayah Indonesia sudah masuk musim kemarau. Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi Aceh, sebagian Sumatera Utara, Jambi bagian barat, sebagian Sumatera Selatan, Lampung bagian timur, sebagian Banten, sebagian DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Selatan bagian barat, Kalimantan Timur bagian selatan, Sulawesi Selatan bagian barat, Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Maluku dan sebagian papua Barat bagian timur.

Prakiraan Curah Hujan Dasarian I Juli - III Juli 2021:Pada Juli I- Juli III 2021 umumnya diprakirakan curah hujan berada di kriteria rendah hingga menengah (0 - 150 mm/dasarian). Wilayah yang diprakirakan mengalami hujan kategori tinggi (> 150 mm/dasarian) pada Juli I meliputi Sulawesi Tengah bagian timur, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan Papua bagian tengah; pada Juli II - Juli III meliputi Papua bagian tengah

Prakiraan Curah Hujan Atas 300 mm/bulan untuk Bulan Juli - Desember 2021 :Pada Juli - Agustus: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi di Kalimantan Utara bagian utara, sebagian Sulawesi Barat, sebagian Maluku Utara, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian tengah. Pada September - November: curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi Aceh, sebagian Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Kalimantan bagian utara, Sulawesi Barat, Papua Barat bagian utara, dan Sebagian Papua. Pada Desember curah hujan >300 mm/bulan berpeluang terjadi Sumatera bagian utara dan barat, Kalimantan bagian utara dan barat, sebagian Sulawesi, Papua Barat bagian utara, dan Sebagian besar Papua.

- Klik tautan ini jika PDF di atas tidak muncul.

Gempabumi Terkini

  • 22 September 2021, 19:03:29 WIB
  • 5.2
  • 10 km
  • 1.85 LU - 126.60 BT
  • Pusat gempa berada di laut 123 km Barat Laut Halmahera Barat
  • Dirasakan (Skala MMI): II Manado, II Ternate
  • Selengkapnya →
  • Pusat gempa berada di laut 123 km Barat Laut Halmahera Barat
  • Dirasakan (Skala MMI): II Manado, II Ternate
  • Selengkapnya →

Siaran Pers