|
Berita
MONITORING NO2 BULAN APRIL, MEI DAN JUNI 2009
[18/11/2009]
Pemantauan Nitrogen Dioksida (NO2) di wilayah DKI-Jakarta dilakukan di 5 (lima) lokasi yaitu: Ancol, Bandengan (Delta), Glodok, Kemayoran, dan Monas.
Pengukuran kadar NO2 dilakukan dengan metode passive gas menggunakan alat passive sampler. Analisis sampel dilakukan di laboratorium kualitas udara BMKG, menggunakan alat spectrophotometer.
Hasil pengukuran kadar NO2 pada bulan April, Mei dan Juni 2009 di DKI Jakarta dapat dilihat pada Grafik di bawah ini.

Pada bulan April, kadar NO2 tertinggi di Glodok (0,070 ppm) dan kadar terendah di Monas (0,040 ppm), namun masih berada di bawah Nilai Baku Mutu (0,08 ppm).

Pada bulan Mei, kadar NO2 tertinggi di Glodok (0,073 ppm) dan kadar terendah di Monas (0,041 ppm), namun masih berada di bawah Nilai Baku Mutu (0,08 ppm).

Pada bulan Juni, kadar NO2 tertinggi di Glodok (0,084 ppm) dan kadar terendah di Monas (0,036 ppm), namun masih berada di bawah Nilai Baku Mutu (0,08 ppm) kecuali di Glodok. Pemantauan NO2 di luar DKI-Jakarta dilakukan di stasiun Siantan-Pontianak dan stasiun GAW-Kototabang-Sumatera Barat.
Hasil pengukuran rata-rata bulanan kadar NO2 di luar DKI-Jakarta dapat dilihat pada grafik di bawah ini:

|
|
|
|
|
Peta
Peringatan Bahaya
07 September 2010
Tidak ada peringatan Bahaya
GempaBumi Terkini
07-Sep-10 07:57:22 WIB
|
Lokasi :7.00 LS-103.33 BT
Kedalaman : 10 Km
|
211 km BaratDaya KRUI-LAMPUNG tidak berpotensi TSUNAMI
|
Gempa Dirasakan
| Tanggal | 06/09/2010-00:34:19 WIB |
| Kekuatan | 5.4 SR |
| Kedalaman | 30 Km |
| Lokasi | 0.59 LS 127.47 BT |
Keterangan : Pusat gempa berada di darat 5 km Timur Laut Labuha |
Dirasakan (MMI) : III - IV Labuha, |
|
|