|
Berita
MAGNET BUMI
[16/11/2007]
Indonesia merupakan negara kepulauan yang mempunyai 17.504 pulau (www.depdagri.go.id) terbentang dari Sabang sampai Merauke. Secara geografis terletak dalam bujur antara 60 LU - 110 LS dan 950 BT - 1410 BT. Data kemagnetan bumi, menunjukkan bahwa variasi medan magnet bumi antara 40.000 nT - 46.000 nT dan dekliasinya antara 1.00 - 5.00. Pengamatan fenomena magnet bumi secara stasioner diperlukan untuk mengetahui karakteristik varasi data kemagnetan bumi dari waktu ke waktu. Pengamatan fenomena magnet bumi secara stasioner dilakukan di stasiun Geofisika tertentu dengan menggunakan variograph dan pengukuran absolut untuk inklinasi, deklinasi dan medan magnet bumi.
Pengamatan Magnet Bumi di Indonesia mulai dilakukan di Jakarta pada tahun 1866 oleh Koninklijk Magnetisch en Meteorologisch Observatorium, pada pemerintahan kolonial Belanda. Sistem peralatan yang digunakan untuk pengamatan pada saat itu masih menggunakan magnetograph foto. Pada saat ini BMG melakukan pengamatan fenomena kemagnetan bumi di 5 stasiun, yaitu di stasiun Geofisika Tangerang (1964), stasiun Geofisika Tuntungan, Medan (1980), dan stasiun Geofisika Manado di Tondano (1990). Sedangkan 2 stasiun lainnya baru mulai operasi akhir tahun 2006, yaitu di Stasiun Geofisika Kupang dan dan Stasiun Geofisika bandung di Pelabuhan Ratu.
Selain melakukan pengamatan magnet bumi secara stasioner, BMG juga melakukan pengamatan magnet bumi secara berkala di titik-titik tertentu yang disebut sebagai repeat stations, setiap 5 (lima) tahun sekali. Jumlah repeat station saat ini ada 53 titik. Hasil pengukuran ini digunakan untuk memperbaruhi peta kemagnetan bumi dan memetakan perubahannya dalam kurun waktu 5 tahun. Peta magnet bumi yang terakhir diperbarui pada tahun Epoh 2005.
Kontak kami :
Sub bidang Magnet Bumi dan Listrik Udara
Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu
Pusat Sistem Data dan Informasi Geofisika
Deputi Bidang Sistem Data dan Informasi
Badan Meteorologi dan Geofisika
Jl. Angkasa I No.2 Kemayoran Jakarta 10720
Telp. +6221-4246321 ext 326
Email : magnetbumi@bmg.go.id
|
Lokasi Titik Pengukuran Epoch
[2/3/2010]
BMKG melakukan pengamatan magnet bumi secara berkala di titik-titik tertentu yang disebut sebagai repeat stations, setiap 5 (lima) tahun sekali. Jumlah repeat station saat ini ada 84 titik. Hasil peng... Selengkapnya
|
|
|
Peta
Peringatan Bahaya
07 September 2010
Tidak ada peringatan Bahaya
GempaBumi Terkini
07-Sep-10 07:57:22 WIB
|
Lokasi :7.00 LS-103.33 BT
Kedalaman : 10 Km
|
211 km BaratDaya KRUI-LAMPUNG tidak berpotensi TSUNAMI
|
Gempa Dirasakan
| Tanggal | 06/09/2010-00:34:19 WIB |
| Kekuatan | 5.4 SR |
| Kedalaman | 30 Km |
| Lokasi | 0.59 LS 127.47 BT |
Keterangan : Pusat gempa berada di darat 5 km Timur Laut Labuha |
Dirasakan (MMI) : III - IV Labuha, |
|
|