Badai topan dan gempa bumi lebih sering menghiasi
headline
harian di dunia namun ternyata gelombang panas (heatwaves)
baik secara langsung ataupun tidak langsung juga banyak menelan
korban jiwa seperti yang terjadi beberapa pekan terakhir di benua
Eropa dari Rusia hingga mencapai Portugal yang membuat suhu udara
meningkat sangat drastis dan menyebabkan banyak kematian karena
hipertermia, kegagalan panen, kebakaran hutan, terputusnya sambungan
listrik karena penggunaan pendinginan udara yang terlalu meningkat
hingga melunakkan aspal jalan raya dan mengakibatkan banyak
kecelakaan lalu-lintas. Bahkan di Bryansk, Rusia, dampak dari
gelombang panas ini sisa-sisa partikel radioaktif dari ledakan
Chernobyl tahun 1986 yang sudah terserap kedalam tanah dikhawatirkan
akan terlepas kembali ke udara dan dapat membentuk awan radioaktif
yang sangat membahayakan.
Tidak hanya menyerang Eropa, gelombang panas juga
terjadi di Asia. Di Jepang mengakibatkan
sedikitnya 66 orang tewas dan 15.000 lainnya dilarikan ke rumah sakit
akibat hipertermia dan serangan otak (stroke).
Sementara di Cina, suhu udara mencapai 440C
dan menyebabkan puluhan mesin bus di Beijing mengalami kebocoran
hingga mengeluarkan oli dan terbakar. Bahkan Timur Tengah juga tak
luput dari serangan gelombang panas tahun ini, hingga majelis ulama
di Uni Emirat Arab mengeluarkan fatwa menbolehkan buruh untuk tidak
berpuasa jika suhu udara terlalu panas.
Untuk selengkapnya Fenomena Gelombang Panas 2010 dapat di
download disini...Untuk Kejadian Cuaca Ekstrim Dunia Pertengahan 2010 dapat di
download disini...