Uji Komunikasi Tsunami Selat Sunda untuk Mendukung Jaminan Keselamatan Mudik Lebaran

  • Hatif Thirafi
  • 31 Mei 2019
Uji Komunikasi Tsunami Selat Sunda untuk Mendukung Jaminan Keselamatan Mudik Lebaran

Jakarta - Berkenaan dengan momen liburan Idul Fitri, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengadakan pelatihan uji komunikasi tsunami Selat Sunda pada hari Jum'at (31/5). Gempabumi Selat Sunda dengan magnitudo M6,8 kedalaman 15 km dan berpotensi tsunami adalah skenario yang digunakan dalam latihan tersebut. Selain menimbulkan tsunami, gempa tersebut juga diskenariokan berpotensi menimbulkan longsoran yang semakin menambah dampak tsunami.

Rahmat Triyono, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG mengatakan, uji komunikasi bertujuan untuk memastikan perangkat dan jaringan komunikasi antar lembaga terkait dalam penanganan gempa dan tsunami dalam keadaan baik utamanya pada momen liburan Idul Fitri ini.

"Dengan kesiapan kondisi sistem komunikasi yang baik para pengguna transportasi mudik lebaran serta masyarakat yang berlibur di daerah wisata sekitar Selat Sunda diharapkan akan mendapatkan jaminan keselamatan," lanjut Rahmat

Rahmat juga menambahkan dalam latihan ini setidaknya ada 15 (lima belas) institusi terkait yang terlibat yaitu:

  1. BMKG
  2. BNPB
  3. Kominfo
  4. Basarnas Jakarta
  5. Mabes TNI
  6. Mabes POLRI
  7. RRI
  8. TVRI
  9. MNC TV
  10. Metro TV
  11. BPBD Cilegon
  12. BPBD Prov. Banten
  13. BPBD Lampung Selatan
  14. BPBD Tanggamus
  15. BPPB Prov Lampung

Dalam keterangannya Rahmat menjelaskan, bahwa masing-masing peserta latihan bersiaga di posko masing-masing untuk menerima Test Pesan Peringatan Dini Tsunami dari BMKG melalui email, sms, dan fax, untuk direspon sebagaimana mestinya sesuai peran dan kapasitas masing-masing institusi.

"Perlu digarisbawahi bahwa latihan ini tentu saja bukan untuk menimbulkan kekuatiran masyarakat Pesisir Selat Sunda, akan tetapi untuk meningkatkan kesiapsiagaan sistem komunikasi lembaga terkait dalam penanganan potensi gempabumi dan tsunami di Selat Sunda" tegas Rahmat dalam keterangannya.

"Dalam upaya membangun kesiapsiagaan tsunami di Selat Sunda, BMKG, BIG dan BPPT telah memasang 16 (enam belas) peralatan monitoring muka air laut di Selat Sunda dan sekitarnya yang terdiri atas: Buoy Merah Putih, Tide Gauge, dan Water Level," ujar Rahmat menutup penjelasannya.

  • 25 Jun 2019, 00:35:14 WIB
  • 5.3
  • 10 Km
  • 2.55 LS - 138.57 BT
  • 33 km Tenggara MAMBERAMOTENGAH-PAPUA
  • tidak berpotensi TSUNAMI
  • Selengkapnya →
  • 26 Jun 2019, 15:00:37 WIB
  • 2.8
  • 10 Km
  • 3 LS 119.44 BT
  • Pusat gempa berada di darat 16 km Tenggara Mamasa
  • Dirasakan (Skala MMI) : II Mamasa,
  • Selengkapnya →

Siaran Pers