Audiensi BMKG dengan Metro TV Guna Membangun Waspada Cuaca, Iklim dan Gempa

  • Ayu Isrianti Putri
  • 09 Mei 2018
Audiensi BMKG dengan Metro TV Guna Membangun Waspada Cuaca, Iklim dan Gempa

Jakarta, (9/5/2018), Perkembangan kondisi cuaca saat ini yang sangat dinamis dan bahkan dapat berkembang menjadi distruktif berisiko mengganggu aktivitas dan produktivitas serta keselamatan publik, ataupun keselamatan penerbangan dan pelayaran. Demikian pula dengan kondisi kegempaan dan potensi tsunami perlu untuk diwaspadai dengan menyiapkan upaya mitigasi yang tepat untuk menjaga keselamatan masyarakat.

BMKG sebagai lembaga yang bertugas memberikan informasi cuaca, iklim dan gempa menyadari pentingnya dalam menjalin koordinasi kepada media. melalui media, percepatan diseminasi informasi cuaca, iklim dan gempa bumi dapat dicapai sehingga dapat membangun budaya waspada cuaca, iklim, dan gempa. Dengan spirit membangun keselamatan masyarakat ini secara efektif, BMKG dan Metro TV berkomitmen utk bersama bersinergi dalam mewujudkan budaya waspada cuaca, peduli iklim, serta budaya tangguh dari gempa dan tsunami, melalui program - Program edukatif.

Kepala BMKG, Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc, Ph.D, berkesempatan datang dan bertemu dengan Direktur Utama Metro TV, Bapak Suryopratomo beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BMKG yang didampingi oleh Sekretaris Utama, Drs. Untung Merdijanto, M.Si, Deputi Bidang Meteorologi, Drs. R. Mulyono Rahadi Prabowo, M.Sc, dan Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Darwahyuniati, SH, MH, memberikan apresiasi serta berterima kasih karena selama ini Metro TV telah berupaya menjadi media yang terdepan dalam mempercepat laju diseminasi informasi cuaca, iklim, dan gempa. hal ini juga sekaligus menjadi sarana untuk mengedukasi publik secara langsung terhadap dampak yang ditimbulkan sehingga bisa mengurangi resiko bencana.

Dalam paparannya, Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa dampak dari Penggunaan bahasa teknis yang sulit dimengerti oleh masyarakat yaitu Informasi biasanya tidak sampai ke publik dengan baik dan benar, karena itu dengan adanya kerjasama antara BMKG dengan Metro TV, diharapkan dapat menghasilkan suatu Program Edukasi ke publik yang dapat dikemas dalam bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat dan stakeholder.

Ia menambahkan seperti hal nya penyelenggaraan Sekolah Lapang Iklim BMKG yang dampaknya bisa meningkatkan produksi panen para petani, selama ini baru 8.000 petani Indonesia yang baru mendapatkan edukasi dari BMKG, sedangkan total petani di Indonesia berjumlah 25 juta petani, sehingga diperlukan peran media untuk membantu penyebarluasan informasi tersebut.

Lebih lanjut, Bapak Suryopratomo sangat menyambut baik kedatangan Kepala BMKG beserta jajaran, beliau sangat mendukung program BMKG untuk melakukan program edukasi publik, seperti peliputan acara panen raya yang rencanannya di adakan di Magelang pada bulan Juli 2018, sosialisasi video BMKG tentang bagaimana evakuasi gempa bumi, dan Ia pun memberikan masukan tambahan dalam memaksimalkan penggunaan Teknologi Informasi seperti green screen, video grafis dan merekrut Meteorologist dari BMKG untuk dilatih menjadi presenter. setelah pertemuan ini, akan dilakukan pertemuan yang kedua untuk membahas lebih lanjut kerjasama di antara kedua belah pihak.

  • 26 Mei 2018, 05:23:43 WIB
  • 5.2 SR
  • 188 Km
  • 7.71 LS - 128.41 BT
  • 26 Mei 2018, 03:15:00 WIB
  • 4.4
  • 6 Km
  • 7.2 LS 106.88 BT
  • Pusat gempa berada di darat 30 km Barat Daya Kota Sukabumi
  • Dirasakan (Skala MMI) : II-III Pelabuhan Ratu, II-III Sukabumi, II-III Cisaat, II-III Sagaranten,
  • Selengkapnya →

Siaran Pers & Info Aktual