Beranda » Jurnal MG » Jurnal MG

Volume 12 Nomor 2 September 2011

Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 12 Nomor 2 September 2011 memuat sepuluh makalah: Analisis Pseudo-Vektor pada Aktivitas Konvektif Benua Maritim Indonesia; Studi Hazard Seismik dan Hubungannya dengan Intensitas Seismik di Pulau Sumatera dan Sekitarnya; Pengaruh Intensitas Radiasi Saat Gerhana Matahari Terhadap Beberapa Parameter Cuaca; Analisis Intensitas Curah Hujan Wilayah Bandung pada Awal 2010; Analisis Data Meteorologi dari Pemantau Cuaca Otomatis Berbagai Elevasi dan Data Radiosonde di Papua; Karakteristik Petir Terkait Curah Hujan Lebat di Wilayah Bandung, Jawa Barat; Karakteristik Geoteknik Stasiun Accelerometer Tanjung Priok (Jata) dan Depok (Jaui); Kajian Potensi Energi Angin di Wilayah Sulawesi dan Maluku; Pemanfaatan Data Minning untuk Prakiraan Cuaca; Pemanfaatan Sataid untuk Analisa Banjir dan Angin Puting Beliung: Studi Kasus Jakarta dan Yogyakarta.

Volume 12 Nomor 1 Mei 2011

Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 12 Nomor 1 - Mei 2011 memuat sebelas makalah: Estimasi Datangnya Kemarau Panjang 2012/2013 Berbasis Hasil Analisis Kombinasi Data ESPI dan DMI; Statistical Downscaling Suhu Muka Laut Global Untuk Prediksi Total Curah Hujan Bulanan Menggunakan Teknik PLSR; Tsunami Numerical Simulation Applied to Tsunami Early Warning System Along Sumatra Region; Kajian Meteorologis Bencana Banjir Bandang Di Wasior, Papua Barat; Pembuatan Model Sederhana Pengaruh Gas CO², SO² dan NO² Terhadap Tingkat Keasaman Air Hujan; Memahami dan Mengantisipasi Dampak Perubahan Iklim pada Pesisir dan Laut di Indonesia Bagian Timur; Teknik Statistical Downscaling dengan Regresi Komponen Utama dan Regresi Kuadrat Terkecil Parsial Untuk Prediksi Curah Hujan pada Kondisi El Nino, La Nina dan Normal; Pemanfaatan Data Luaran Model Prakiraan Cuaca Conformal Cubic Atmospheric Model (CCAM) Sebagai Input Model Gelombang Wind Wave-05; Qualitative Interpretation of The Gravity Changed Around Lusi, Porong, Sidoarjo; Penentuan Prediktor untuk Prediksi Curah Hujan Bulanan Menggunakan Metode Statistical Dynamical Downscaling; Coulomb Static Stress Change dalam Interaksi Gempabumi Doublets 5.8 Mw dan 5.9 Mw 22 Januari 2007 dan Gempabumi 7.0 Mw 16 Juni 2010 Di Wilayah Papua.

Volume 12 Nomor 3 Desember 2011

Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 12 Nomor 3 - Desember 2011 memuat sembilan makalah: Penentuan Tingkat Kekerasan Batuan Menggunakan Metode Seismik Refraksi; Variasi Bulanan Gelombang Laut Di Indonesia; Prediksi Gempabumi Jepang 11 Maret 2011 Oleh Detektor Atropatena-Id (Stasiun Yogyakarta); Skenario Tenggang Waktu SST Nino 3.4 Terhadap Curah Hujan Untuk Meningkatkan Akurasi Prediksi Kalman Filter; Desain Dan Pembuatan Alat Ukur Geofisika Berbasis Sensor Fluxgate Dan Sensor Medan Listrik; Analisis Pemantauan Kualitas Udara Pada Saat Arus Mudik Dan Balik Lebaran Di Gerbang Tol Cikampek Tahun 2009; Pemanfaatan Suhu Udara Dan Kelembapan Udara Dalam Persamaan Regresi Untuk Simulasi Prediksi Total Hujan Bulanan Di Bandar Lampung; Desain Sistem Peringatan Dini Zona Rawan Longsor Dengan Penerapan Sensor Kelembaban Dan Getaran Pada Tanah; Peringatan Dini dan Diagnosis Munculnya Turbulensi Cuaca Cerah dan Dampaknya Pada Pesawat

Volume 11 Nomor 1 Juli 2010

Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 11 Nomor 1 - Juli 2010 memuat delapan makalah. Makalah pertama membahas tentang Simulasi prediksi probabilitas awal musim hujan dan panjang musim hujan di ZOM 126 Denpasar. Makalah kedua membahas tentang penentuan kedalaman kerak bumi dengan teknik stacking H-k menggunakan MATLAB pada data sintetik receiver function. Makalah ketiga membahas tentang perbandingan hasil luaran model prakiraan cuaca conformal-cubic atmospheric model (CCAM) terhadap ARPEGE dan TLAPS. Makalah keempat membahas tentang aplikasi roc untuk uji kehandalan model HyBMG. Makalah kelima membahas tentang deteksi potensi gerak vertikal atmosfer di atas wilayah Bandung dan sekitarnya. Makalah keenam membahas tentang analisis daerah endemik bencana akibat cuaca ekstrim di Sumatera Utara. Makalah ketujuh membahas tentang hasil perhitungan efisiensi termal PLTGU dan peluangnya sebagai penyumbang pemanasan udara, sedangkan makalah ke delapan membahas tentang Implementasi perhitungan receiver function untuk gempa jauh (teleseismic) menggunakan MATLAB.

Volume 11 Nomor 2 November 2010

Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 11 Nomor 1 - November 2010 memuat sepuluh makalah: Pengelompokan Pola Curah Hujan yang Terjadi di Beberapa Kawasan Pulau Sumatera Berbasis Hasil Analisis Teknik Spektral; Analisis Pemetaan Sambaran Petir Akibat Bangunan BTS Terhadap Lingkungan dan Sekitarnya di Kota Medan; Technology Needs Assessment (TNA) for Climate Change Mitigation in Agriculture Sector: Criteria, Prioritizing and Barriers; Prediksi Curah Hujan Bulanan Menggunakan Metode Kalman Filter dengan Prediktor SST Nino 3,4 Diprediksi; Evaluasi Kehandalan Simulasi Informasi Prakiraan Iklim Musiman Menggunakan Metode ROC; Energi dan Dampaknya Terhadap Lingkungan; Model Geospasial Potensi Kerentanan Tsunami Kota Padang; Studi Awal Hubungan Gempa Laut dan Gempa Darat Sumatera dan Sekitarnya; Analisis Pengaruh Variabilitas Tanah Pada Variabilitas Spektrum Respon Gempabumi; Effect Of The Variability And Climate Change To Detect Case Of Dengue Fever In Indonesia.

Volume 10 Nomor 1 Juli 2009

Pada kesempatan ini diterbitkan Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 10 Nomor 1 2009 yang memuat tujuh makalah. Makalah pertama membahas tentang numerical simulation of flow over two-dimensional mountain ridge using simple isentropic model;. Makalah kedua membahas tentang prakiraan curah hujan tahun 2008 menggunakan teknik neural network dengan prediktor Sea Surface Temperature (SST) di stasiun Mopah Merauke. Makalah ketiga membahas tentang proyeksi potensi energi surya sebagai energi terbarukan (studi wilayah Ambon dan sekitarnya). Makalah keempat membahas tentang analisis curah hujan pantai barat Sumatera bagian utara periode 1994-2007. Makalah kelima membahas tentang analisa perbandingan anomali gravitasi dengan persebaran intrusi air asin. Makalah keenam membahas tentang analisa fraktal dan rasio slip daerah Bali - NTB berdasarkan pemetaan variasi parameter tektonik, sedangkan makalah ketujuh membahas tentang aplikasi sensor SHT11 pada pengukuran suhu tanah.

Volume 10 Nomor 2 November 2009

Pada Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 10 Nomor 2 yang memuat delapan buah makalah. Makalah pertama membahas tentang operational weather systems for national fire danger rating. Makalah kedua membahas tentang pemanfaatan dan validasi conformal-cubic atmospheric model (ccam) untuk prakiraan cuaca di jakarta. Makalah ketiga membahas tentang model prakiraan curah hujan bulanan di wilayah jawa bagian utara dengan prediktor suhu muka laut (sml) dan outgoing longwave radiation (olr). Makalah keempat membahas tentang studi seismotektonik sebagai indikator potensi gempabumi di wilayah indonesia. Makalah kelima membahas tentang analisa vertical total electron content di ionosfer daerah jawa dan sekitarnya yang berasosiasi dengan gempabumi yogyakarta 26 mei 2006 utc. Makalah keenam membahas tentang perancangan dan implementasi data warehouse meteorologi, klimatologi, geofisika dan bencana alam. Makalah ketujuh membahas tentang sistem informasi geografis radio internet, sedangkan makalah kedelapan membahas tentang aplikasi hopfield neural network untuk prakiraan cuaca.

Volume 9 Nomor 1 Juli 2008

Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 8 Nomor 1 Juli 2008 memuat lima makalah: Perbandingan Curah Hujan Bulanan dari Data Pengamatan Permukaan Satelit TRMM dan Model Permukaan NOAH; Relationship Between Sea Surface Temperature, Large-scale Atmospheric Circulation and Convection Over the Tropical Indian Oceans; Penyusunan Skenario Masa Tanam Berdasarkan Prakiraan Curah Hujan di Sentra Produksi Pangan; Aplikasi Wavelet Stasioner dalam Prediksi Aktivitas Strain Energy Release Gempabumi di Zona Subduksi Jawa; Analisis Variasi GPS-TEC yang Berhubungan dengan Gempabumi Besar di Sumatera.

Volume 9 Nomor 2 November 2008

Pada penerbitan Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 9 Nomor 2 tahun 2008 ini, dimuat lima makalah yaitu : Curah Hujan Ekstrim di Area Monsun Basin Bandung; Aplikasi Soft Computing pada Prediksi Curah Hujan di Kalimantan; Hydro-Meterological Characteristics for Sustainable Land Management in the Singkarak Basin, West Sumatera; Pencitraan Tomografi Atenuasi Seismik Tiga-Dimensi Gunung Guntur Menggunakan Metode Rasio Spektra; Studi Seismotektonik dan Potensinya Sebagai Precursor Tingkat Kegempaan di Wilayah Sumatera

Volume 8 Nomor 1 Juli 2007

Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 8 Nomor 1 Juli 2007 memuat lima makalah. Makalah pertama membahas tentang Simulation of Landcover Change Influences for Water Availability Using a Regional Atmospheric Model. Makalah kedua membahas tentang Pengaruh Tenggang Waktu (Time Lag) Antara Curah Hujan Dengan Suhu Permukaan Laut Nino 3.4 Terhadap Performa Model Prediksi Hujan. Makalah ketiga membahas tentang Pengelolaan Sumberdaya Iklim dan Air untuk
Antisipasi Perubahan Iklim. Makalah keempat membahas tentang Studi Variasi Spatial Seismisitas Zona Subduksi Jawa. Makalah kelima membahas tentang Penentuan Posisi Hiposenter Gempabumi dengan Menggunakan Metoda Guided Grid Search dan Model Struktur Kecepatan Tiga Dimensi.

Volume 8 Nomor 2 November 2007

Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 8 Nomor 2 - November 2007 memuat lima makalah: Proses Meteorologis Bencana Banjir di Indonesia; Penggunaan Fast Fourier Transform dalam Analisis Kenormalan Curah Hujan di Sumatera Barat dan Selatan Khususnya Saat Kejadian Dipole Mode; Understanding Farmers Need to Climate Information; Studi Periodisitas Gempabumi di Zona Subduksi Jawa dengan Metode Wavelet; Studi Geofisika Terpadu di Lereng Selatan G. Ungaran, Jawa Tengah dan Implikasinya Terhadap Struktur Panasbumi

 

Bookmark and Share
blog comments powered by Disqus
 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika © 2010 - 2014 | Hak cipta dilindungi undang-undang
Kantor Pusat : Jl. Angkasa 1 No.2, Kemayoran, Jakarta Pusat - Indonesia , Telp. 021-4246321