WORKSHOP PENINGKATAN MONITORING JARINGAN GEMPABUMI KUAT


Rabu, ( 14/11) bertempat di di The Media Hotel and Tower diselenggarakan workshop Peningkatan Monitoring Jaringan Gempabumi Kuat, dengan tema Penyusunan Peta resiko Gempabumi Skala Mikro Untuk Pengurangan Resiko Gempa dan Perencanaan Bangunan tahan Gempa. Workshop dibuka Kepala BMKG Dr. Ir. Sri Woro B. Harijono, M.Sc dengan didampingi Kepala Pusat Penelitian Mitigasi Bencana Institut teknologi Bandung Prof. Masyhur Irsyam, MSE, Ph.D, Deputi Bidang Geofisika Dr. P.J. Prih Harjadi, Deputi Bidang Inskal Jarkom Drs. Sunarjo, Msc, serta pejabat Eselon II-IV di Kedeputian Geofisika.

Kegiatan ini terselenggara atas dasar pengamatan dan identifikasi karakteristik gempabumi kuat di Indonesia, dan sejauh ini BMKG telah membangun jaringan monitoring gempabumi kuat berupa jaringan stasiun akselerograf.   Dengan adanya aktivitas gempabumi kuat di Indonesia, terutama yang mempengaruhi kota- kota besar serta kebutuhan data akselerogram dalam penyusunan peta resiko gempabumi skala mikro dan perencanaan bangunan tahan gempa, maka dengan adanya workshop ini diharapkan bisa memperoleh masukan para praktis dari narasumber untuk peningkatan jaringan monitoring gempabumi kuat BMKG, sehingga dapat mendukung kegiatan penyusunan peta resiko skala mikro yang ditetapkan SK Menko Kesra No. 41 tahun 2011.

 Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah para pakar yang memiliki latar belakang keilmuan Seismoteknik, Geoteknik dan rekayasa struktur dalam penyusunan peta resiko gempabumi skala mikro untuk pengurangan reseiko gempa dan perencanaan bangunan tahan gempa. 

Dari tujuan dan sasaran kegiatan yang ada, maka Dr. Sri Woro dalam sambutannya mengharapkan agar  peserta  bisa merumuskan kembali kegiatan tahun 2011 yang belum terselesaikan, melakukan evaluasi kinerja tim penyusun peta resiko gempabumi tahun 2012, serta menyusun target dan strategi kegiatan penyusuna peta resiko gempabumi skala mikro tahun 2013.

Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta, yang terdiri dari perwakilan Menko Kesra, ITB, AFDR (Australia),Ristek, GFZ,  Kementerian Pekerjaan Umum, PEMDA Jakarta dan BMKG. Dan pada sesi diskusi peserta dibagi ke dalam 3 Group diskusi yakni: group Seismoteknik/Kegempaan, group Geoteknik/Kondisi tanah dan group  Kerentanan Bangunan. 

::: Humas


  » Informasi lainnya...

EFISIENSIKAN ANGGARAN, BALAI II REKONSILIASI KEUANGAN [26/1/2015]
BOGOR, Senin (26/1/2015) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika(BMKG) melakukan rekonsiliasi keuangan setiap tahunnya untuk efisiensi anggaran sehingga dapat mempertahankan prestasinya sejak tahun 2009, opini Wajar Tanpa Pengecualian.


BMKG LAPORKAN HASIL PEMERIKSAAN BPK TAHUN 2014 [23/1/2015]
Komisi V DPR-RI mengundang sejumlah mitra kerja seperti BMKG, BASARNAS dan BPLS (Badan Pengawasan Lumpur Sidoarjo) untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat di ruang rapat gedung Komisi V DPR-RI dengan agenda pembahasan tindak lanjut pemeriksaan BPK semester 1 tahun 2014.


PENYEBAB JATUHNYA AIRASIA, TUNGGU HASIL INVESTIGASI [20/1/2015]
``Saya mohon sekali lagi, tidak ada yang mengambil kesimpulan itu terlalu cepat, apa karena cuaca, karena teknis pesawat atau karena satu dan lain hal, ini mungkin baiknya kita tunggu saja laporan hasil investigasi KNKT,`` terang Ignasius Jonan saat rapat kerja perkembangan penanganan kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 dan tindak lanjut kebijakan di bidang perhubungan udara antara Komisi V DPR RI dengan mitra kerja antara lain Kementerian Perhubungan, BMKG, Basarnas dan KNKT.


MELALUI REKONSILIASI, BALAI V SIAP PERTAHANKAN OPINI WTP [20/1/2015]
JAYAPURA, Selasa 20 Januari 2015 - Upaya konkrit BMKG untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara adalah penyampaian pertanggungjawaban keuangan pemerintah yang tepat waktu dan disusun serta disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP).


PENGELOLAAN ANGGARAN SECARA EFISIEN DAN PENINGKATAN ETOS KERJA DITERAPKAN OLEH BMKG [19/1/2015]
Makassar, Senin (19/1) Balai Besar MKG Wilayah IV Makassar mengadakan kegiatan rekonsiliasi keuangan semester II tahun 2014 dengan tema ``Melalui Rekonsiliasi Keuangan Kita Tingkatkan Kinerja dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Untuk Tetap Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian``.


PERANCIS OPTIMIS INDONESIA ATASI PERUBAHAN IKLIM [17/1/2015]
Melalui Menteri Keuangan Perancis, Michel Sapin, Perancis menyatakan dukungannya kepada Indonesia, dalam bentuk kerjasama sejak tahun 2012 dengan BMKG, untuk bersama-sama mengatasi problem dunia yaitu dampak dari global warming atau perubahan iklim.


SEMINAR ILMIAH `CRASH AIR ASIA` Informasi Cuaca untuk Keselamatan Penerbangan [15/1/2015]
Bintaro, Tangerang-Kamis, (15/1), Beberapa waktu lalu, kita dikagetkan oleh peristiwa hilang nya kontak pesawat Air Asia dengan nomor peerbangan QZ 8501 terbang dari Bandar Udara Internasional Djuanda di Surabaya, Jawa Timur dengan tujuan Bandar Udara Internasional Changi di Singapore, penerbangan tersebut menggunakan pesawat dengan type Airbus A320-200 yang hilang kontak di sekitar wilayah selat karimata pada pagi hari tanggal 28 Desember 2014.


REKONSILIASI BALAI III TINGKATKAN KINERJA DAN EFISIENSI [14/1/2015]
Denpasar, 13 April 2015 - Rekonsiliasi Laporan Keuangan dan Aset BMN Semester II Tahun 2014 di lingkungan Balai Besar MKG Wilayah III diselenggarakan di Kantor Balai yang dibuka Kepala BMKG Dr.Andi Eka Sakya, M.Eng .


REKONSILIASI KEUANGAN BMKG DI BALAI BESAR WILAYAH I MEDAN [14/1/2015]
MEDAN, Selasa 13 Januari 2014 - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I melakukan Rekonsiliasi Keuangan Semester II TA 2014, Bertempat di Aula Kantor Balai BMKG Wilayah I Medan, yang diikuti oleh 129 peserta dari seluruh satker BMKG Wilayah I Medan dan pengarah dari BMKG pusat, serta nara sumber dari Kementrian Keuangan. Kegiatan dilaksanakan dengan Tema ``Melalui Rekonsiliasi Laporan Keuangan Kita Tingkatkan Kinerja dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Untuk Tetap Mempertahankan Opini WTP``.


BMKG DAN TNI AU DUKUNG KESELAMATAN PENERBANGAN INDONESIA [12/1/2015]
Jakarta, Senin (12/1) Faktor keselamatan merupakan faktor utama dalam pengoperasian pesawat terbang. Tidak hanya itu, faktor keselamatan ini bahkan sudah harus diperhitungkan sejak fase perancangan. Standar baku pengoperasian pesawat terbang, personel dan perlengkapan pendukungnya, telah diatur dalam CASR (Civil Aviation Safety Regulation) yang merupakan peraturan keselamatan penerbangan sipil di Indonesia, dimana mengatur semua pekerjaan perancangan, pembuatan, dan pengoperasian pesawat terbang dan perlengkapan pendukungnya, perawatan, serta batasan-batasan operasional lainnya, sehingga suatu pesawat pesawat terbang harus dipersiapkan dengan tingkat keamanan dan keselamatan yang tinggi dan sangat ketat, jauh lebih ketat daripada sarana transportasi umum lainnya.



Prakiraan Cuaca
27 January 2015
Medan
Berawan
23 - 33°C
Padang
Berawan
22 - 31°C
Palembang
Hujan Ringan
23 - 31°C
Bengkulu
Hujan Ringan
23 - 32°C
Pontianak
Berawan
23 - 32°C
Palangkaraya
Hujan Sedang
23 - 33°C
Manado
Hujan Ringan
23 - 32°C
Makassar
Hujan Sedang
24 - 32°C
Ternate
Berawan
25 - 32°C
Ambon
Berawan
25 - 34°C
Jayapura
Hujan Ringan
23 - 32°C
Sorong
Hujan Ringan
24 - 32°C
Kupang
Hujan Sedang
23 - 30°C
Denpasar
Hujan Ringan
23 - 32°C
Jakarta
Hujan Sedang
23 - 32°C
Bandung
Hujan Sedang
20 - 29°C
Semarang
Hujan Ringan
25 - 32°C
Surabaya
Hujan Sedang
23 - 33°C
Selengkapnya
Gempabumi Terkini
27 Januari 2015 - 07:53:22 WIB


Lokasi :
1.37 LU - 97.33 BT
Kedalaman : 10 Km

9 km BaratLaut NIASUTARA-SUMUT
tidak berpotensi TSUNAMI
Selengkapnya