Sestama » Humas

ISU ANGIN KENCANG DI JABODETABEK TANGGAL 20 MARET 2012 TIDAK BENAR


Isu tentang adanya angin kencang dengan kecepatan 70 km/jam yang akan terjadi di wilayah Jabodetabek tanggal 20 Maret 2012 tidak dapat dipertanggungjawabkan dan bukan merupakan pernyataan resmi dari BMKG. Prediksi cuaca dari BMKG tanggal 20 Maret 2012 masih berpeluang terjadi hujan dan angin kencang dengan kecepatan hanya sekitar 35-40 km/jam.

Informasi  ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
  1. Angin kencang terjadi akibat adanya tekanan rendah/ badai tropis atau adanya awan cumulonimbus, 
  2. Pada daerah-daerah yang dilewati badai tropis kecepatan anginnya dapat mencapai 120km/jam atau lebih,
  3. Wilayah indonesia tidak dilewati badai tropis, namun dampaknya berupa angin kencang bisa terjadi,
  4. Angin kencang akibat dampak badai tropis dapat mencapai 70-90 km/jam terutama di daerah yang berdekatan dengan lintasan badai tropis, misal Bali, NTB dan NTT,
  5. Awan cumulonimbus (awan hitam menjulang tinggi) dapat menimbulkan hujan lebat dan angin kencang, biasanya sebelum terjadi hujan lebat didahului angin kencang. Angin kencang pada awan cumulonimbus kecepatannya dapat mencapai 35-50 km/jam,
  6. Badai tropis LUA yg berada di barat laut Australia sudah punah tanggal 18 Maret 2012 sehingga dampaknya mulai berkurang,
  7. Khusus untuk wilayah Jabodetabek peluang hujan disertai angin kencang masih ada sampai dengan April, kecepatan angin pada saat hujan lebat, dapat mencapai 35-40km/jam,
  8. Isu tentang kemungkinan terjadinya angin kencang dengan kecepatan 70km/jam pada hari ini (selasa, 20 maret 2012) di wilayah Jabodetabek tidak bisa dipertanggungjawabkan dan bukan merupakan pernyataan resmi dari BMKG,
  9. Untuk itu masyarakat tidak perlu mempercayai informasi tersebut, namun tetap waspada karena potensi hujan dan angin kencang di wilayah Jabodetabek masih dapat terjadi, walaupun kecepatan anginnya hanya 35-40 km/jam.
::: Humas


  » Informasi lainnya...

RAPERNAS BMKG TAHUN 2015 [3/3/2015]
Jakarta, Selasa (3/3) Rangkaian siklus kegiatan perencanaa BMKG yang dilaksanakan setiap tahunnya pada awal tahun 2015 ini dimulai dengan Rapat Perencanaan Nasional yang diselenggarakan di Auditorium kantor BMKG Pusat Jakarta.


BMKG JADI KANDIDAT KANTOR PERWAKILAN WMO [25/2/2015]
Jakarta, Selasa (24/2)-Indonesia melalui BMKG menjadi kandidat kantor perwakilan World meteorology Organization (WMO) Wilayah Asia dan Pasifik Barat Daya. Tim WMO berkunjung ke BMKG untuk mengevaluasi proposal yang diajukan Indonesia.


KEPALA STAF TNI ANGKATAN LAUT RI TINJAU BMKG [24/2/2015]
JAKARTA, Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng didampingi Drs. Untung Merdijanto, M.Sc Deputi Inskalrekjarkom, menerima lawatan kunjungan kerja Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi di Kantor BMKG Kemayoran, Selasa (24/2).


DIKLAT SAKIP MENJADIKAN PROFESIONALISME SDM BMKG [24/2/2015]
JAKARTA, 30 peserta terdiri dari 25 pegawai BMKG Pusat dan 5 dari Daerah mengikuti DIklat SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) Tahun 2015, yang di gelar oleh Pusdiklat BMKG di Ruang Serbaguna BMKG, Selasa (24/2).


TINGKATKAN KINERJA, BMKG GELAR DIKLAT [24/2/2015]
Citeko-Bogor, Selasa(24/2/2015) - Instruksi Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan kemampuan aparatur sipil negara ditindaklanjuti BMKG dengan melaksanakan Diklat fungsional PMG Ahli angkatan I,II, dan ToT Sekolah Lapang Iklim (SLI) tahun 2015 yang dibuka oleh Plt.Sestama Dr.Masturyono.


BMKG MOU DENGAN BASARNAS [20/2/2015]
Cariu,Bogor - BMKG memberikan Informasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika untuk layanan jasa Search And Rescue (SAR) kepada masyarakat. Untuk kelancaran koordinasinya maka dilakukan Memorandum Saling Pengertian antara BMKG dengan Basarnas bersama dengan BPPT, ORARI, IOF, Federasi Pilot Ind...


USA BERI DUKUNGAN PENUH UNTUK BMKG [18/2/2015]
Jakarta, Selasa (17/2) Harapan Presiden Jokowi untuk mengembalikan Indonesia menjadi bangsa pelaut kembali nampaknya direspon cukup cepat oleh Kementerian/Lembaga di era Kabinet Kerja saat ini.


AKSI PENCEGAHAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI PROVINSI RIAU [17/2/2015]
Pekanbaru, Senin (16/2) Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng didampingi Deputi Meteorologi Dr. Yunus Subagyo Swarinoto,M.Si,Kepala Balai Besar MKG Wilayah I Medan Drs. Hery Saroso serta Kasmet Pekanbaru dan Rengat mengikuti Rapat Koordinasi Rencana Aksi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Karhutla yang dipimpin oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc, di Gedung Daerah Prov. Riau.


SINDO TRIJAYA FM MERAMBAH `DAPUR` BMKG [13/2/2015]
Jakarta-(13/2). BMKG saat ini tidak hanya sebagai teman tetapi sudah menjadi kerabat karena setiap pagi, selalu ada laporan cuaca dari forecaster BMKG.Kami sangat berterima kasih kepada BMKG sangat cepat dalam memberikan layanan informasi . Hal ini diutarakan oleh Gaib, Pimpinan Redaksi Trijaya FM saat melakukan kunjungan ke BMKG.


NATIONAL CLIMATE OUTLOOK FORUM [12/2/2015]
JAKARTA, Kamis (12/2) Dra. Nurhayati, M. Sc Kepala Pusat Iklim, Agroklimat dan Iklim Maritim yang mewakili Kepala BMKG, membuka secara resmi National Climate Outlook Forum (NCOF), bertempat di Ruang Rapat BMKG Lantai 12, yang dihadiri oleh Perwakilan Stakeholder terkait diantaranya dari BNPB, LAPAN, Kementerian Pertanian, BPPT, IPB, ITB dan Balitbang Kemen PU serta Pejabat Eselon II,III dan IV Bidang Klimatologi.



Prakiraan Cuaca
05 March 2015
Medan
Berawan
23 - 35°C
Padang
Berawan
23 - 31°C
Palembang
Hujan Ringan
24 - 33°C
Bengkulu
Berawan
24 - 32°C
Pontianak
Hujan Ringan
23 - 33°C
Palangkaraya
Hujan Ringan
23 - 32°C
Manado
Hujan Ringan
23 - 31°C
Makassar
Hujan Sedang
24 - 32°C
Ternate
Hujan Sedang
23 - 31°C
Ambon
Hujan Ringan
24 - 31°C
Jayapura
Hujan Ringan
23 - 32°C
Sorong
Hujan Sedang
24 - 31°C
Kupang
Hujan Ringan
23 - 31°C
Denpasar
Hujan Sedang
24 - 33°C
Jakarta
Hujan Ringan
24 - 32°C
Bandung
Hujan Sedang
23 - 32°C
Semarang
Hujan Ringan
24 - 31°C
Surabaya
Hujan Sedang
24 - 33°C
Selengkapnya
Gempabumi Terkini
03 Maret 2015 - 17:37:30 WIB


Lokasi :
0.84 LS - 98.52 BT
Kedalaman : 26 Km

179 km BaratDaya PARIAMAN-SUMBAR
tidak berpotensi TSUNAMI
Selengkapnya