PETANI LEUWIDINGDING DALAMI SEKOLAH LAPANG IKLIM

LEMAH ABANG - CIREBON, Pemanasan global telah menganggu sistem iklim global dan menyebabkan meningkatnya frekuensi dan intensitas kejadian iklim ekstrim. Tidak hanya suhu yang berubah, tetapi juga hujan, yang cenderung semakin basah dan semakin mengering. Dampak perubahan iklim dilahan usaha tani akan mengancam ketahanan pangan nasional.

Untuk itu petani sebagai ujung tombak pelaksanaan usaha tani diharapkan mampu melaksanakan dengan meminimalisir dampak perubahan iklim yang terjadi sehingga tidak terjadi penurunan produksi. Menyikapi hal tersebut, BMKG melalui Stasiun Klimatologi Darmaga Bogor mencoba mengadaptasi iklim dengan menciptakan terobosan melalui Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tahap 3Tahun 2015 Provinsi Jawa Barat dalam bidang pertanian.

``BMKG telah menyelenggarakan Sekolah Lapang Iklim (SLI) sejak tahun 2010. Bentuknya 3 tahap,  tahap 1 dan 2 training of trainers dan tahap 3 training for farmers sebagai Penyuluh Lapangan kepada petani,`` kata Widada Sulistya, Deputi Bidang Klimatologi BMKG, dalam acara Pembukaan SLI Tahap 3 Provinsi Jawa Barat di Saung Sawah desa leuwidingding Kecamatan Lemah Abang Kabupaten Cirebon, Jumat (17/4/2015).  

Menurut Widada Sulistya, Sekolah tersebut tidak mengajarkan cara bercocok tanam akan tetapi memadukan antara pengalaman petani dengan ilmu yang dimiliki rekan-rekan BMKG untuk memahami dan memanfaatkan informasi iklim secara efektif dalam mendukung pertanian.

Widada mengatakan pengalaman BMKG dalam menjalankan Program SLI di berbagai daerah, umumnya mendapatkan hasil panen dengan rata-rata di atas 6 ton/ Ha, sedangkan di wilayah lemah abang dengan rata-rata 4-5 ton/ Ha. oleh karena itu dalam menjalankan SLI ini, per 10 hari musim tanam akan di adakan pertemuan/diskusi dari pemandu antara BMKG, Penyuluh Pertanian wilayah BP3K Lemah Abang dan para petani selama 4 bulan kedepan.
  
Sehingga harapannya dengan program SLI akan meningkat hasil panen di peroleh petani menjadi 9 ton/ Ha, seperti yang dihasilkan oleh balitbang padi Indramayu yang dikatakan Presidan Jokowi dalam Forum Inovasi Nasional, sehingga sesuai dengan nawacitanya, indonesia menjadi negara kedaulatan pangan dan kuat dalam ketahanan pangan Indonesia.

Sedangkan, Dedi Sucahyono,  Kepala Stasiun Klimatologi Darmaga Bogor menyebutkan 25 orang petani dari kelompok tani tunas harapan sebagai peserta SLI dan SLI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang cuaca/ iklim dan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani dalam memanfaatkan informasi iklim, selain itu memasyarakatkan SLI kepada gapoktan dan meminimalisasi potensi kehilangan hasil serta melakukan adaptasi iklim ekstrim seperti bencana kekeringan dan banjir.
 
Kegiatan SLI Tahap 3 yang berlangsung dari bulan April-Juli 2015, bekerjasama antara BMKG dengan BP3K Lemah Abang, juga dihadiri oleh Kepala Balitbang Jawa Barat,  Kepala BKP5K Cirebon, Camat, Kades, Kepala BP3K, Danramil, muspika, babinsa dan LKMD Lemah Abang, Kepala Balai BMKG Wilayah II Ciptutat, dan KUPT BMKG Jawa Barat.

::: Humas


  » Informasi lainnya...

PETANI LEUWIDINGDING DALAMI SEKOLAH LAPANG IKLIM [18/4/2015]
LEMAH ABANG - CIREBON, Pemanasan global telah menganggu sistem iklim global dan menyebabkan meningkatnya frekuensi dan intensitas kejadian iklim ekstrim. Tidak hanya suhu yang berubah, tetapi juga hujan, yang cenderung semakin basah dan semakin mengering. Dampak perubahan iklim dilahan usaha tani akan mengancam ketahanan pangan nasional.


RAKOR EVALUASI BENCANA ASAP [17/4/2015]
Pontianak, Kamis 16/4 Dalam rangka Evaluasi Bencana Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2014 dan Upaya Penanggulangannya Tahun 2015, Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengadakan Rapat Koordinasi Regional se-Provinsi Kalimantan.


PELEPASAN PELAYARAN KAPAL RISET OBSERVASI LAUT [16/4/2015]
Jakarta, Kamis (16/4) Gagasan Presiden terpilih Jokowi-JK periode 2014-2019 untuk menjadikan Indonesia sebagai negara poros maritim dunia nampaknya mendapat perhatian luas dan respons cepat dari masyarakat maupun Kementerian/Lembaga yang menangani bidang kemaritiman.


BMKG TEMPATKAN ALAT PENDETEKSI CUACA (AWS) DI KAB.SIJUNJUNG [16/4/2015]
Sijunjung, Sumatera Barat - BMKG yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Utama, Dr. Masturyono, M.Sc, pada hari Senin, tanggal 13 April 2015, menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bupati Kab. Sijunjung, H. Yuswir Arifin, tentang Pemanfaatan Lahan Untuk Layanan Informasi Cuaca dan Iklim di Kabupaten Sijunjung.


DIKLAT MENUNJANG KINERJA ORGANISASI [15/4/2015]
Citeko, Bogor - Organisasi yang besar kekuasaannya terletak pada kekuatan sumber daya manusianya. Calon PNS dan sejumlah pegawai BMKG yang siap untuk meningkatkan kemampuan sumber dayanya berupaya mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) prajabatan golongan II angkatan V dan diklat fungsional PMG ahli/terampil angkatan VI dan VII yang digelar di Pusdiklat BMKG, 13 April-26 April 2015.


BMKG TINGKATKAN KOMPETENSI PERSONEL LABORATORIUM KALIBRASI MELALUI WORKSHOP [14/4/2015]
Jakarta, Selasa (14/4) BMKG hari ini mengadakan Workshop Kegiatan Peningkatan Kompentensi Personel Laboratorium Kalibrasi BMKG. Workshop ini dimaksudkan untuk meningkatkan kompetensi personel lab BMKG di bidang sistim manajemen laboratorium, khususnya audit internal, sesuai dengan ISO IEC 17025 : 2008.


BMKG TERIMA DELEGASI TIMOR LESTE [10/4/2015]
JAKARTA, Plt. Sekretaris Utama Dr. Masturyono mewakili Kepala BMKG yang didampingi oleh Deputi Bidang Klimatologi dan Deputi Inskalrekjarkom beserta Pejabat Eselon II Teknis BMKG menerima Tiga Delegasi dari Kementerian PU Transportasi dan Komunikasi Timor Leste di Kantor Pusat BMKG, Kamis siang (9/4).


KOMISI VIII DPR BENTUK PANITIA KERJA PENANGANAN BENCANA [10/4/2015]
Jakarta, Kamis (9/4) Kejadian bencana selama tahun 2014 ternyata telah menunjukkan bahwa bencana alam masih menjadi ancaman yang nyata di negara Indonesia.


BMKG HADIRI PERTEMUAN ICAO APAC [2/4/2015]
Seoul, (16/3). Indonesia ikut serta pada pertemuan Regional OPMET Bulletin Exchange Working Group (ROBEX/WG) ke -14 dan Meteorological Hazard Task Force (MET-H/TF) ke -5 yang merupakan working group dan task force yang berada dibawah Sub Grup Meteorologi, ICAO (International Civil Aviation Organization) Asia Pasific.


BENCANA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN MENJADI PERHATIAN BERSAMA [31/3/2015]
Jakarta, Selasa(31/3) Para pakar iklim berkumpul pada acara seminar ilmiah bulanan yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG dalam rangka Peringatan Hari Meteorologi Dunia Ke 65 tahun.



Prakiraan Cuaca
20 April 2015
Medan
Hujan Ringan
25 - 33°C
Padang
Berawan
23 - 30°C
Palembang
Hujan Ringan
23 - 33°C
Bengkulu
Hujan Ringan
24 - 32°C
Pontianak
Hujan Ringan
24 - 34°C
Palangkaraya
Hujan Sedang
23 - 33°C
Manado
Hujan Ringan
23 - 32°C
Makassar
Hujan Ringan
26 - 31°C
Ternate
Hujan Ringan
25 - 31°C
Ambon
Hujan Ringan
24 - 32°C
Jayapura
Berawan
23 - 32°C
Sorong
Hujan Ringan
24 - 32°C
Kupang
Berawan
23 - 32°C
Denpasar
Berawan
24 - 33°C
Jakarta
Hujan Ringan
24 - 33°C
Bandung
Hujan Ringan
22 - 29°C
Semarang
Hujan Sedang
25 - 33°C
Surabaya
Hujan Ringan
24 - 33°C
Selengkapnya
Gempabumi Terkini
20 April 2015 - 01:40:25 WIB


Lokasi :
1.94 LU - 99.00 BT
Kedalaman : 10 Km

17 km BaratDaya TAPANULIUTARA-SUMUT
tidak berpotensi TSUNAMI
Selengkapnya