EKSPOSE TESTIMONI SLI 2014


SLI  (Sekolah Lapang Iklim) merupakan program BMKG untuk mengimplementasikan informasi iklim disektor pertanian sebagai respon Instruksi Presiden No. 5 Tahun 2011 tentang  Pengamanan Produksi Beras Nasional dalam menghadapi kondisi iklim ekstrim. Aktivitas SLI telah dilakukan di 25 Provinsi sejak tahun 2011-2014 untuk menyikapi langkah adaptasi perubahan iklim, dalam mendukung  Program Nasional terkait Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup.

Pusat Iklim Agroklimat dan Iklim Maritim BMKG menyelenggarakan Ekspose Testimoni Sekolah Lapang Iklim, Rabu (23/4), bertempat di Ruang Teluk Hotel Mercure Jakarta. Acara dihadiri oleh Kepala BMKG, Deputi Bidang Meteorologi, Deputi Bidang Klimatologi dan Deputi Inskalrekjarkom,  Perwakilan Instansi terkait terdiri dari Kementerian Pertanian, BAPPENAS, Riset Perkebunan Nasional, Dewan Gula Indonesia, Pugar, IPB, dan Pejabat Eselon II-IV dilingkungan BMKG.

Saat ini dampak perubahan iklim sangat dirasakan oleh masyarakat di dunia tanpa terkecuali, termasuk  Indonesia yang memiliki 2 musim yaitu Hujan dan Kemarau.  Pertanian merupakan salah satu sektor yang terkena dampak tidak ringan, yakni penurunan hasil pertanian bahkan sampai gagal panen para petani yang diakibatkan dari kekeringan dan banjir, ungkap Dr. Widada Sulistya DEA mengawali acara saat memberikan overview Pelaksanaan SLI.

lebih lanjut widada mengungkapkan untuk Menyikapi Perubahan Iklim, BMKG bekerjasama dengan Instansi terkait berkewajiban untuk memberikan Layanan Informasi IKlim dengan menyelenggarakan Sekolah Lapang Iklim, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani terhadap informasi iklim, meningkatkan ketrampilan petani dalam kegiatan budidaya tanaman dengan mempertimbangkan unsur cuaca dan iklim serta meningkatkan kemampuan petani dalam antisipasi menghadapi iklim ekstrim.

Sejauh ini BMKG telah melaksanakan SLI di 25 Provinsi di Indonesia, keberhasilan program SLI telah memberikan bukti berupa  Peningkatan Pemahaman Informasi Iklim bagi Para Penyuluh Lapangan dan khususnya petani,  sehingga hasil produksi panen padi setelah mengikuti SLI diperoleh  peningkatan yang cukup memuaskan .  Sebagai contoh SLI di Pontianak yang sebelumnya menghasilkan 5 Ton menjadi 7 Ton/ha , NTB dari  4 ton /Ha menjadi  7 - 8 ton/ha dan Bali dari Rata-rata hasil panen Kab. Jembrana 4-5 ton/Ha meningkat hingga mencapai 8,14 ton/ha di lahan SLI, imbuh widada.

Merupakan sebuah kebanggaan  bagi BMKG bahwa saat ini WMO (World Meteorological Organization) telah menjadikan SLI sebagai icon untuk berbagai negara dalam hal menyikapi dampak perubahan iklim yang terjadi, tandas Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya dalam sambutan pembukaan ekspose testimoni.
 
Pada kesempatan ini  perwakilan Petani dari Provinsi Bali, Kadek Ira Widiantara memberikan testimoninya dan ucapan terimakasih setelah mengikuti  Sekolah Lapang Iklim yang diadakan oleh BMKG, begitu banyak pengetahuan dan pembelajaran serta manfaat yang diperoleh dari SLI, salah satunya adalah pengamatan agroekosistem meliputi pengamatan dan pengukuran unsur cuaca, pertumbuhan tanaman serta hama penyakit tanaman.
 
Harapan kadek, Sekolah Lapang Iklim yang di selenggarakan BMKG terus di tingkatkan sehingga banyak petani akan dapat memahami iklim sehingga dapat beradaptasi terhadap iklim ekstrim, mengurangi dampak kerugian dan meningkatkan produksi pertanian serta meningkatkan kesejahteraan bagi petani. Hal senada juga diutarakan oleh Petugas Penyuluh Lapang dari Lombok Nasrun, SP dan BAT yuda Hermawanto. [rh]

::: Humas


  » Informasi lainnya...

EKSPOSE TESTIMONI SLI 2014 [24/4/2014]
SLI (Sekolah Lapang Iklim) merupakan program BMKG untuk mengimplementasikan informasi iklim disektor pertanian sebagai respon Instruksi Presiden No. 5 Tahun 2011 tentang Pengamanan Produksi Beras Nasional dalam menghadapi kondisi iklim ekstrim. Aktivitas SLI telah dilakukan di 25 Provinsi sejak tahun 2011-2014 untuk menyikapi langkah adaptasi perubahan iklim, dalam mendukung Program Nasional terkait Ketahanan Pangan dan Lingkungan Hidup.


SOSIALISASI MKG KEPADA MEDIA MASSA [22/4/2014]
Selasa, (22/4) bertempat di Hotel Redtop Jakarta diselenggarakan kegiatan Sosialisasi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MKG) kepada para pekerja media massa.


GEMPABUMI SOLOMON TANGGAL 19 APRIL 2014 KEKUATAN 7.5 TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI DI WILAYAH INDONESIA [19/4/2014]
Gempabumi Solomon berkekuatan 7.5 terjadi di Solomon tanggal 19 April 2014 pukul 20:28:04 WIB 06.74 LS 154.91 BT dengan kedalaman 60 km , untuk gempa ini BMKG tidak mendiseminasikan peringatan dini tsunami.


SEKOLAH LAPANG IKLIM TAHAP III PROVINSI BALI [15/4/2014]
Dampak perubahan iklim sangat dirasakan oleh masyarakat dunia tidak terkecuali Indonesia, Pertanian salah satu sektor yang menerima dampak tidak ringan. Ancaman penurunan hasil pertanian bahkan sampai gagal panen menjadi momok menakutkan. Salah satunya adalah Pertanian di Provinsi Bali yang dihadapkan pada masalah yang tidak sederhana, faktor cuaca dan iklim yang tidak menentu dapat mempengaruhi ikon Bali sebagai salah satu Sentra pangan nasional.


MEWS AWARD TAHUN 2014 [15/4/2014]
Senin 14 April 2014, di The Mirah Hotel Bogor, Deputi Bidang Meteorologi membuka acara Workshop Cuaca Ekstrim tahun 2014 yang dihadiri oleh Kepala Pusat Meteorologi Publik, Kepala Bidang Informasi Meteorologi publik dan Kepala Bidang Pengelolaan Citra Inderaja.


GEMPABUMI SOLOMON TANGGAL 13 APRIL 2014 KEKUATAN 7.5 TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI DI WILAYAH INDONESIA [13/4/2014]
Gempabumi Solomon berkekuatan 7.5 terjadi di Solomon tanggal 13 April 2014 pukul 19:36:19 WIB 11.43 LS 162.17 BT dengan kedalaman 58 km , untuk gempa ini BMKG tidak mendiseminasikan peringatan dini tsunami.


GEMPABUMI SOLOMON TANGGAL 13 APRIL 2014 KEKUATAN 7.7 TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI DI WILAYAH INDONESIA [13/4/2014]
Gempabumi Solomon berkekuatan 7.7 terjadi di Solomon tanggal 13 April 2014 pukul 03:14:36 WIB 11.25 LS 162.38 BT dengan kedalaman 10 km tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.


GEMPABUMI SOLOMON TANGGAL 11 APRIL 2014 KEKUATAN 7.0 TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI DI WILAYAH INDONESIA [11/4/2014]
Gempabumi Solomon berkekuatan 7.0 terjadi di Solomon tanggal 11 April 2014 pukul 14:07:22 WIB 6.57 LS 155.06 BT dengan kedalaman 43 km tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia.


JURNALIS WARGA TENTANG CLIMATE CHANGE ADAPTATION [11/4/2014]
Kamis (10/4), bertempat di Aula Hotel Remaja Masamba, diadakan kegiatan Orientasi Jurnalisme Warga mengenai Climate Change Adaptation (CCA). Kegiatan ini difasilitasi CARE International Indonesia bekerja sama dengan BMKG Stasiun Meteorologi Andi Jemma Masamba, Palopo Pos, Adira Radio Masamba didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara dan diikuti oleh 30 orang Petugas Penyuluh Lapang (PPL) di Kabupaten Luwu Utara.


KUNJUNGAN KERJA PERWAKILAN DIREKTORAT BINA PENATAGUNAAN KEMENTERIAN PU [10/4/2014]
Kamis (10/4), Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya M. Eng dan Deputi Bidang Klimatologi Dr. Widada Sulistya, DEA menerima Kunjungan Kerja 19 orang Perwakilan dari Direktorat Bina Penatagunaan Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU bertempat di Kantor Pusat BMKG Lantai I Gedung A.



Prakiraan Cuaca Indonesia

24 April 2014

Medan

Hujan Ringan
23 - 34 °C

Samarinda

Hujan Ringan
25 - 33 °C

Manado

Hujan Ringan
23 - 32 °C

Jayapura

Hujan Sedang
23 - 32 °C

Denpasar

Hujan Ringan
24 - 33 °C

Jakarta

Hujan Sedang
24 - 33 °C
Selengkapnya

Prakiraan Cuaca Indonesia

24 April 2014

Padang

Berawan
22 - 31 °C

Pontianak

Hujan Ringan
23 - 33 °C

Makassar

Berawan
26 - 34 °C

Ambon

Hujan Ringan
24 - 31 °C

Yogyakarta

Hujan Ringan
23 - 33 °C

Surabaya

Hujan Ringan
25 - 34 °C
Selengkapnya

Gempabumi Terkini Mag ≥ 5.0 SR

21-Apr-14 19:34:18 WIB


Lokasi : 4.10 LU-92.28 BT
Kedalaman : 10 Km
385 km BaratDaya KOTA-SABANG-NAD
tidak berpotensi TSUNAMI
Selengkapnya


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika 2010 - 2012 | Hak cipta dilindungi undang-undang
Kantor Pusat : Jl. Angkasa 1 No.2, Kemayoran, Jakarta Pusat - Indonesia , Telp. +62-21-4246321