DIKLAT TEKNIS ANALISIS SEISMOGRAM DAN DIKLAT TEKNIS TSUNAMI TAHUN 2013


Sistem peringatan dini Tsunami yang didukung oleh berbagai instrumen berupa jaringan komunikasi, peralatan dan power system, meliputi system pemantauan, pengolahan dan analisa tentunya saling terintegrasi dengan baik, tak lepas peran pegawai BMKG dalam rantai proses Ina TEWS, dalam hal ini diperlukan SDM yang mempunyai kompetensi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Senin (18/2) Pusdiklat BMKG menyelenggarakan Diklat Teknis Analisis Seismogram dan Diklat Teknis Tsunami di Hotel Ria Diani Bogor, yang dihadiri oleh Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Dr. Ir. Sri Woro B.Harijono, M.Sc, Deputi Bidang Geofisika Dr. PJ Prih Harjadi, pejabat Eselon II-IV dilingkungan BMKG serta diikuti 60 peserta pegawai dari BBMKG Wilayah I-V, Stasiun Geofisika, Stasiun Meteorologi, Pusat Meteorologi Publik, Puslitbang, Pusat Gempabumi dan Tsunami serta Akademi Meteorologi Geofisika.

Kapusdiklat BMKG Dr. Hendar Gunawan M.Sc dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan daripada diklat adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, ketrampilan, dan sikap pegawai dalam mendukung operasional Ina TEWS; meningkatkan kualitas pemahaman dibidang gempabumi dan tsunami; dan menciptakan kesamaan visi dan persepsi pegawai BMKG khususnya bertanggung jawab terhadap operasional Ina TEWS dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, yang diharapkan terwujudnya Pegawai BMKG yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan operasional Ina TEWS.

proaktif memberi masukan perbaikan atas mekanisme prosedur pelaporan terjadinya kerusakan, kelalaian dan kegagalan system sesuai dengan tanggungjawabnya, Selain itu Sri Woro menambahkan bahwa pelatihan ini bekerjasama antara BMKG dengan PROTECTS GFZ Jerman dengan tujuan alih pengetahuan dari para ahli seismologi Jerman kepada para karyawan/karyawati BMKG yang terlibat dalam opeasional dan pemeliharaan atas stasiun seismik Ina TEWS yang ada di Indonesia.
::: Humas


  » Informasi lainnya...

DIKLAT TEKNIS ANALISIS SEISMOGRAM DAN DIKLAT TEKNIS TSUNAMI TAHUN 2013 [19/2/2013]
Sistem peringatan dini Tsunami yang didukung oleh berbagai instrumen berupa jaringan komunikasi, peralatan dan power system, meliputi system pemantauan, pengolahan dan analisa tentunya saling terintegrasi dengan baik, tak lepas peran pegawai BMKG dalam rantai proses Ina TEWS, dalam hal ini diperlukan SDM yang mempunyai kompetensi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Senin (18/2) Pusdiklat BMKG menyelenggarakan Diklat Teknis Analisis Seismogram dan Diklat Teknis Tsunami di Hotel Ria Diani Bogor, yang dihadiri oleh Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Dr. Ir. Sri Woro B.Harijono, M.Sc, Deputi Bidang Geofisika Dr. PJ Prih Harjadi, pejabat Eselon II-IV dilingkungan BMKG serta diikuti 60 peserta pegawai dari BBMKG Wilayah I-V, Stasiun Geofisika, Stasiun Meteorologi, Pusat Meteorologi Publik, Puslitbang, Pusat Gempabumi dan Tsunami serta Akademi Meteorologi Geofisika.


PELANTIKAN PEJABAT STRUKTURAL ESELON II III DAN IV DI LINGKUNGAN BADAN METEORLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA [9/10/2012]
Selasa (9/10), bertempat di Auditorium BMKG di selenggarakan Pelantikan Pejabat Struktural Eselon II, III, dan IV.



 

Bookmark and Share
web comments powered by Disqus
Prakiraan Cuaca Indonesia
22 Mei 2013

Medan

Hujan Ringan
24 - 33 °C

Samarinda

Hujan Ringan
24 - 32 °C

Manado

Hujan Sedang
23 - 33 °C

Jayapura

Hujan Ringan
23 - 32 °C

Denpasar

Hujan Ringan
25 - 32 °C

Jakarta

Hujan Ringan
24 - 33 °C
Selengkapnya
Prakiraan Cuaca Indonesia
22 Mei 2013

Padang

Cerah Berawan
21 - 32 °C

Pontianak

Hujan Sedang
24 - 33 °C

Makassar

Berawan
23 - 31 °C

Ambon

Hujan Ringan
25 - 31 °C

Yogyakarta

Hujan Ringan
23 - 32 °C

Surabaya

Hujan Ringan
25 - 33 °C
Selengkapnya
Gempabumi Terkini Mag ≥ 5.0 SR
21-Mei-13 11:54:32 WIB


Lokasi : 0.31 LU-127.02 BT
Kedalaman : 83 Km
60 km BaratDaya TIDORE-MALUT
tidak berpotensi TSUNAMI
Selengkapnya
Gempabumi Dirasakan
Terjadi Kesalahan data
Selengkapnya
Majalah infoBMKG
Hujan Bukan Faktor Utama Banjir

Edisi : 01/2013 Jakarta harus menangis karena dilanda banjir. Beberapa sungai meluap dan banyak rumah warga yang terendam banjir. Curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi pada Januari hingga pertengahan Maret bukanlah merupakan faktor utama penyebab banjir, Terdapat beberapa faktor lain yang jadi penyebab banjir.

Selengkapnya