Lain Lain » Artikel

WASPADAI ANCAMAN BANJIR LAHAR MERAPI DI PUNCAK MUSIM HUJAN


BANJIR lahar yang terjadi di sejumlah sungai yang berhulu di puncak Merapi pada hari Senin (3/1) merupakan yang terbesar pascaerupsi Merapi 2010. Namun demikian, menurut laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, hingga saat ini diperkirakan baru 10 persen dari sekitar 130 juta meter kubik material vulkanik Merapi yang terangkut oleh banjir lahar. Untuk itu, kepada seluruh warga yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai yang berhulu di Merapi dihimbau untuk selalu waspada, karena peluang terjadinya banjir lahar yang lebih besar dapat terjadi mengingat tingginya intensitas curah hujan selama puncak musim hujan pada bulan Januari-Pebruari 2011.

Klik disini untuk info selengkapnya.. 
::: @xf


  » Informasi lainnya...

Mewaspadai Musim Kemarau Di Luwu Raya [19/8/2014]
Puncak musim hujan di Luwu Raya yang terjadi antara bulan April sampai bulan Juli telah berakhir. Dimana curah hujan rata rata 400-500 mm/bulan dengan jumlah hari hujan 90 %. telah mendatangkan banyak keuntungan diberbagai sektor pertanian, perkebunan maupun perikanan. Disektor lain ada beberapa kerugian yang mungkin timbul misalnya banjir bandang, tanah longsor dan akibat lainnya.


BMKG Online Group Discussion Ke 2 [17/7/2014]
Kesuksesan penyelenggaraan Online Group Discussion (OGD) yang pertama Jumat, 16 Mei 2014 yang lalu, mendorong Pusat Pendidikan menyelenggarakan Online Group Discussion ke-2 (OGD#2). Sedikit berbeda dengan kegiatan sebelumnya yang mengambil tema di bidang meteorologi - klimatologi, maka OGD#2 memilih tema tentang seismologi, untuk mengakomodir permintaan dari rekan-rekan geofisika kepada Pusdiklat BMKG, yang disampaikan dalam berbagai kesempatan.


Suhu Jakarta Turun Ekstrim hingga 9 derajat Celcius dalam sehari [16/7/2014]
Pada tanggal 13 Juli 2014 Jakarta mengalami penurunan suhu drastis hingga mencapai suhu 23,6°C dari sekitar 31,2°C. Fenomena ini langka terjadi, terutama di wilayah DKI Jakarta. Oleh karenanya, Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG kemudian melakukan analisa pada 6 stasiun di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah (Cengkareng, Kemayoran, Tj. Priok, Curug, Cilacap, Citeko dan Dramaga) dan memperoleh hasil seperti pada Grafik 1.


Dukungan Informasi Cuaca untuk Pariwisata [14/7/2014]
Geliat perekonomian nasional terus didorong oleh pemerintah di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor pariwisata. Berdasarkan data yang dihimpun BPS dan Pusdatin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, disebutkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara selama 5 bulan pertama tahun 2014 (Januari-Mei) mencapai 3,7 juta orang atau tumbuh sebesar 9,96% dibanding periode yang sama pada tahun 2013 (Kompas 2 Juli 2014). Pertumbuhan tersebut dapat ditingkatkan lagi dengan mempromosikan daerah-daerah tujuan wisata baru yang selama ini belum dikenal atau sudah dikenal, tapi kemudahan akses transportasi ke daerah tersebut belum memadai. Akses transportasi ke daerah tujuan wisata baru tersebut dapat ditingkatkan lagi dengan membuka rute penerbangan baru dan meningkatan frekuensi penerbangannya. Saat ini sudah banyak dibuka penerbangan ke kota-kota kecil tujuan wisata, namun belum dilayani penerbangan regular, seperti ke Banyuwangi, Labuhan Bajo, Raja Ampat, Wakatobi (Sultra), Silangit (Sumut), dan Kalimarau-Berau (Kaltim).


Peran Pendidikan dan Pelatihan Dalam Membentuk Agen Perubahan Di BMKG [8/7/2014]
Perubahan adalah suatu proses yang sistimatis dengan menerapkan pengetahuan, sarana dan sumber daya yang diperlukan suatu organisasi dari kondisi saat ini (lama) menjadi kondisi yang diinginkan (baru) menuju kearah kinerja yang lebih baik. Perubahan bukanlah satu proses yang sederhana, melainkan sangat komplek karena menyangkut struktur, proses, orang, pola pikir dan budaya kerja. Perubahan dalam reformasi birokrasi mengharuskan adanya transparansi, komunikasi dan keterlibatan semua pihak dalam proses perubahan reformasi birokrasi. Perubahan tidak harus selalu berarti mengganti sama sekali kondisi lama, akan tetapi juga dapat berbentuk terobosan baru, peningkatan pola lama, memberikan nilai tambah yang lebih ekonomis, efisien atau melakukan modifikasi dengan hasil yang lebih menguntungkan. Salah satu contoh yang representatif adalah adanya perubahan di Website BMKG, yaitu perubahan dari versi lama yang terkesan statis, monoton, kurang variatif dengan materi terbatas, menjadi tampilan seperti yang saat ini , yang terlihat lebih dinamis, variatif dan terus diperbaharui.


Menyikapi Tantangan Perubahan dalam Organisasi [7/7/2014]
Secara tidak sadar kita selalu menerima perubahan. Berjalannya waktu selalu memberi perubahan pada kita, antara lain: umur kita berubah, rambut berubah, keluarga berubah dan lingkungan kita juga berubah. Itu semua berjalan secara alamiah dan kita terima sebagai keniscayaan. Suasana kampanye pilpres tentu saja juga memberikan harapan akan ada perubahan di negara kita. Pada lingkup yang lebih kecil seperti BMKG, sepertinya juga sedang terjadi perubahan. Jajaran pimpinan BMKG yang lahir pada awal-sampai pertengahan tahun 50an akan habis (pensiun) pada akhir tahun 2014 dan digantikan oleh generasi berikutnya. Pergantian pimpinan BMKG di berbagai level kali ini menjadi tonggak perubahan penting karena hampir berbarengan dengan dimulainya pelaksanaan RPJMN 2015-2019 dan RENSTRA BMKG 2015-2019 serta terpilihnya presiden baru tahun ini. Kondisi tersebut ditengarai akan mempunyai konsekuensi adanya perubahan yang signifikan, sebagai bagian dari dinamika organisasi. Ditambah lagi dengan adanya perubahan sistem baik secara internal maupun eksternal yang akan memberi kontribusi besar terhadap perubahan tata kelola organisasi.


INFORMASI PEMODELAN TSUNAMI BMKG UNTUK NEGARA NEGARA SAMUDERA HINDIA [3/7/2014]
Akibat pengaruh tektonik aktif, Indonesia menjadi wilayah berpotensi tsunami di Samudera Hindia. Belajar dari kasus Tsunami Aceh, 26 Desember 2004 maka negara-negara sekitar samudera ini terus berbenah menghadapai bencana tsunami lokal dan far-field.


MENGELOLA ALAM DENGAN KEARIFAN LOKAL [2/7/2014]
Kita harus meninggalkan mata air buat anak cucu kita, jangan tinggalkan air mata. Demikian sepenggal kata bijak yang disampaikan seorang kepala kampung dalam satu acara televisi lokal Papua beberapa bulan yang lalu.


DIKLAT sebagai Motor Penggerak, Investasi dalam Meningkatkan Kinerja BMKG [26/6/2014]
Berdasarkan pp 101 tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil, disebutkan dalam Bab I, pasal 1 bahwa Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disebut DIKLAT adalah proses penyelenggaraan belajar mengajar dalam rangka meningkatkan kemampuan Pegawai Negeri Sipil.


Sejarah Dampak El Nino di Indonesia [13/6/2014]
El Nino adalah suatu gejala penyimpangan kondisi laut yang ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan laut (sea surface temperature-SST) di samudra Pasifik sekitar equator (equatorial pacific) khususnya di bagian tengah dan timur (sekitar pantai Peru). Karena lautan dan atmosfer adalah dua sistem yang saling terhubung, maka penyimpangan kondisi laut ini menyebabkan terjadinya penyimpangan pada kondisi atmosfer yang pada akhirnya berakibat pada terjadinya penyimpangan iklim.



Prakiraan Cuaca
28 August 2014
Medan
Hujan Sedang
23 - 32°C
Padang
Berawan
21 - 31°C
Palembang
Berawan
24 - 33°C
Bengkulu
Berawan
23 - 32°C
Pontianak
Hujan Sedang
24 - 32°C
Palangkaraya
Berawan
24 - 34°C
Manado
Hujan Ringan
23 - 32°C
Makassar
Berawan
20 - 34°C
Ternate
Hujan Ringan
25 - 31°C
Ambon
Hujan Ringan
23 - 28°C
Jayapura
Hujan Sedang
23 - 32°C
Sorong
Hujan Ringan
24 - 30°C
Kupang
Cerah
18 - 31°C
Denpasar
Berawan
23 - 31°C
Jakarta
Hujan Ringan
24 - 33°C
Bandung
Hujan Ringan
22 - 32°C
Semarang
Cerah Berawan
23 - 33°C
Surabaya
Cerah Berawan
24 - 34°C
Selengkapnya
Gempabumi Terkini
24 Agustus 2014 - 11:29:29 WIB


Lokasi :
7.02 LS - 129.74 BT
Kedalaman : 145 Km

192 km BaratLaut MALUKUTENGGARABRT
tidak berpotensi TSUNAMI
Selengkapnya