BMKG ONLINE GROUP DISCUSSION KE 2


Oleh :Rr. Yuliana Purwanti, S.Si
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Pusat Pendidikan dan Latihan BMKG

Kesuksesan penyelenggaraan Online Group Discussion (OGD) yang pertama Jumat, 16 Mei 2014 yang lalu, mendorong Pusat Pendidikan menyelenggarakan Online Group Discussion ke-2 (OGD#2). Sedikit berbeda dengan kegiatan sebelumnya yang mengambil tema di bidang meteorologi - klimatologi, maka OGD#2 memilih tema tentang seismologi, untuk mengakomodir permintaan dari rekan-rekan geofisika kepada Pusdiklat BMKG, yang disampaikan dalam berbagai kesempatan. Kegiatan yang menerapkan metode pembelajaran dengan memanfaatkan aplikasi pembelajaran jarak jauh BMKG, kali ini dipandu oleh Ariska Rudyanto., SSi., Dipl. Tsu., MSc, yang bertindak sebagai moderator. Sebagai presenter dalam acara ini adalah :

  1. Dr. Hendar Gunawan., MSc membawakan presentasi tentang Penilaian Hazard secara Cepat menggunakan Pendekatan Hubungan Empiris Atenuasi Peak Ground Acceleration (PGA) di Wilayah Jawa Barat
  2. Rakhindro Pandhu Mahesworo., MT menyampaikan presentasi tentang Pengenalan Mikrozonasi Gempabumi
Gambar 1. DR Hendar Gunawan MSc
menyampaikan materi pertama tentang
penilaian hazard secara cepat
Gambar 2. Rakhindro Pandhu Mahesworo., MT
menjawab pertanyaan audiens tentang
mikrozonasi gempabumi dipandu Ariska
Rudyanto., SSi., Dipl. Tsu., MSc dalam sesi diskusi

OGD#2 ini merupakan diskusi online bidang geofisika yang pertamakalinya diselenggarakan di BMKG. Antusiasme peserta sangat tinggi, kemungkinan karena diskusi online di bidang operasional geofisika semacam ini dapat dikatakan masih jarang diadakan, khususnya di wilayah Asia Tenggara dan Pasifik. OGD#2 diikuti secara kolektif oleh sekitar 137 orang peserta dengan menggunakan 15 koneksi/user online di Kantor Pusat, Balai Wilayah I � V dan STMKG. Seperti halnya dalam OGD#1, jumlah peserta terbesar berasal dari STMKG yaitu sekitar 60 orang taruna, pengajar dan staf STMKG.

Suasana OGD di Bawil 1 Medan Suasana OGD di Bawil 2 Ciputat
Suasana OGD di Bawil 3 Denpasar Suasana OGD Di Stasiun Kendari
Suasana OGD di Stasiun Geofisika Manado Suasana OGD di STMKG
Suasana OGD di Puslitbang BMKG Suasana OGD di Pusdiklat BMKG

Antusiasme peserta terutama terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, dalam sesi tanya jawab yang berlangsung selama 30 menit. Pertanyaan yang belum terjawab akan dijawab oleh presenter dalam aktivitas diskusi pasca acara yang berlangsung secara asynchronous melalui aplikasi Learning Management System (LMS) BMKG yang beralamat di elearning.bmkg.go.id.

Di aplikasi ini juga akan diunggah materi ataupun referensi terkait dengan materi yang disampaikan oleh para presenter. Rekaman dari sesi synchronous juga akan dengan mudah didapatkan dalam aplikasi ini. Diharapkan, dengan banyaknya kemungkinan untuk tetap berkomunikasi, aktivitas pembelajaran tidak berhenti hanya pada saat diskusi online, namun juga dapat terus dilanjutkan melalui aplikasi LMS BMKG ini. Seluruh komunikasi juga akan terdokumentasi dengan rapi dan mudah diakses kembali.

Kepada personil BMKG yang belum sempat mengikuti secara sinkronus (real time), masih dapat mengikuti secara non real time dengan mendaftarkan diri melalui email pribadi ke pusdiklat@bmkg.go.id; dengan subjek email:pendaftaran akun LMS dan mencantumkan nama dan unit kerja peserta dalam isi email tersebut.

Selanjutnya, bagi personil BMKG yang telah memiliki akun di LMS BMKG, dibuka juga kemungkinan bagi yang berminat untuk menjadi presenter. Calon presenter dapat menghubungi Tim Materi melalui forum di LMS tersebut. Materi akan diseleksi sesuai dengan topik sesi tiap bulannya dan calon presenter akan dihubungi untuk berkoordinasi lebih lanjut. Para presenter akan mendapatkan sertifikat atas kontribusinya.

Sebagaimana kegiatan pembelajaran online sebelumnya, peserta OGD dapat memperoleh sertifikat keikutsertaan dengan mengirimkan laporan dengan format yang telah disediakan di kelas OGD#2 di LMS BMKG, kemudian mengunggah laporan yang telah dilengkapi dalam aplikasi yang sama. Resume paling lambat diunggah pada hari Senin, 4 Agustus 2014. Setelah laporan diverifikasi dari sisi orisinilitasnya dan peserta dinyatakan layak mendapat sertifikat, maka sertifikat akan dikirimkan langsung kepada peserta melalui alamat email yang bersangkutan.

Untuk keterangan lengkap dalam mengikuti Online Group Discussion dapat dengan mengunjungi LMS BMKG di alamat :elearning.bmkg.go.id.

Sampai bertemu di Online Group Discussion berikutnya, 26 Agustus 2014 dengan tema yang menarik lainnya.


@Tim E-Learning BMKG

Sumber foto :Para PIC dari Bawil MKG, Kantor Pusat BMKG, STMKG, Stasiun Geofisika Manado dan Kendari

::: wbi


  » Informasi lainnya...

BMKG Online Group Discussion Ke 2 [17/7/2014]
Kesuksesan penyelenggaraan Online Group Discussion (OGD) yang pertama Jumat, 16 Mei 2014 yang lalu, mendorong Pusat Pendidikan menyelenggarakan Online Group Discussion ke-2 (OGD#2). Sedikit berbeda dengan kegiatan sebelumnya yang mengambil tema di bidang meteorologi - klimatologi, maka OGD#2 memilih tema tentang seismologi, untuk mengakomodir permintaan dari rekan-rekan geofisika kepada Pusdiklat BMKG, yang disampaikan dalam berbagai kesempatan.


Suhu Jakarta Turun Ekstrim hingga 9 derajat Celcius dalam sehari [16/7/2014]
Pada tanggal 13 Juli 2014 Jakarta mengalami penurunan suhu drastis hingga mencapai suhu 23,6°C dari sekitar 31,2°C. Fenomena ini langka terjadi, terutama di wilayah DKI Jakarta. Oleh karenanya, Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG kemudian melakukan analisa pada 6 stasiun di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah (Cengkareng, Kemayoran, Tj. Priok, Curug, Cilacap, Citeko dan Dramaga) dan memperoleh hasil seperti pada Grafik 1.


Dukungan Informasi Cuaca untuk Pariwisata [14/7/2014]
Geliat perekonomian nasional terus didorong oleh pemerintah di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor pariwisata. Berdasarkan data yang dihimpun BPS dan Pusdatin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, disebutkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara selama 5 bulan pertama tahun 2014 (Januari-Mei) mencapai 3,7 juta orang atau tumbuh sebesar 9,96% dibanding periode yang sama pada tahun 2013 (Kompas 2 Juli 2014). Pertumbuhan tersebut dapat ditingkatkan lagi dengan mempromosikan daerah-daerah tujuan wisata baru yang selama ini belum dikenal atau sudah dikenal, tapi kemudahan akses transportasi ke daerah tersebut belum memadai. Akses transportasi ke daerah tujuan wisata baru tersebut dapat ditingkatkan lagi dengan membuka rute penerbangan baru dan meningkatan frekuensi penerbangannya. Saat ini sudah banyak dibuka penerbangan ke kota-kota kecil tujuan wisata, namun belum dilayani penerbangan regular, seperti ke Banyuwangi, Labuhan Bajo, Raja Ampat, Wakatobi (Sultra), Silangit (Sumut), dan Kalimarau-Berau (Kaltim).


Peran Pendidikan dan Pelatihan Dalam Membentuk Agen Perubahan Di BMKG [8/7/2014]
Perubahan adalah suatu proses yang sistimatis dengan menerapkan pengetahuan, sarana dan sumber daya yang diperlukan suatu organisasi dari kondisi saat ini (lama) menjadi kondisi yang diinginkan (baru) menuju kearah kinerja yang lebih baik. Perubahan bukanlah satu proses yang sederhana, melainkan sangat komplek karena menyangkut struktur, proses, orang, pola pikir dan budaya kerja. Perubahan dalam reformasi birokrasi mengharuskan adanya transparansi, komunikasi dan keterlibatan semua pihak dalam proses perubahan reformasi birokrasi. Perubahan tidak harus selalu berarti mengganti sama sekali kondisi lama, akan tetapi juga dapat berbentuk terobosan baru, peningkatan pola lama, memberikan nilai tambah yang lebih ekonomis, efisien atau melakukan modifikasi dengan hasil yang lebih menguntungkan. Salah satu contoh yang representatif adalah adanya perubahan di Website BMKG, yaitu perubahan dari versi lama yang terkesan statis, monoton, kurang variatif dengan materi terbatas, menjadi tampilan seperti yang saat ini , yang terlihat lebih dinamis, variatif dan terus diperbaharui.


Menyikapi Tantangan Perubahan dalam Organisasi [7/7/2014]
Secara tidak sadar kita selalu menerima perubahan. Berjalannya waktu selalu memberi perubahan pada kita, antara lain: umur kita berubah, rambut berubah, keluarga berubah dan lingkungan kita juga berubah. Itu semua berjalan secara alamiah dan kita terima sebagai keniscayaan. Suasana kampanye pilpres tentu saja juga memberikan harapan akan ada perubahan di negara kita. Pada lingkup yang lebih kecil seperti BMKG, sepertinya juga sedang terjadi perubahan. Jajaran pimpinan BMKG yang lahir pada awal-sampai pertengahan tahun 50an akan habis (pensiun) pada akhir tahun 2014 dan digantikan oleh generasi berikutnya. Pergantian pimpinan BMKG di berbagai level kali ini menjadi tonggak perubahan penting karena hampir berbarengan dengan dimulainya pelaksanaan RPJMN 2015-2019 dan RENSTRA BMKG 2015-2019 serta terpilihnya presiden baru tahun ini. Kondisi tersebut ditengarai akan mempunyai konsekuensi adanya perubahan yang signifikan, sebagai bagian dari dinamika organisasi. Ditambah lagi dengan adanya perubahan sistem baik secara internal maupun eksternal yang akan memberi kontribusi besar terhadap perubahan tata kelola organisasi.


INFORMASI PEMODELAN TSUNAMI BMKG UNTUK NEGARA NEGARA SAMUDERA HINDIA [3/7/2014]
Akibat pengaruh tektonik aktif, Indonesia menjadi wilayah berpotensi tsunami di Samudera Hindia. Belajar dari kasus Tsunami Aceh, 26 Desember 2004 maka negara-negara sekitar samudera ini terus berbenah menghadapai bencana tsunami lokal dan far-field.


MENGELOLA ALAM DENGAN KEARIFAN LOKAL [2/7/2014]
Kita harus meninggalkan mata air buat anak cucu kita, jangan tinggalkan air mata. Demikian sepenggal kata bijak yang disampaikan seorang kepala kampung dalam satu acara televisi lokal Papua beberapa bulan yang lalu.


DIKLAT sebagai Motor Penggerak, Investasi dalam Meningkatkan Kinerja BMKG [26/6/2014]
Berdasarkan pp 101 tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil, disebutkan dalam Bab I, pasal 1 bahwa Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disebut DIKLAT adalah proses penyelenggaraan belajar mengajar dalam rangka meningkatkan kemampuan Pegawai Negeri Sipil.


Sejarah Dampak El Nino di Indonesia [13/6/2014]
El Nino adalah suatu gejala penyimpangan kondisi laut yang ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan laut (sea surface temperature-SST) di samudra Pasifik sekitar equator (equatorial pacific) khususnya di bagian tengah dan timur (sekitar pantai Peru). Karena lautan dan atmosfer adalah dua sistem yang saling terhubung, maka penyimpangan kondisi laut ini menyebabkan terjadinya penyimpangan pada kondisi atmosfer yang pada akhirnya berakibat pada terjadinya penyimpangan iklim.


Pemahaman Pola Baru Diklat Kepemimpinan Tingkat III. IV (Pemimpin Perubahan) [30/5/2014]
Sekilas untuk di pahami Diklat Kepemimpinan Pola Baru Tahun 2014. Bagi para pejabat Struktular dilingkungan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang sudah menduduki jabatan tetapi belum pernah mengikuti diklat yang sesuai dengan kompetensi jabatan yang diampu. yang diatur dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara. Untuk Diklat Kepemimpinan Tingkat I diatur dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 10 Tahun 2013, adapun kompetensi yang ingin dibangun pada Diklatpim Tingkat I adalah kompetensi Kepemimpinan Visioner yaitu kemampuan berkolaborasi dengan stakeholder strategis untuk menangani isu nasional strategis, dan memimpin peningkatan kinerja instansinya melalui penetapan visi atau arah kebijakan yang tepat. Untuk Diklat Kepemimpinan Tingkat II diatur dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 11 Tahun 2013, kompetensi yang ingin dibangun adalah membentuk sosok pemimpin birokrasi yang memiliki kemampuan yang tinggi dalam merumuskan dan mengimplementasikan Kebijakan Strategis. Untuk Diklat Kepemimpinan Tingkat III diatur dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 12 Tahun 2013, kompetensi yang ingin dibangun adalah membentuk sosok Pemimpin Taktil yang memiliki kemampuan yang tinggi dalam menjabarkan visi dan misi instansi ke dalam program instansi serta memimpin pelaksanaanya. Untuk Diklat Kepemimpinan Tingkat IV diatur dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 13 Tahun 2013, kompetensi yang ingin dibangun adalah membentuk sosok Pemimpin Operasional yang memiliki kemampuan yang tinggi dalam menyusun perencanaan kegiatan instansi sesuai dengan tanggungjawabanya.



Prakiraan Cuaca
29 July 2014
Medan
Berawan
23 - 35°C
Padang
Cerah Berawan
23 - 31°C
Palembang
Hujan Ringan
24 - 33°C
Bengkulu
Hujan Ringan
23 - 32°C
Pontianak
Berawan
24 - 34°C
Palangkaraya
Berawan
23 - 34°C
Manado
Cerah Berawan
24 - 33°C
Makassar
Berawan
24 - 33°C
Ternate
Cerah Berawan
26 - 32°C
Ambon
Hujan Ringan
23 - 29°C
Jayapura
Berawan
23 - 32°C
Sorong
Berawan
24 - 31°C
Kupang
Cerah Berawan
22 - 32°C
Denpasar
Hujan Ringan
22 - 32°C
Jakarta
Hujan Ringan
23 - 32°C
Bandung
Hujan Ringan
21 - 28°C
Semarang
Berawan
26 - 31°C
Surabaya
Berawan
24 - 34°C
Selengkapnya
Gempabumi Terkini
27 Juli 2014 - 17:15:29 WIB


Lokasi :
2.69 LS - 136.51 BT
Kedalaman : 10 Km

50 km Tenggara WAROPEN-PAPUA
tidak berpotensi TSUNAMI
Selengkapnya