![]() |
|
||
|
|
|
Beranda » Klimatologi » informasiSPM
Pemantauan Suspended Particulated Matter (SPM) di Indonesia dilakukan di 44 stasiun seperti terlihat pada tabel stasiun pemantau SPM dibawah ini
Pemantauan SPM dilakukan dengan metode sampling menggunakan, High Volume Sampler (HVS), sedangkan untuk analisis laboratorium menggunakan Neraca Analitik (Analytical Balance).
Hasil analisa laboratorium pada bulan Agustus 2011 di SIMPANG TIGA - PEKANBARU, KENTEN - PALEMBANG, ANCOL - JAKARTA, BANDENGAN - JAKARTA, GLODOK - JAKARTA, KEMAYORAN - JAKARTA, MONAS - JAKARTA, TANGERANG - TANGERANG, BANDUNG - JAWA BARAT, SEMARANG - JAWA TENGAH, TEMINDUNG - SAMARINDA, PANAKUKANG - UJUNGPANDANG menunjukkan bahwa kadar partikulat distasiun tersebut berada di atas nilai baku mutu (230 ug/m3) seperti terlihat pada grafik di bawah ini:
Untuk memperjelas grafik, klik pada gambar
Hasil analisa laboratorium pada bulan September 2011 di SAMPALI - MEDAN, KENTEN - PALEMBANG, ANCOL - JAKARTA, GLODOK - JAKARTA, CILEDUG - JAKARTA, SEMARANG - JAWA TENGAH, YOGYAKARTA - JAWA TENGAH, PANAKUKANG - UJUNGPANDANG menunjukkan bahwa kadar partikulat distasiun tersebut berada di atas nilai baku mutu (230 ug/m3) seperti terlihat pada grafik di bawah ini:
Untuk memperjelas grafik, klik pada gambar
Pemutakhiran berdasarkan data yang masuk sampai dengan tanggal 31 Oktober 2011.
Kontak kami :
Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jl. Angkasa I No.2 Kemayoran Jakarta 10720 Telp. +6221-4246321 ext: 8302 Email : -
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika © 2010 - 2012 | Hak cipta dilindungi undang-undang Kantor Pusat : Jl. Angkasa 1 No.2, Kemayoran, Jakarta Pusat - Indonesia , Telp. 021-4246321 |