![]() |
|
||
|
|
|
Beranda » Klimatologi » Informasi Kimia Air Hujan
Tingkat Keasaman (pH) Air Hujan di Indonesia Oktober dan Nopember 2011
Pemantauan tingkat keasaman air hujan (pH) di Indonesia dilakukan di 34 (tiga puluh empat) stasiun. Pengambilan sampel menggunakan metode Wet Deposition dan Wet & Dry Deposition dengan alat Automatic Rain Water Sampler (ARWS). Analisis sampel air hujan dilakukan di laboratorium kualitas udara BMKG dengan menggunakan alat ion chromatograph.
Pada bulan Oktober 2011, jumlah sampel air hujan yang diterima di Laboratorium Kualitas Udara berasal dari 21 (dua puluh satu) stasiun pengamatan hujan di Indonesia.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat keasaman (pH) air hujan di 13 (tiga belas) kota : ANGKASA PURA - JAYAPURA, BANDUNG - JAWA BARAT, BAWIL - 1 - MEDAN, BRANTI - LAMPUNG, CITEKO - CISARUA, DARMAGA - BOGOR, KARANG PLOSO - MALANG, KAYUWATU - MANADO, KOTOTABANG - PADANG, PATIMURA - AMBON, SEMARANG - JAWA TENGAH, SICINCIN - PADANG, TANGERANG - BANTEN berada dibawah Nilai Ambang Batas (NAB) pH air hujan normal sebesar 5,6. Kondisi ini menunjukkan bahwa hujan yang turun di 13 (tiga belas) kota tersebut bersifat asam.
Tingkat keasaman air hujan di kota KENTEN - PALEMBANG, NGURAHRAI - BALI, PANAKUKANG - MAROS, PULAU BAAI - BENGKULU, SAMPALI - MEDAN, SIANTAN - PONTIANAK, TEMINDUNG - SAMARINDA, TJILIK RIWUT - PALANGKARAYA menunjukkan nilai pH air hujan berada diatas Nilai Ambang Batas (pH = 5,6).
Secara lebih rinci, hasil analisis pH air hujan pada bulan Oktober 2011 dapat dilihat pada grafik dibawah ini:
Pada bulan Nopember 2011, jumlah sampel air hujan yang diterima di Laboratorium Kualitas Udara berasal dari 20 (dua puluh) stasiun pengamatan hujan di Indonesia.
Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat keasaman (pH) air hujan di 13 (tiga belas) kota : BANDUNG - JAWA BARAT, BAWIL - 1 - MEDAN, BRANTI - LAMPUNG, CITEKO - CISARUA, DARMAGA - BOGOR, JUANDA - SURABAYA, KAYUWATU - MANADO, KEMAYORAN - JAKARTA, KOTOTABANG - PADANG, SAMPALI - MEDAN, SEMARANG - JAWA TENGAH, SICINCIN - PADANG, TJILIK RIWUT - PALANGKARAYA berada dibawah Nilai Ambang Batas (NAB) pH air hujan normal sebesar 5,6. Kondisi ini menunjukkan bahwa hujan yang turun di 13 (tiga belas) kota tersebut bersifat asam.
Tingkat keasaman air hujan di kota ANGKASA PURA - JAYAPURA, KENTEN - PALEMBANG, PANAKUKANG - MAROS, PULAU BAAI - BENGKULU, SAMRATULANGI - MANADO, SELAPARANG - MATARAM, SIANTAN - PONTIANAK menunjukkan nilai pH air hujan berada diatas Nilai Ambang Batas (pH = 5,6).
Secara lebih rinci, hasil analisis pH air hujan pada bulan Oktober 2011 dapat dilihat pada grafik dibawah ini:
Pemutakhiran berdasarkan data yang masuk sampai dengan tanggal 2 Pebruari 2012.
Kontak kami :
Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jl. Angkasa I No.2 Kemayoran Jakarta 10720 Telp. +6221-4246321 ext.1809 Email : pcu[at]bmkg.go.id
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika © 2010 - 2012 | Hak cipta dilindungi undang-undang Kantor Pusat : Jl. Angkasa 1 No.2, Kemayoran, Jakarta Pusat - Indonesia , Telp. 021-4246321 |