INFORMASI HILAL AWAL BULAN RAMADHAN, SYAWWAL DAN DZULHIJJAH 1434H (2013 M)


Berikut disampaikan informasi Hilal awal bulan Ramadhan, Syawwal, Dzulhijjah 1434 H. Informasi yang disampaikan di sini meliputi:

1.    Waktu Konjungsi (Ijtima) dan Waktu Terbenam Matahari
2.    Data Hilal dan Matahari untuk Beberapa Kota di Indonesia
3.    Peta Ketinggian Hilal
4.    Peta Elongasi
5.    Peta Umur Bulan
6.    Peta Lag
7.    Peta Fraksi Illuminasi
8.    Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal


Klik disini untuk mengunduh informasi hilal awal Ramadhan 1434H

Klik disini untuk mengunduh informasi hilal awal Syawwal 1434H

Klik disini untuk mengunduh informasi hilal awal Dzulhijjah 1434


Sub Bidang Gravitasi dan Tanda Waktu BMKG
Gedung Pusat Pelayanan Data dan Informasi Lt. 3
Jl. Angkasa I No. 2 Kemayoran, Jakarta 10720
Telepon : (021) 4246321 ext. 3309
Email   : gtw@bmkg.go.id   
::: tandawaktu


  » Informasi lainnya...

INFORMASI HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM TANGGAL 7 Mei 2016 (PENENTU AWAL BULAN SYABAN 1437 H) [29/4/2016]
Berikut disampaikan informasi Hilal saat Matahari terbenam tanggal 7 Mei 2016 (Penentu awal bulan Syaban 1437 H). Informasi yang disampaikan disini meliputi:1. Waktu Konjungsi (Ijtima) dan Waktu Terbenam Matahari, 2. Data Hilal saat Matahari terbenam untuk Beberapa Kota di Indonesia,3. Peta Ketinggian Hilal, 4. Peta Elongasi, 5. Peta Umur Bulan,6. Peta Lag, 7. Peta Fraksi Illuminasi,8. Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal


INFORMASI HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM TANGGAL 8 APRIL 2016 (PENENTU AWAL BULAN RAJAB 1437 H) [1/4/2016]
Berikut disampaikan informasi Hilal saat Matahari terbenam tanggal 8 APril 2016 (Penentu awal bulan Rajab 1437 H). Informasi yang disampaikan disini meliputi: 1. Waktu Konjungsi (Ijtima) dan Waktu Terbenam Matahari, 2. Data Hilal saat Matahari terbenam untuk Beberapa Kota di Indonesia,3. Peta Ketinggian Hilal, 4. Peta Elongasi, 5. Peta Umur Bulan,6. Peta Lag, 7. Peta Fraksi Illuminasi,8. Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal Klik disini untuk mengunduh informasi selengkapnya. Sub Bidang Gravitasi dan Tanda Waktu BMKG Gedung Pusat Pelayanan Data dan Informasi Lt. 3 Jl. Angkasa I No. 2 Kemayoran, Jakarta 10720 Telepon : (021) 4246321 ext. 3309 Email : gtw@bmkg.go.id


GERHANA BULAN PENUMBRA 23 MARET 2016 [17/3/2016]
Gerhana Bulan adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan.Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya. gerhana ini dapat diamati di Amerika saat Bulan sedang terbenam, kecuali bagian Timur Amerika Selatan. Seluruh proses gerhana akan dapat diamati dari Samudra Pasifik, Australia, Asia Timur dan Indonesia bagian Timur. Proses gerhana pada saat Bulan terbit dapat diamati di Australia bagian Barat dan Asia kecuali bagian Barat. Seluruh proses gerhana ini tidak akan dapat diamati dari daerah Asia bagian Barat, Afrika, Eropa, Samudra Atlantik, dan bagian Timur Amerika Selatan.


INFORMASI HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM TANGGAL 9 DAN 10 MARET 2016 (PENENTU AWAL BULAN JUMADAL AKHIRAH 1437 H) [3/3/2016]
Berikut disampaikan informasi Hilal saat Matahari terbenam tanggal 9 dan 10 Maret 2016 (Penentu awal bulan Jumadal Akhirah 1437 H). Informasi yang disampaikan disini meliputi: 1. Waktu Konjungsi (Ijtima) dan Waktu Terbenam Matahari, 2. Data Hilal saat Matahari terbenam untuk Beberapa Kota di Indonesia,3. Peta Ketinggian Hilal, 4. Peta Elongasi, 5. Peta Umur Bulan,6. Peta Lag, 7. Peta Fraksi Illuminasi,8. Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal


HASIL RUKYAT HILAL PENENTU AWAL JUMADAL ULA 1437 H [11/2/2016]
Pada tanggal 9 Februari 2016 Tim BMKG telah melakukan rukyat Hilal penentu awal Jumadal Ula 1437 H di 16 lokasi yang tersebar di Indonesia. Proses rukyat hilal ini dapat diakses oleh masyarakat luas secara langsung di http://media.bmkg.go.id/hilal. Dari semua lokasi pengamatan tersebut, Hilal teramati dari tiga lokasi rukyat, yaitu Ambon, Makassar, dan Kupang.


INFORMASI HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM TANGGAL 9 FEBRUARI 2016 (PENENTU AWAL BULAN JUMADAL ULA 1437 H) [3/2/2016]
Berikut disampaikan informasi Hilal saat Matahari terbenam tanggal 9 Februari 2016 (Penentu awal bulan Jumadal Ula 1437 H). Informasi yang disampaikan disini meliputi: 1. Waktu Konjungsi (Ijtima) dan Waktu Terbenam Matahari, 2. Data Hilal saat Matahari terbenam untuk Beberapa Kota di Indonesia,3. Peta Ketinggian Hilal, 4. Peta Elongasi, 5. Peta Umur Bulan,6. Peta Lag, 7. Peta Fraksi Illuminasi,8. Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal


GERHANA MATAHARI TOTAL 9 MARET 2016 [1/2/2016]
Gerhana Matahari adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase bulan baru dan dapat diprediksi sebelumnya. Pada tanggal 9 Maret 2016 diprediksi terjadi Gerhana Matahari Total, yang jalur totalitasnya melewati 45 kota di 12 provinsi di Indonesia. Pada informasi berikut ditampilkan peta gerhana yang melewati Indonesia, peta gerhana di setiap provinsi berupa peta magnitudo gerhana. Selain itu ditampilkan juga data gerhana di 45 kota yang terlewati jalur totalitas dan data gerhana di lebih dari 500 kota kabupaten di seluruh Indonesia.


INFORMASI HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM TANGGAL 10 DAN 11 JANUARI 2016 (PENENTU AWAL BULAN RABIUL AKHIR 1437 H) [7/1/2016]
Berikut disampaikan informasi Hilal saat Matahari terbenam tanggal 10 dan 11 Januari 2016 (Penentu awal bulan Rabiul Akhir 1437 H). Informasi yang disampaikan disini meliputi: 1. Waktu Konjungsi (Ijtima) dan Waktu Terbenam Matahari, 2. Data Hilal saat Matahari terbenam untuk Beberapa Kota di Indonesia,3. Peta Ketinggian Hilal, 4. Peta Elongasi, 5. Peta Umur Bulan,6. Peta Lag, 7. Peta Fraksi Illuminasi,8. Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal


FASE-FASE BULAN DAN JARAK BUMI-BULAN PADA TAHUN 2016 [31/12/2015]
Bentuk orbit Bulan saat Bulan mengelilingi Bumi adalah ellips. Akibatnya pada suatu saat Bulan akan berada pada posisi terdekat dari Bumi, yang disebut perigee, dan pada saat lain akan berada pada posisi terjauh dari Bumi, yang disebut apogee. Periode revolusi Bulan pada bidang orbitnya dihitung dari posisi perigee ke apogee dan kembali ke perigee disebut sebagai periode anomalistik, yang secara rata-rata ditempuh dalam waktu 27,55455 hari (27 hari 13 jam 18 menit 33 detik).


INFORMASI HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM TANGGAL 11 DAN 12 DESEMBER 2015 (PENENTU AWAL BULAN RABIUL AWAL 1437 H) [7/12/2015]
Berikut disampaikan informasi Hilal saat Matahari terbenam tanggal 11 dan 12 Desember 2015 (Penentu awal bulan Rabiul Awal 1437 H). Informasi yang disampaikan disini meliputi: 1. Waktu Konjungsi (Ijtima) dan Waktu Terbenam Matahari, 2. Data Hilal saat Matahari terbenam untuk Beberapa Kota di Indonesia,3. Peta Ketinggian Hilal, 4. Peta Elongasi, 5. Peta Umur Bulan,6. Peta Lag, 7. Peta Fraksi Illuminasi,8. Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal



Prakiraan Cuaca
03 May 2016
Medan
Berawan
23 - 35°C
Padang
Hujan Sedang
22 - 31°C
Palembang
Hujan Ringan
24 - 33°C
Bengkulu
Hujan Ringan
24 - 33°C
Pontianak
Hujan Ringan
25 - 34°C
Palangkaraya
Hujan Ringan
23 - 34°C
Manado
Hujan Ringan
23 - 32°C
Makassar
Hujan Ringan
26 - 32°C
Ternate
Cerah Berawan
25 - 31°C
Ambon
Berawan
23 - 31°C
Jayapura
Cerah Berawan
24 - 33°C
Sorong
Hujan Ringan
25 - 32°C
Kupang
Hujan Ringan
23 - 32°C
Denpasar
Berawan
25 - 35°C
Jakarta
Berawan
26 - 34°C
Bandung
Hujan Sedang
21 - 30°C
Semarang
Hujan Ringan
25 - 33°C
Surabaya
Hujan Ringan
26 - 35°C
Selengkapnya
Gempabumi Terkini
26 April 2016 - 11:19:54 WIB


Lokasi :
4.33 LS - 140.33 BT
Kedalaman : 134 Km

32 km BaratLaut PEG-BINTANG-PAPUA
tidak berpotensi TSUNAMI
Selengkapnya