Geofisika » Tanda Waktu

GERHANA BULAN TOTAL 10 DESEMBER 2011


Pada tanggal 10 Desember 2011 akan terjadi Gerhana Bulan Total (GBT). GBT ini dapat diamati dari wilayah Australia, Asia, Eropa, sebagian besar Afrika dan Amerika Utara. Sementara pengamat di Amerika Selatan tidak dapat menyaksikannya. Gerhana Bulan Total ini dapat diamati dari Indonesia pada awal malam tanggal 10 Desember 2011.

Klik disini untuk unduh informasi selengkapnya.

Informasi :
Sub Bidang Gravitasi dan Tanda Waktu BMKG
Gedung Operasional Baru Lt. 2
Jl. Angkasa I No. 2 Kemayoran, Jakarta 10720
Telepon :(021) 4246321 ext. 3809
Email :gtw@bmkg.go.id 
::: tandawaktu


  » Informasi lainnya...

INFORMASI HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM TANGGAL 24 SEPTEMBER 2014 (PENENTU AWAL BULAN DZULHIJJAH 1435 H) [18/9/2014]
Berikut disampaikan informasi Hilal saat Matahari terbenam tanggal 24 September 2014 (Penentu awal bulan Dzulhijjah 1435 H). Informasi yang disampaikan di sini meliputi: 1. Waktu Konjungsi (Ijtima) dan Waktu Terbenam Matahari 2. Data Hilal saat Matahari terbenam untuk Beberapa Kota di Indonesia 3. Peta Ketinggian Hilal 4. Peta Elongasi 5. Peta Umur Bulan 6. Peta Lag 7. Peta Fraksi Illuminasi 8. Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal


INFORMASI WAKTU TERBIT TERBENAM MATAHARI TANGGAL 16 s.d. 30 SEPTEMBER 2014 [16/9/2014]
Berikut disampaikan informasi waktu terbit terbenam Matahari, waktu fajar, waktu transit dan waktu senja tanggal 16 s.d 30 September 2014 untuk kota-kota besar di Indonesia.


INFORMASI WAKTU TERBIT TERBENAM MATAHARI TANGGAL 1 s.d. 15 SEPTEMBER 2014 [3/9/2014]
Berikut disampaikan informasi waktu terbit terbenam Matahari, waktu fajar, waktu transit dan waktu senja tanggal 1 s.d 15 September 2014 untuk kota-kota besar di Indonesia.


INFORMASI HILAL SAAT MATAHARI TERBENAM TANGGAL 26 AGUSTUS 2014 (PENENTU AWAL BULAN DZULQODAH 1435 H) [20/8/2014]
Berikut disampaikan informasi Hilal saat Matahari terbenam tanggal 26 Agustus 2014 (Penentu awal bulan Dzulqodah 1435 H). Informasi yang disampaikan di sini meliputi: 1. Waktu Konjungsi (Ijtima) dan Waktu Terbenam Matahari 2. Data Hilal saat Matahari terbenam untuk Beberapa Kota di Indonesia 3. Peta Ketinggian Hilal 4. Peta Elongasi 5. Peta Umur Bulan 6. Peta Lag 7. Peta Fraksi Illuminasi 8. Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal


Fase-fase Bulan dan Jarak Bumi-Bulan pada Tahun 2014 [8/8/2014]
Bulan mengelilingi Bumi dalam bentuk orbit ellips sehingga pada suatu saat Bulan akan berada pada posisi terdekat dari Bumi, yang disebut perigee, dan pada saat lain akan berada pada posisi terjauh dari Bumi, yang disebut apogee. Dalam revolusinya juga fase-fase Bulan yang terlihat dari Bumi berubah-ubah dari fase bulan baru ke fase setengah purnama awal (perempat pertama) ke fase purnama, dan ke fase setengah purnama akhir (perempat akhir) untuk nantinya kembali lagi ke fase bulan baru. Karena lama waktu yang ditempuh Bulan untuk menyelesaikan kedua periode revolusi tersebut berbeda, pada suatu saat Bulan berada pada fase bulan baru dan posisinya di perigee. Sementara di saat yang lain Bulan berada pada fase bulan baru dan posisinya di apogee. Demikianlah hal yang mirip berlaku juga untuk fase lainnya. Keadaan ini dapat diketahui dengan membandingkan waktu saat Bulan pada fase tertentu dengan waktu saat posisi Bulan di perigee atau apogee.


Observasi Hilal Penentu Awal Syawal 1435 H Dengan Video Streaming [30/7/2014]
Pada tanggal 27 dan 28 Juli 2014 telah dilaksanakan rukyat Hilal penentu awal bulan Syawal 1435 H dengan metode video streaming. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama BMKG dengan Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Observatorium Bosscha ITB, Ormas Islam Pemerhati Rukyatul Hilal dan institusi terkait lainnya. Pelaksanaan rukyat hilal secara bersama dengan video steaming ini dilaksanakan BMKG di 11 titik rukyat, yaitu Biak-Papua, Latuhalat-Maluku, Manado-Sulut, Makassar-Sulsel, Kupang-NTT, Denpasar-Bali, Yogyakarta, Pelabuhan Ratu-Jawa Barat, Anyer-Banten, Padang-Sumbar, dan Medan-Sumut.


INFORMASI WAKTU TERBIT TERBENAM MATAHARI TANGGAL 16 s.d. 31 JULI 2014 [15/7/2014]
Berikut disampaikan informasi terbit terbenam Matahari, waktu fajar, transit dan senja tanggal 16 s.d 31 Juli 2014 untuk kota-kota besar di Indonesia.


INFORMASI WAKTU TERBIT TERBENAM MATAHARI TANGGAL 16 s.d. 30 JUNI 2014 [16/6/2014]
Berikut disampaikan informasi terbit terbenam Matahari, waktu fajar, transit dan senja tanggal 16 s.d 30 Juni 2014 untuk kota-kota besar di Indonesia.


INFORMASI HILAL UNTUK AWAL BULAN RAMADLAN DAN SYAWAL 1435 H [12/6/2014]
Berikut disampaikan informasi Hilal saat Matahari terbenam untuk awal Bulan Ramadlan dan Syawal 1435 H. Informasi yang disampaikan di sini meliputi: 1. Waktu Konjungsi (Ijtima) dan Waktu Terbenam Matahari 2. Data Hilal saat Matahari Terbenam untuk Beberapa Kota di Indonesia 3. Peta Ketinggian Hilal 4. Peta Elongasi 5. Peta Umur Bulan 6. Peta Lag 7. Peta Fraksi Illuminasi 8.Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal


KALIBRASI ARAH KIBLAT UMAT ISLAM DENGAN MEMANFAATKAN POSISI MATAHARI DI ATAS KABAH [28/5/2014]
Akibat gerak semu Matahari, pada tanggal 28 Mei dan 16 Juli Matahari akan tepat di atas Kabah. Keadaan ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan kalibrasi arah kiblat bagi umat Islam.



Prakiraan Cuaca
21 September 2014
Medan
Hujan Ringan
23 - 32°C
Padang
Hujan Ringan
22 - 31°C
Palembang
Hujan Ringan
24 - 33°C
Bengkulu
Berawan
24 - 32°C
Pontianak
Hujan Sedang
23 - 33°C
Palangkaraya
Cerah Berawan
22 - 33°C
Manado
Berawan
21 - 34°C
Makassar
Cerah Berawan
22 - 34°C
Ternate
Hujan Ringan
24 - 31°C
Ambon
Berawan
23 - 29°C
Jayapura
Cerah Berawan
23 - 32°C
Sorong
Hujan Ringan
24 - 31°C
Kupang
Cerah
20 - 33°C
Denpasar
Berawan
24 - 32°C
Jakarta
Berawan
23 - 33°C
Bandung
Berawan
21 - 32°C
Semarang
Cerah Berawan
23 - 35°C
Surabaya
Cerah
23 - 34°C
Selengkapnya
Gempabumi Terkini
21 September 2014 - 16:16:36 WIB


Lokasi :
5.23 LS - 128.25 BT
Kedalaman : 319 Km

237 km BaratDaya SERAMBAGIANBARAT-MALUKU
tidak berpotensi TSUNAMI
Selengkapnya