Geofisika » Magnet Bumi

PETA ISOMAGNETIK EPOCH 2010.0


Sejak diterbitkannya buku Verhandelingen no. 13 pada tahun 1925 mengenai survey pengukuran magnit bumi daerah Indonesia untuk tahun Epoch 1925.0 oleh Dr. S.W. Visser dan sejak sesudah Perang Dunia ke-II sampai 1980, belum pernah diterbitkan kembali publikasi mengenai survai pengukuran medan magnit di Iondonesia secara lengkap.

Pada tahun 1960, survey magnetik untuk setiap stasiun pengulangan sudah dilakuanoleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Dalam catatan geofisika lima komponen geomagnetik dikoreksi untuk tahun epoch 2010.0. Kelima komponen magnetik tersebut terdiri atas komponen deklinasi (D), komponen inklinasi (I), komponen vertikal (Z), komponen horizontal (H) dan komponen magnet total (F). Keseluruhan data dikoreksi dengan base stasiun yang berada di stasiun geomagnetik Tondano, sebagai standarisasi.

Berikut adalah peta Isomagnetik Epoch 2010.0

deklinasi
Peta Deklinasi

inklinasi
Peta Inklinasi

total
Peta Intensitas Total

horizontal
Peta Komponen Horizontal

vertikal
Peta Komponen Vertikal


or magnetbumi@bmkg.go.id

::: Petir


  » Informasi terkait lainnya...

Peta Isomagnetik Epoch 2010.0 [5/4/2011]
Sejak tahun 1960, survey magnetik untuk setiap stasiun pengulangan sudah dilakuanoleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Dalam catatan geofisika lima komponen geomagnetik dikoreksi untuk tahun epoch 2010.0. Kelima komponen magnetik tersebut terdiri atas komponen deklinasi (D), komponen inklinasi (I), komponen vertikal (Z), komponen horizontal (H) dan komponen magnet total (F). Keseluruhan data dikoreksi dengan base stasiun yang berada di stasiun geomagnetik Tondano, sebagai standarisasi


LOKASI TITIK PENGUKURAN EPOCH [11/11/2010]
BMKG melakukan pengamatan magnet bumi secara berkala di titik-titik tertentu yang disebut sebagai repeat stations, setiap 5 (lima) tahun sekali. Jumlah repeat station saat ini ada 84 titik. Hasil pengukuran ini digunakan untuk memperbaharuhi peta iso-magnetic di Indonesia.


PETA EPOCH TAHUN 2005 [11/11/2010]
PETA EPOCH TAHUN 2005


MAGNET BUMI [11/11/2010]
Pengamatan Magnet Bumi di Indonesia mulai dilakukan di Jakarta pada tahun 1866 oleh Koninklijk Magnetisch en Meteorologisch Observatorium, pada pemerintahan kolonial Belanda. Sistem peralatan yang digunakan untuk pengamatan pada saat itu masih menggunakan magnetograph foto. Pada saat ini BMKG melakukan pengamatan fenomena kemagnetan bumi di 5 stasiun, yaitu di stasiun Geofisika Tangerang (1964), stasiun Geofisika Tuntungan, Medan (1980), dan stasiun Geofisika Manado di Tondano (1990).



 

Bookmark and Share
blog comments powered by Disqus
Prakiraan Cuaca Indonesia
23 Februari 2012

Medan

Hujan Ringan
Hujan Ringan
23 - 33 °C

Samarinda

Berawan
Berawan
24 - 32 °C

Manado

Hujan Ringan
Hujan Ringan
23 - 28 °C

Jayapura

Hujan Ringan
Hujan Ringan
23 - 32 °C

Denpasar

Hujan Sedang
Hujan Sedang
24 - 31 °C

Jakarta

Hujan Sedang
Hujan Sedang
24 - 32 °C
 
Prakiraan Cuaca Indonesia
23 Februari 2012

Padang

Hujan Ringan
Hujan Ringan
21 - 31 °C

Pontianak

Hujan Ringan
Hujan Ringan
23 - 33 °C

Makassar

Hujan Ringan
Hujan Ringan
23 - 31 °C

Ambon

Hujan Ringan
Hujan Ringan
23 - 32 °C

Yogyakarta

Hujan Sedang
Hujan Sedang
21 - 32 °C

Surabaya

Hujan Sedang
Hujan Sedang
24 - 33 °C
 
Gempa Terkini
22 Februari 2012 19:02:44 WIB
Lokasi :4.89 LU-94.17 BT
Kedalaman : 37 Km
149 km BaratDaya KOTA-BANDAACEH
tidak berpotensi TSUNAMI
 
Gempa Dirasakan
Tanggal22/02/2012-19:02:44 WIB
Kekuatan5.4 SR
Kedalaman37 Km
Lokasi4.89 LU 94.17 BT
Keterangan:
Pusat gempa berada di laut 149 km BaratDaya Banda Aceh
Dirasakan (MMI):
II - III Banda Aceh,
 
Berita Gambar
 
 

 


 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika © 2010 - 2012 | Hak cipta dilindungi undang-undang
Kantor Pusat : Jl. Angkasa 1 No.2, Kemayoran, Jakarta Pusat - Indonesia , Telp. 021-4246321